Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Satelit (biologi)

Satelit adalah agen subviral yang terdiri dari asam nukleat dan menginfeksi sel inang bersama dengan virus pembantu atau master agar dapat melipatgandakan jumlahnya. Satelit yang menyandikan lapisan protein tempat tersimpannya asam nukleat disebut virus satelit, sementara virus satelit mamavirus yang menghalangi replikasi inangnya disebut virofag. Namun, penggunaan istilah ini masih diperdebatkan karena tidak banyak perbedaan antara virofag dengan virus satelit klasik.

Wikipedia article
Diperbarui 9 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Satelit (biologi)
Satelit
Pada gambar (a) tampak kristal ortorombik dari virus mosaik tembakau satelit (STMV) dengan panjang lebih dari 1,5 mm, sekitar 30 kali lipat volume kristal STMV terbesar yang pernah ditumbuhkan di Bumi. Kristal ini dikembangkan menggunakan instrumen Cryostat di Laboratorium Mikrogravitasi Internasional-1. Gambar (b) menunjukkan kristal kubik berukuran sebanding dari virus yang sama, yang kembali melampaui ukuran kristal mana pun yang pernah dihasilkan di laboratorium di Bumi.
Klasifikasi virus Sunting klasifikasi ini
Kelompok informal: Subviral agents
Kelompok informal: Satellites
Kelompok
  • Virus satelit
  • Asam nukleat satelit

Satelit adalah agen subviral yang terdiri dari asam nukleat dan menginfeksi sel inang bersama dengan virus pembantu atau master agar dapat melipatgandakan jumlahnya. Satelit yang menyandikan lapisan protein tempat tersimpannya asam nukleat disebut virus satelit, sementara virus satelit mamavirus yang menghalangi replikasi inangnya disebut virofag.[1] Namun, penggunaan istilah ini masih diperdebatkan karena tidak banyak perbedaan antara virofag dengan virus satelit klasik.[2]

Panjang genom suatu satelit dapat mencapai lebih dari 359 nukleotida (genom Satellite Tobacco Ringspot Virus RNA).[3]

Catatan kaki

  1. ↑ Bernard La Scola, Christelle Desnues, Isabelle Pagnier, Catherine Robert, Lina Barrassi, Ghislain Fournous, Michèle Merchat, Marie Suzan-Monti, Patrick Forterre, Eugene Koonin and Didier Raoult (2008). "The virophage as a unique parasite of the giant mimivirus". Nature. 455 (7205): 100. doi:10.1038/nature07218. PMID 18690211. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
  2. ↑ Krupovic M, Cvirkaite-Krupovic V (2011). "Virophages or satellite viruses?". Nat Rev Microbiol. 9 (11): 762–763. doi:10.1038/nrmicro2676. PMID 22016897.
  3. ↑ Wayne L. Gerlach, Jamal M. Buzayan, Irving R. Schneider, George Bruening (1986). "Satellite Tobacco Ringspot Virus RNA: Biological Activity of DNA Clones and Their in Vitro Transcripts". Virology. 151: 172–185. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)

Pranala luar

  • ICTV
  • Subcellular Life Forms
Pengidentifikasi takson
Satellites
  • Wikidata: Q611075
  • Wikispecies: Satellites and other virus-dependent nucleic acids
  • NCBI: 12877


Ikon rintisan

Artikel bertopik virus ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Catatan kaki
  2. Pranala luar

Artikel Terkait

Biologi

cabang ilmu alam dan ilmu sosial | Kajian mengenai kehidupan

Pratiwi Sudarmono

ilmuwan dan ahli biologi asal Indonesia

Bumi

planet ketiga di Tata Surya

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026