Serangan Infanteri adalah sebuah buku sastra militer yang ditulis oleh Marsekal Lapangan Erwin Rommel mengenai pengalamannya selama Perang Dunia I. Saat dirilis, Rommel berpangkat letnan Kolonel. Rommel awalnya ingin menulis sebuah buku sekuel yang berjudul Panzer Greift An yang menceritakan tentang perang tank, dan ia telah banyak mendapatkan materi selama Kampanye Afrika Utara. Namun karena ia diduga terlibat dalam upaya pembunuhan Adolf Hitler, ia dipaksa bunuh diri sebelum menyelesaikan mahakarya tersebut.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (September 2025) |
| Pengarang | Erwin Rommel |
|---|---|
| Bahasa | Jerman |
| Diterbitkan | 1937 |
Serangan Infanteri (Bahasa Jerman: Infanterie greift an) adalah sebuah buku sastra militer yang ditulis oleh Marsekal Lapangan Erwin Rommel mengenai pengalamannya selama Perang Dunia I. Saat dirilis, Rommel berpangkat letnan Kolonel. Rommel awalnya ingin menulis sebuah buku sekuel yang berjudul Panzer Greift An (Bahasa Indonesia: Serangan Panzer) yang menceritakan tentang perang tank, dan ia telah banyak mendapatkan materi selama Kampanye Afrika Utara. Namun karena ia diduga terlibat dalam upaya pembunuhan Adolf Hitler, ia dipaksa bunuh diri sebelum menyelesaikan mahakarya tersebut.
Rommel menggambarkan taktik Stoßtruppen (pasukan kejut)-nya, yang menggunakan kecepatan, tipu daya, dan penetrasi mendalam ke wilayah musuh untuk mengejutkan dan menguasai. Di sepanjang buku, Rommel melaporkan penugasan sejumlah kecil pasukan untuk mendekati garis musuh dari arah yang diperkirakan akan diserang. Pasukan tersebut akan berteriak, melemparkan granat tangan, dan mensimulasikan serangan yang diantisipasi dari persembunyian, sementara regu penyerang dan pasukan yang lebih besar menyelinap ke sisi dan belakang pasukan bertahan untuk mengejutkan mereka. Taktik ini seringkali mengintimidasi musuh agar menyerah, sehingga menghindari pengerahan tenaga yang tidak perlu, pemborosan amunisi, dan risiko cedera.
Teks ini dibagi menjadi enam bab:
Letnan Kolonel Gustave E. Kidde menerbitkan terjemahan bahasa Inggris singkat di Infantry Journal (1944). Edisi ini berjudul Infantry Attacks. ATTACKS, yang diterbitkan pada tahun 1979 dan diterjemahkan oleh J. R. Driscoll, merupakan terjemahan bahasa Inggris pertama yang lengkap dan tidak diringkas yang diterbitkan di Amerika Serikat.[1]
Infanterie greift an dirilis pada 1937 dan buku tersebut membuat Adolf Hitler terpukau untuk memberikan komando yang besar kepada Rommel pada Perang Dunia II walaupun latar belakang Rommel tidak berasal dari bekas bangsawan Prusia yang secara tradisional mendominasi komando tinggi militer Jerman. Buku ini dicetak di Jerman hingga tahun 1945. Saat itu, sekitar 500.000 eksemplar telah diterbitkan. Buku ini masih dicetak, dan terakhir diterbitkan dalam bahasa Jerman pada tahun 2015.
Buku ini juga digunakan di seluruh Barat sebagai sumber daya untuk gerakan taktis infanteri. Salah satu pembaca yang terkemuka adalah Jenderal George S. Patton.[2]
Pada film 1970 yang berjudul Patton, ketika jelas bagi Patton bahwa dia mengalahkan pasukan yang dia yakini dipimpin oleh Rommel selama pertempuran tank, Patton berkata pada dirinya sendiri: "Rommel, kamu bajingan luar biasa, SAYA MEMBACA BUKUMU!" Namun, dalam adegan sebelumnya di film tersebut, Patton dibangunkan oleh para ajudannya dengan berita bahwa pesan radio Jerman yang disadap mengungkapkan bahwa Rommel akan menyerang Patton di dekat El Guettar, Tunisia. Sebelumnya, kamera berfokus pada sebuah buku di meja samping tempat tidur Patton Panzer greift an yang secara dunia nyata tidak diselesaikan karena kematian Rommel.