Seruan Pugad Lawin, juga dikenal sebagai Seruan Balintawak, merupakan peristiwa yang memulai Revolusi Filipina melawan Imperium Spanyol. Peristiwa ini terjadi pada akhir Agustus 1896, ketika anggota Katipunan yang dipimpin oleh Andrés Bonifacio melakukan pemberontakan di sekitar Caloocan, yang merupakan bagian dari Kota Quezon saat ini.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Marka Komisi Sejarah Nasional Filipina di Pugad Lawin | |
| Nama asli | Sigaw ng Pugad Lawin |
|---|---|
| Tanggal | 23 Agustus 1896 (tanggal pasti masih diperdebatkan) |
| Tempat | Provinsi Manila, Kekaptenjenderalan Filipina, lokasi pasti masih diperdebatkan. |
| Penyelenggara | |
| Hasil | Dimulainya Revolusi Filipina
|
Seruan Pugad Lawin (Inggris: Cry of Pugad Lawincode: en is deprecated , Filipino: Sigaw sa Pugad Lawincode: fil is deprecated , Spanyol: Grito de Pugad Lawincode: es is deprecated ), juga dikenal sebagai Seruan Balintawak, merupakan peristiwa yang memulai Revolusi Filipina melawan Imperium Spanyol.[1] Peristiwa ini terjadi pada akhir Agustus 1896, ketika anggota Katipunan[a] yang dipimpin oleh Andrés Bonifacio melakukan pemberontakan di sekitar Caloocan, yang merupakan bagian dari Kota Quezon saat ini.[2][3]
Pada awalnya, sebutan seruan merujuk kepada bentrokan pertama antara Katipuneros dengan Guardia Civil. Namun, seruan ini juga bisa merujuk pada perobekan sertifikat pajak masyarakat (cédulas personales) sebagai bentuk pembangkangan terhadap Spanyol. Peristiwa tersebut kemudian secara harfiah disertai dengan seru-seruan patriotik.[4]
Karena catatan mengenai peristiwa ini bervariasi, tanggal dan tempat pastinya tidak dapat diketahui.[3][4] Pada awalnya, peristiwa ini diperkirakan terjadi di Balintawak pada tanggal 26 Agustus. Namun, pada tahun 1963, pemerintah Filipina menetapkan waktu pasti peristiwa ini di tanggal 24 Agustus.[5][4]