Sia adalah sebuah gelar kebangsawanan turun-temurun asal Tionghoa yang dulu digunakan di Hindia Belanda oleh keluarga dan keturunan Opsir Tionghoa dalam pemerintahan kolonial Belanda. Banyak para Sia yang akhirnya ditunjuk menjadi pejabat. Pada saat akhir masa penjajahan, mode di kalangan Sia yang berpendidikan Barat merujuk pada penanggalan gelar tersebut karena dianggap sebagai sesuatu anakronisme kuno dan feodal.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia


Sia (bahasa Jawa: Siocode: jv is deprecated ;Hanzi: 舍; Pinyin: Shè; Pe̍h-ōe-jī: Sià) adalah sebuah gelar kebangsawanan turun-temurun asal Tionghoa yang dulu digunakan di Hindia Belanda oleh keluarga dan keturunan Opsir Tionghoa dalam pemerintahan kolonial Belanda.[1][2] Banyak para Sia yang akhirnya ditunjuk menjadi pejabat.[3] Pada saat akhir masa penjajahan, mode di kalangan Sia yang berpendidikan Barat merujuk pada penanggalan gelar tersebut karena dianggap sebagai sesuatu anakronisme kuno dan feodal.[4]
Kata 'Sia' berakar dari Bahasa Hokkian Sià (Hanji = 舍), yang penggunaanya spesifik pada masa lampau antara lain:[5]
Contoh para Sia yang berpengaruh antara lain adalah: