Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiSimpur
Artikel Wikipedia

Simpur

Simpur, sempur, atau sempu adalah nama umum bagi tetumbuhan anggota genus Dillenia, famili Dilleniaceae. Seluruhnya tercatat sekitar 60 spesies tumbuhan berupa pohon, perdu atau semak, yang menyebar luas mulai dari Madagaskar dan Kepulauan Seychelles di barat, ke utara hingga Himalaya dan Tiongkok selatan, melintasi Asia Tenggara dan Australasia, hingga ke Fiji di timur.

genus tumbuhan
Diperbarui 26 Februari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Simpur

Dillenia
Sempur air Dillenia suffruticosa
dari Mekar Sekuntum, Teluk Keramat, Sambas
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Eudikotil
Ordo: Dilleniales
Famili: Dilleniaceae
Genus: Dillenia
Linne[1][2]
Spesies tipe
Dillenia indica[1]
Spesies

Lihat pada teks.

Sinonim

Lenidia Thouars
Neowormia Hutch. & Summerh.
Reifferscheidia C.Presl
Wormia Rottb.

Referensi :[2][3]
Artikel takson sembarang

Simpur, sempur, atau sempu adalah nama umum bagi tetumbuhan anggota genus Dillenia, famili Dilleniaceae. Seluruhnya tercatat sekitar 60 spesies tumbuhan berupa pohon, perdu atau semak, yang menyebar luas mulai dari Madagaskar dan Kepulauan Seychelles di barat, ke utara hingga Himalaya dan Tiongkok selatan, melintasi Asia Tenggara dan Australasia, hingga ke Fiji di timur.[4]

Marga ini diberi nama mengikuti nama botaniwan bangsa Jerman, Johann Jacob Dillenius (1687—2 April 1747). Nama-namanya di negara lain, di antaranya: simpor (Brunei, Pontianak, Sabah); zinbyum, mai-masan (Burma); san, masan (Thailand); san (Kamboja); katmon (Filipina).[4]

Pengenalan

Semak, perdu, hingga pohon yang cukup besar; tinggi hingga 40(-50) m dan gemang hingga 125(-200) cm. Acap dengan banir sempit. Pepagan halus permukaannya, sedikit retak-retak, mengelupas dalam kepingan atau seperti kertas, sering kali cokelat kemerahan atau kadang-kadang cokelat keabuan; pepagan dalam tebal, mendesis bila dipotong dan mengeluarkan getah seperti air, merah agak jambon atau kecokelatan.[4]

Daun-daun terletak dalam spiral; tunggal; bertepi rata, menggelombang, atau bergigi; bertulang daun menonjol; tangkai daun sering bersayap; daun penumpu tak ada. Bunga-bunga dalam malai terminal atau di ketiak, atau soliter; sering berukuran besar dan menyolok; berbilangan (4-)5(-6); kelopak saling terpisah, berdaging, menetap hingga menjadi buah; mahkota terpisah tetapi adakalanya gugur dalam keseluruhan, putih atau kuning, kadang-kadang tak ada; benang sari banyak. Buah terdiri atas banyak bumbung, terlindung oleh daun-daun kelopak yang membesar (pseudocarp), tetap menutup atau membuka dalam bentuk bintang.[4]

Ekologi

Dillenia eximia Miq. berbunga pada bulan Juli-November, dilanjutkan pada bulan November-Januari yang merupakan masa berbuah. Spesies ini bertumbuh dengan cepat, yakni setiap tahunnya, diameter pohon ini bertambah ± 2,5 cm. Ia bisa tumbuh bercampur dengan anggrung (Trema orientalis) dan mahang-mahangan (Macaranga spp.).[5]

Manfaat

Kayu

Banyak jenis sempur yang menghasilkan kayu pertukangan dan bahan bangunan yang baik.[5] Dalam perdagangan internasional kayunya dikenal dengan nama simpoh, sedangkan menurut daftar kayu komersial di Indonesia tercatat sebagai simpur. Kayu simpoh tergolong kayu menengah hingga berat, dengan kerapatan kayu (pada kadar air 15%) antara 560 – 930 kg/m3.[4]

Terasnya berwarna cokelat merah hingga cokelat kemerahan gelap, terkadang dengan kilau keunguan; biasanya tidak terbedakan dari kayu gubalnya yang sedikit lebih pucat. Serat-seratnya lurus atau berpadu; teksturnya kasar dan merata. Derajat penyusutannya cukup tinggi hingga tinggi; penelitian di Malaysia mendapatkan angka penyusutan, dari keadaan segar hingga kadar air 15% dan hingga kering tanur, berturut-turut, 2,2% dan 4,1-5,2% di arah radial serta 3,9% dan 8,8-9,6% di arah tangensial. Kayu simpoh agak sukar dikeringkan karena mudah melenting, melintir, melengkung, serta pecah-pecah di ujung dan di permukaan kayu apabila pengeringannya dilakukan secara kurang hati-hati.[4]

Kayu simpoh cocok digunakan untuk konstruksi, tiang-tiang, pintu-jendela serta kusennya, panil-panil dekoratif, lantai, furnitur, rangka dan lantai perahu, venir serta kayu lapis. Meskipun keawetan kayu ini tergolong rendah hingga sedang, kayu simpoh mudah diawetkan dengan kreosot atau bahan pengawet lain. Simpoh rentan terhadap serangan rayap kayu-kering dan jamur perusak kayu.[4]

Kayu beberapa jenis sempur juga baik untuk dijadikan arang.[4]

Hasil lain

Dillenia indica dari Taman Huntington, Los Angeles

Pepagan jenis-jenis sempur tertentu menghasilkan bahan pewarna merah dan bahan obat tradisional.[4] Pepagan D. aurea Smith, diproses dengan beberapa tambahan bahan lain, pernah dianjurkan untuk mengatasi seriawan, seriawan usus, dan peradangan pada gusi.[6]

Buah dari beberapa jenis dapat dimakan, baik dalam keadaan segar ataupun setelah diproses, dijadikan asinan atau dimasukkan dalam masakan. Buah jenis sempur tertentu juga dipakai dalam keramas, untuk membasmi kutu kepala, atau untuk mencuci pakaian.[4][6]

Spesies-spesies tertentu seperti D. indica, D. obovata, D. ovata dan D. suffruticosa biasa digunakan sebagai tanaman hias di taman-taman dan tepi jalan.[4]

Spesies[7]

Dillenia pentagyna dari Benggala Barat
Dillenia philippinensis, lukisan menurut Blanco (1880an)
Dillenia reifferscheidia menurut Blanco
  • Dillenia alata (R.Br. ex DC.) Banks ex Martelli
  • Dillenia albiflos (Ridl.) Hoogland
  • Dillenia andamanica C.E.Parkinson
  • Dillenia aurea Sm.
  • Dillenia auriculata Martelli
  • Dillenia beccariana Martelli
  • Dillenia biflora (A.Gray) Guillaumin
  • Dillenia blanchardii Pierre
  • Dillenia bolsteri Merr.
  • Dillenia borneensis Hoogland
  • Dillenia bracteata Wight
  • Dillenia castaneifolia (Miq.) Martelli ex T.Durand & B.D.Jacks.
  • Dillenia celebica Hoogland
  • Dillenia crenatifolia Hoogland ex Mabb.
  • Dillenia cyclopensis Hoogland
  • Dillenia diantha Hoogland
  • Dillenia excelsa (Jack) Gilg
  • Dillenia fagifolia Hoogland
  • Dillenia ferruginea (Baill.) Gilg
  • Dillenia fischeri Merr.
  • Dillenia grandifolia Wall. ex Hook.f. & Thomson
  • Dillenia hookeri Pierre
  • Dillenia indica L.
  • Dillenia ingens B.L.Burtt
  • Dillenia insignis (A.C.Sm.) Hoogland
  • Dillenia insularum Hoogland
  • Dillenia luzoniensis Merr.
  • Dillenia mansonii (Gage) Hoogland
  • Dillenia marsupialis Hoogland
  • Dillenia megalantha Merr.
  • Dillenia monantha Merr.
  • Dillenia montana Diels
  • Dillenia nalagi Hoogland
  • Dillenia obovata (Blume) Hoogland
  • Dillenia ochreata (Miq.) Teijsm. & Binn. ex Martelli
  • Dillenia ovalifolia Hoogland
  • Dillenia ovata Wall. ex Hook.f. & Thomson
  • Dillenia papuana Martelli
  • Dillenia parkinsonii Hoogland
  • Dillenia parviflora Griff.
  • Dillenia pentagyna Roxb.
  • Dillenia philippinensis Rolfe
  • Dillenia pteropoda (Miq.) Hoogland
  • Dillenia pulchella (Jack) Gilg
  • Dillenia quercifolia (C.T.White & W.D.Francis ex Lane-Poole) Hoogland
  • Dillenia reifferscheidia Fern.-Vill.
  • Dillenia reticulata King
  • Dillenia retusa Thunb.
  • Dillenia salomonensis (C.T.White) Hoogland
  • Dillenia scabrella (D.Don) Roxb. ex Wall.
  • Dillenia schlechteri Diels
  • Dillenia serrata Thunb.
  • Dillenia sibuyanensis (Elmer) Merr.
  • Dillenia suffruticosa (Griff. ex Hook.f. & Thomson) Martelli
  • Dillenia sumatrana Miq.
  • Dillenia talaudensis Hoogland
  • Dillenia tetrapetala Joongku Lee, T.B.Tran & R.K.Choudhary
  • Dillenia tirupatiensis J.Swamy & Rasingam
  • Dillenia triquetra (Rottb.) Gilg
  • Dillenia turbinata Finet & Gagnep.

Referensi

  1. 1 2 In: Species Plantarum 1: 535. 1753. "Name - Dillenia L." Tropicos. Saint Louis, Missouri: Missouri Botanical Garden. Diakses tanggal February 20, 2010. Type Specimens: Dillenia indica
  2. 1 2 GRIN (September 17, 1996). "Dillenia information from NPGS/GRIN". Taxonomy for Plants. National Germplasm Resources Laboratory, Beltsville, Maryland: USDA, ARS, National Genetic Resources Program. Diarsipkan dari asli tanggal 2012-05-04. Diakses tanggal February 20, 2010.
  3. ↑ "Name - Dillenia L. synonyms". Tropicos. Saint Louis, Missouri: Missouri Botanical Garden. Diakses tanggal February 20, 2010.
  4. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 Rugayah, A. Martawijaya, J. Ilic, and R.H.M.J. Lemmens. 1995. Dillenia L. in R.M.H.J. Lemmens, I. Soerianegara and W.C. Wong (eds.). Timber Trees: Minor commercial timber. Plant Resources of South-East Asia (PROSEA) 5(2): 172-184.
  5. 1 2 Sastrapradja, Setijati; Kartawinata, Kuswata; Soetisna, Usep; Roemantyo; Wiriadinata, Hari; Soekardjo, Soekristijono (1980). Kayu Indonesia. 14:92 – 93. Jakarta:LBN - LIPI bekerjasama dengan Balai Pustaka.
  6. 1 2 Heyne, K. 1987. Tumbuhan Berguna Indonesia, jil. 3: 1360-63. Yay. Sarana Wana Jaya, Jakarta.
  7. ↑ "Dillenia L." Plants of the World Online. Royal Botanic Gardens, Kew. 2024. Diakses tanggal 27 September 2024.
Pengidentifikasi takson
Dillenia
  • Wikidata: Q138842
  • Wikispecies: Dillenia
  • APDB: 190168
  • APNI: 105221
  • EPPO: 1DLNG
  • FNA: 110185
  • FoAO2: Dillenia
  • FoC: 110185
  • GBIF: 3083492
  • GRIN: 3709
  • iNaturalist: 183748
  • IPNI: 14198-1
  • ITIS: 500688
  • NCBI: 4377
  • Open Tree of Life: 244380
  • Paleobiology Database: 319867
  • PLANTS: DILLE2
  • POWO: urn:lsid:ipni.org:names:14198-1
  • Tropicos: 40031201
  • WFO: wfo-4000011737
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Pengenalan
  2. Ekologi
  3. Manfaat
  4. Kayu
  5. Hasil lain
  6. Spesies[7]
  7. Referensi

Artikel Terkait

Tumbuhan

kerajaan dari eukariota fotosintetis

Genus

tingkatan taksonomi

Streblus (genus tumbuhan)

genus tumbuh-tumbuhan

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026