Santo Niño de Cebu adalah sebuah gelar yang diberikan kepada Kanak-Kanak Yesus dan dikaitkan dengan patung Kanak-Kanak Yesus abad ke-16 yang secara luas dihormati oleh orang Filipina sebagai keajaiban. Patung tersebut dianggap sebagai patung rohani tertua di Filipina yang awalnya dihadiahkan oleh kolonia Portugis, Ferdinand Magellan, kepada Rajah Humabon dan istrinya sebagai sesembahan pada saat pembaptisan mereka tahun 1521.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia


Santo Niño de Cebu adalah sebuah gelar yang diberikan kepada Kanak-Kanak Yesus dan dikaitkan dengan patung Kanak-Kanak Yesus abad ke-16 yang secara luas dihormati oleh orang Filipina sebagai keajaiban. Patung tersebut dianggap sebagai patung rohani tertua di Filipina yang awalnya dihadiahkan oleh kolonia Portugis, Ferdinand Magellan, kepada Rajah Humabon dan istrinya sebagai sesembahan pada saat pembaptisan mereka tahun 1521.
Pembaptisan Humabon dan Ratu Juana tercatat sebagai awal mula agama Katolik di Filipina. Festival Santo Niño dianggap sebagai salah satu perayaan keagamaan dan budaya terbesar di dunia.[1]