Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Seluang kuning

Seluang kuning adalah spesies ikan bersirip pari dalam genus Rasbora dari Asia Tenggara. Ini adalah ikan air tawar terutama berasal dari pulau Jawa di Indonesia. Ikan ini dikenal sebagai ikan wader pari dalam bahasa Jawa. Selain itu, itu adalah sumber protein bagi masyarakat setempat di masa lalu.

Wikipedia article
Diperbarui 22 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Seluang kuning
Rasbora lateristriata Suntingan nilai di Wikidata
Status konservasi
Rentan
IUCN91073440 Suntingan nilai di Wikidata
Taksonomi
SuperkerajaanHolozoa
KerajaanAnimalia
FilumChordata
KelasActinopteri
OrdoCypriniformes
FamiliCyprinidae
GenusRasbora
SpesiesRasbora lateristriata Suntingan nilai di Wikidata
Bleeker, 1854
Artikel takson sembarang

Seluang kuning ( Rasbora lateristriata ) adalah spesies ikan bersirip pari dalam genus Rasbora dari Asia Tenggara .[1] Ini adalah ikan air tawar terutama berasal dari pulau Jawa di Indonesia. Ikan ini dikenal sebagai ikan wader pari dalam bahasa Jawa. Selain itu, itu adalah sumber protein bagi masyarakat setempat di masa lalu.

Taksonomi, filogeni, dan batas distribusi belum sepenuhnya dipelajari.

Situs pemijahan

Syarat tempat pemijahan adalah air bersih mengalir dengan lancar, dangkal, cukup tersedia pasir dan kerikil, serta tidak ada sampah di sekitarnya. Kedalaman tempat pemijahan sekitar 30 cm. Pemijahan yang diinduksi buatan tidak diketahui.[2]

Morfologi

Duri punggung (total): 2; Sinar lunak punggung (total): 7; Duri dubur: 3; Sinar lunak dubur: 5. Bagian punggung berwarna cokelat tua, keputihan hingga kekuningan di bagian samping dan bawah; sisik-sisik dengan bintik-bintik hitam kecil; opercle dengan bintik hitam keperakan. 12 sisik antara tengkuk dan punggung. Mulut sangat miring dengan ujung anterior setinggi tepi atas pupil; maksila meluas ke posterior di bawah margin anterior mata. Gurat sisi lengkap, mencapai ekor, dengan 7 baris sisik di antara gurat sisi di tengah pangkal ekor.[3]

Kejadian

Letusan Gunung Kelud pada 13 Februari 2014 mengeluarkan debu vulkanik yang sangat besar dan hampir menutupi seluruh pulau Jawa. Pemaparan ikan terhadap debu vulkanik terlarut dalam air memengaruhi dan menyebabkan perubahan pada struktur histologis insang dan usus, tetapi tidak berpengaruh pada struktur histologis mata, hati dan gonad ikan seluang kuning.[4]

Referensi

  1. ↑ Froese, Rainer; Pauly, Daniel (eds.) (2013). "Rasbora lateristriata" in FishBase. April 2013 version.
  2. ↑ Djumanto, Djumanto; Setyawan, F. (2009-02-24). "FOOD HABITS OF THE YELLOW RASBORA, Rasbora lateristriata, (FAMILY: CYPRINIDAE) BROODFISH DURING MOVING TO SPAWNING GROUND". Jurnal Perikanan Universitas Gadjah Mada (dalam bahasa Inggris). 11 (1): 107–116. doi:10.22146/jfs.3027 (tidak aktif 31 December 2022). ISSN 2502-5066. Pemeliharaan CS1: DOI nonaktif per Desember 2022 (link)
  3. ↑ "Rasbora lateristriata summary page". FishBase (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-10-27.
  4. ↑ Retnoaji, Bambang; Nanda, Febrina; Sartika, Dian; Eunike, Nurmaditha; Oktaviani, Dwi Dhini; Afriani, Devi (2016-06-14). "The effect of volcanic dust on the histological structure of wader pari (Rasbora lateristriata Bleeker, 1854) organs". AIP Conference Proceedings. 1744 (1): 020007. doi:10.1063/1.4953481. ISSN 0094-243X.
Pengidentifikasi takson
Rasbora lateristriata
  • Wikidata: Q3765647
  • BOLD: 544577
  • CoL: 4RLFS
  • EoL: 214414
  • FishBase: 5167
  • GBIF: 2359498
  • iNaturalist: 613503
  • IRMNG: 10153240
  • ITIS: 689914
  • IUCN: 91073440
  • NCBI: 590941
  • WoRMS: 1021627

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Situs pemijahan
  2. Morfologi
  3. Kejadian
  4. Referensi

Artikel Terkait

Seluang

genus ikan

Rasbora argyrotaenia

Rasbora argyrotaenia adalah sejenis ikan Seluang (Rasbora), anggota suku Cyprinidae, anak-suku Rasborinae. Ikan ini juga dikenal dengan banyak nama lain

Betok

spesies ikan gurami

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026