Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Sate Ponorogo

Sate Ponorogo adalah jenis sate yang berasal dari kota Ponorogo, Jawa Timur. Kata "sate" berasal dari bahasa Jawa dialek Ponorogo, yakni Sak Biting yang berarti satu tusuk, biting adalah lidi. Oleh karena itu, sate Ponorogo menggunakan lidi sebagai tusuknya.

salah satu olahan daging
Diperbarui 9 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Sate Ponorogo
Artikel ini berisi konten yang ditulis dengan gaya sebuah iklan. Bantulah memperbaiki artikel ini dengan menghapus konten yang dianggap sebagai spam dan pranala luar yang tidak sesuai, dan tambahkan konten ensiklopedis yang ditulis dari sudut pandang netral dan sesuai dengan kebijakan Wikipedia. (Januari 2022)
Sate Ayam Ponorogo

Sate Ponorogo (bahasa Jawa: ꦱꦠꦺ​ꦥꦤꦫꦒcode: jv is deprecated , translit. Saté Panaraga) adalah jenis sate yang berasal dari kota Ponorogo, Jawa Timur. Kata "sate" berasal dari bahasa Jawa dialek Ponorogo, yakni Sak Biting (dibaca Sak Beteng) yang berarti satu tusuk, biting adalah lidi. Oleh karena itu, sate Ponorogo menggunakan lidi sebagai tusuknya.

Awal Mula

Sate telah menjadi salah satu makanan masyarakat Ponorogo sejak zaman Wengker. Makanan ini baru diketahui oleh Batoro Katong selaku Bupati Ponorogo pertama pada abad ke-15 setelah menaklukkan Wengker menjadi Ponorogo. Sate telah menjadi makanan para warok, sehingga usia makanan sate bisa lebih tua sejak diketahui oleh Batoro Katong.

Penyajian

Seperti halnya Sate Madura, sate Ponorogo juga menggunakan daging ayam sebagai bahan utamanya. Namun, terdapat hal yang membedakan antara sate Ponorogo dengan sate Madura, yaitu cara memotong daging ayamnya. Daging ayam sate Ponorogo tidak dipotong menyerupai dadu, tetapi dipotong dengan cara memfilet yaitu memotong tipis daging ayam.[1] Oleh karena itu, daging yang dihasilkan tipis dan bebas lemak sehingga menjadi kurang gurih. Perbedaan berikutnya adalah sate Ponorogo melalui proses perendaman bumbu atau dibacem agar bumbu meresap ke dalam daging.

Setelah bumbunya merata, sate dipanggang selama kurang lebih 3-5 menit. Alat pemanggang sate Ponorogo terbuat dari tungku yang terbuat dari tanah liat. Sate beberapa kali dicelupkan atau dioles bumbu selama proses pemanggangan. Setelah matang, sate dilumuri dengan bumbu kacang.

Gang Sate di Ponorogo

Di Ponorogo terdapat sentra sate terbesar di dunia yang berada di Gang Sate yang terletak di Jalan Lawu, Gang 1, Ponorogo. Disebut demikian karena dalam gang tersebut banyak masyarakat penjual sate Ponorogo dalam per harinya para penjual sate Ponorogo di Gang Sate ini bila dijumlahkan tusuknya yang dijual mencapai ratusan ribu tusuk sate. Selain itu, penjual sate Ponorogo juga dilakukan dengan cara berkeliling dengan membawa pikulan.

Pengembangan

Sate Ponorogo telah mengalami perkembangan salah satunya dengan dipadukannya sate ayam dengan gulai kambing sehingga disebut sebagai sate gulai.[2][3]

  • l
  • b
  • s
Topik Ponorogo
Bupati: Sugiri Sancoko — Wakil bupati: Lisdyarita
Sejarah
Sejarah Kabupaten Ponorogo • Kerajaan Wengker • Ki Ageng Kutu • Bathara Katong • Kota Lama
Lambang Kabupaten Ponorogo
Pemerintahan
Eksekutif
Bupati Ponorogo
Legislatif
DPRD Ponorogo
Pendidikan
Perguruan tinggi • Pesantren • Sekolah
Demografi
Penduduk • Agama • Bahasa
Wisata
Wisata Kota
Alun-alun Ponorogo • Taman Wisata Ngembag
Gunung dan Bukit
Gunung Bayangkaki • Gunung Beruk • Gunung Bedes • Gunung Gajah • Gunung Masjid • Gunung Pringgitan • Gunung Loreng • Gunung Tumpang • Bukit Mloko Sewu • Bukit Teletubbies • Bukit Cumbri • Tanah Goyang
Air Terjun
Air Terjun Coban Lawe • Air Terjun Grojogan Coban • Air Terjun Juruk Klenteng • Air Terjun Midodaren • Air Terjun Pletuk • Air Terjun Setapak • Air Terjun Toyomerto • Air Terjun Widodaren
Waduk
Telaga Ngebel
Gua
Gua Lowo • Gua Maria Fatima
Hutan
Hutan Wisata Kucur
Seni dan Budaya
Tarian dan Kesenian
Reog • Gajah-gajahan
Upacara Adat
Grebeg Suro • Kirab Pusaka • Larung Risalah Doa
Festival
Festival Nasional Reog Ponorogo
Kuliner
Makanan
Pecel Ponorogo • Sate Ponorogo • Tiwul goreng • Rujak petis Welirang • Serabi Ponorogo • Sate Kopok
Minuman
Dawet Jabung
Jajanan
Jenang Mirah • Getuk Golan
Tempat ibadah
Masjid Agung Ponorogo • Masjid Tegalsari • Gereja KJW Jemaat Ponorogo
Belanja dan Hiburan
Ponorogo City Center • Pasar Legi Songgolangit
Olahraga
Stadion Batoro Katong • Gelanggang Olahraga Singodimedjo • Persepon Ponorogo
Transportasi
Terminal Seloaji
Lainnya
Pembagian administratif • Stasiun Radio • Balon Lebaran Ponorogo
Lihat pula: Kategori • Commons

Referensi

  1. ↑ Tim detikJatim (2022-09-23). "Asal-usul Sate Ponorogo hingga Resepnya". detikJatim. Diakses tanggal 2022-01-25.
  2. ↑ "Kuliner Sate Gule Ponorogo yang Gurih dan Lembut". Bisnis.com. 2017-05-18. Diakses tanggal 2023-01-07.
  3. ↑ Marhaban (MG-90), M. "Wisata Kuliner Ponorogo, Nikmati Sate Gule Legendaris Mbah Jambul - TIMES Indonesia". timesindonesia.co.id. Diakses tanggal 2023-01-07. Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)
Ikon rintisan

Artikel bertopik makanan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s
Ikon rintisan

Artikel bertopik Kabupaten Ponorogo ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Awal Mula
  2. Penyajian
  3. Gang Sate di Ponorogo
  4. Pengembangan
  5. Referensi

Artikel Terkait

Pempek

Pempek adalah makanan khas Palembang, Sumatera Selatan. Pempek terbuat dari daging tenggiri atau gabus yang digiling lembut, dicampur tepung kanji atau tepung

Makanan olahan

pada anak. Salah satu alasan pembuat makanan olahan menambahkan sedemikian banyak garam pada produk makanan olahan adalah sebagai salah satu cara praktis

Rendang

salah satu jenis olahan daging

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026