Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Sepatu Dahlan

Sepatu Dahlan adalah film drama Indonesia tahun 2014. Film ini dirilis pada tanggal 10 April 2014. Film ini terinspirasi dari novel berjudul sama, Sepatu Dahlan, yang berisi kisah Dahlan Iskan, Menteri BUMN, semasa kecil.

film Indonesia
Diperbarui 21 Februari 2024

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Sepatu Dahlan
SutradaraBenni Setiawan
ProduserRizaludin Kurniawan
Deden Ridwan
SkenarioBenni Setiawan
Berdasarkan
Sepatu Dahlan
oleh Khrisna Pabichara
PemeranKinaryosih
Aji Santosa
Donny Damara
Ray Sahetapy
Elyzia Mulachela
Penata musikThoersi Argeswara
SinematograferRendra Yusworo
PenyuntingAndhy Pulung
Perusahaan
produksi
Semesta Pro
Expose Pictures
Mizan Productions
Tanggal rilis
10 April 2014 (2014-04-10)
Durasi98 menit
Negara Indonesia
BahasaBahasa Indonesia

Sepatu Dahlan adalah film drama Indonesia tahun 2014. Film ini dirilis pada tanggal 10 April 2014. Film ini terinspirasi dari novel berjudul sama, Sepatu Dahlan, yang berisi kisah Dahlan Iskan, Menteri BUMN, semasa kecil.

Sinopsis

“Hidup, bagi orang miskin, harus dijalani apa adanya,” begitulah prinsip Dahlan. Ia tidak pernah berhenti bermimpi untuk memiliki sepatu dan sepeda. Kemiskinan yang dirasakannya, tidak menyurutkan semangat Dahlan untuk tetap bersekolah meski harus bertelanjang kaki, berjalan puluhan kilometer untuk sampai di pesantren Takeran. Dan tak jarang kakinya melepuh bahkan lecet.

Dahlan merupakan anak ketiga dari empat bersaudara. Dua kakak perempuannya bersekolah di perguruan tinggi dan adiknya, Zain masih sekolah di SR. Ayah Dahlan bekerja serabutan sedangkan Ibunya adalah pembatik di desanya. Mereka tinggal di Kebon Dalem, sebuah kampung yang menyimpan banyak kenangan.

Saat lulus dari Sekolah Rakyat, terdapat nilai 3 yang menghiasi rapotntya, Dahlan merasa gagal, tidak bisa membuat orang tuanya bangga. Bahkan ayahnya terlihat sangat kecewa. Pupus sudah cita-cita Dahlan untuk melanjutkan sekolah ke SMPN 1 Magetan. “..Tapi di mana pun sekolahnya, yang penting adalah niat belajarnya..” nasihat ibu Dahlan yang membesarkan hatinya.

Semenjak kelas II, Dahlan mulai aktif dalam organisasi dan kegiatan sekolah. Dahlan terpilih sebagai kapten tim bola voli Pesantren Takeran. Hingga pada suatu hari Dahlan dan tim bola volinya dapat mengikuti perlombaan bola voli ditingkat Kabupaten Magetan. Saat itulah keinginan akan sepatu makin besar. Tapi ibu yang sangat ia cintai, tiba-tiba jatuh sakit karena bekerja terlalu keras. Ditengah kesulitan itu, Dahlan harus berjuang untuk menjaga adiknya dan mengejar mimpinya.

Beginilah hidup Dahlan, penuh keterbatasan. Namun keterbatasannya ini tidak membuatnya jatuh dan terpuruk, justru menjadi sebuah penyemangat hidup untuk lebih baik dan dapat membanggakan sekelilingnya. Keterbatasan sebenarnya akan menjadi sesuatu yang indah, tergantung bagaimana kita menyikapinya.[1]

Lagu

  • "Sepatuku" - Repvblik

Referensi

  1. ↑ "21Cineplex". Diarsipkan dari asli tanggal 2014-03-15. Diakses tanggal 2014-03-15.

Pranala luar

  • Sinopsis di 21Cineplex Diarsipkan 2014-03-15 di Wayback Machine.


Ikon rintisan

Artikel bertopik film Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Sinopsis
  2. Lagu
  3. Referensi
  4. Pranala luar

Artikel Terkait

Daftar film Indonesia tahun 2026

artikel daftar Wikimedia

Daftar film Indonesia terlaris sepanjang masa

artikel daftar Wikimedia

Perfilman Indonesia

gambaran umum industri perfilman di Indonesia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026