Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Sentimentalitas

Sentimentalitas awalnya mengindikasikan ketergantungan pada perasaan sebagai sebuah panduan untuk kebenaran, tetapi dalam penggunaan sekarang istilah tersebut umumnya mengkonotasikan sebuah ketergantungan pada emosi yang dangkal dan tidak rumit.

Wikipedia article
Diperbarui 22 Maret 2024

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Sentimentalitas awalnya mengindikasikan ketergantungan pada perasaan sebagai sebuah panduan untuk kebenaran, tetapi dalam penggunaan sekarang istilah tersebut umumnya mengkonotasikan sebuah ketergantungan pada emosi yang dangkal dan tidak rumit.[1]

Catatan

  1. ↑ Serafin and Bendixen, p. 1014

Referensi

  • Alvarez, A. (1967). Introduction to A Sentimental Journey, by Laurence Sterne. London: Penguin.
  • Anderson, Digby, and Peter Mullen, eds., Faking It (1988).
  • Berlant, Lauren Gail (2008). The Female Complaint: The Unfinished Business of Sentimentality in American Culture. Durham: Duke University Press.
  • Booth, Wayne (1983). The Rhetoric of Fiction.
  • Ciardi, John (1959). How Does a Poem Mean? Boston: Houghton Mifflin.
  • Cupchik, G. C. and J. Laszlo (1992). Emerging Visions of the Aesthetic Process: Psychology, Semiology, and Philosophy. New York: Cambridge University Press.
  • Fitter, Chris (1995). Poetry, Space, Landscape: Toward a New Theory. New York: Cambridge University Press.
  • Fukuyama, Francis (1999). The Great Disruption: Human Nature and the Reconstitution of Social Order. New York: Free Press.
  • Johnson, Edgar (1952). Charles Dickens: His Tragedy and Triumph. New York.
  • Lacey, M. J., and P. Wilkin (2005). Global Politics in the Information Age.
  • LeRoy, Gaylord (1941). Hutton, Richard Holt, (1906). "The Genius of Dickens" (Brief Literary Criticisms, p 56f) as quoted in Gaylord C. LeRoy, "Richard Holt Hutton" PMLA 56.3 (September 1941:809-840) p. 831.
  • O'Neill, John (1972). Sociology as a Skin Trade.
  • Ousby, Ian (1995). The Cambridge Guide to Literature in English. Cambridge.
  • Richards, I. A. (1930). Practical Criticism: A Study of Literary Judgment.
  • Serafin, S. R., and A. Bendixen (1999). Encyclopedia of American Literature. Continuum.
  • Stott, William (1986). Documentary Expression and Thirties America.
  • Wheen, Francis (2004). How Mumbo-Jumbo Conquered the World London. p. 207-208.
  • Wilde, Oscar (1905). "De Profundis"
  • Wilkie, Brian (1967). "What Is Sentimentality?" College English 28.8 [May:564-575]

Bacaan tambahan

  • Dalrymple, Theodore "Sentimentality is Poisoning Our Society" The Telegraph 17 July 2010
  • Madden, William A (1973). "Victorian Sensibility and Sentiment". Dalam Wiener, Philip P (ed.). Dictionary of the History of Ideas. ISBN 0-684-13293-1. Diakses tanggal 2009-12-02.
  • Jamison, Leslie, The Empathy Exams (2014)
  • Solomon, Robert C., In Defence of Sentimentality (2004)

Templat:Emotion-footer

Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Israel
Lain-lain
  • Yale LUX


Ikon rintisan

Artikel bertopik umum ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.


Jika Anda melihat halaman yang menggunakan templat {{stub}} ini, mohon gantikan dengan templat rintisan yang lebih spesifik.
  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Catatan
  2. Referensi
  3. Bacaan tambahan

Artikel Terkait

Balada sentimental

jenis lagu yang lebih lambat dalam musik populer

Nostalgia

asosiasi

The Lovely Bones (film)

menderita perubahan mendadak antara kekerasan yang mengerikan dan sentimentalitas yang memuakkan." Metacritic memberi film ini skor 42 dari 100, berdasarkan

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026