Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Sansin

Sansin adalah salah satu dari dewa yang dipuja dalam agama asli rakyat Korea "Muisme". San bermakna "gunung" dan Sin adalah "dewa". Ritual-ritual memuja dewa gunung telah dilakukan di Korea sejak zaman kuno. Mitologi Korea menempatkan pendiri kerajaan pertama, Dangun sebagai dewa gunung. Roh gunung keramat dipuja beserta hewan buas seperti harimau dan beruang. Pemujaan dewa gunung diteruskan oleh rakyat Silla, Goryeo dan Joseon. Ketika Agama Buddha dan ajaran Tao serta Konghucu masuk ke Korea dari Tiongkok, kepercayaan tradisional tidak terdesak, malahan bercampur secara harmonis dengan ketiga ajaran asing itu. Sansin adalah dewa Shamanisme yang terpenting dan paling banyak dipuja oleh rakyat Korea, bersandingan dengan pemujaan Budhha dan Konghucu. Di samping dewa gunung, terdapat beratus-ratus dewa lain yang mereka puja. Dewa gunung digambarkan sebagai lelaki tua bersama seekor harimau, kadang-kadang ada pula dewi gunung. Kuil tempat altar dewa gunung dinamakan sansin-gak, diletakkan di gunung-gunung yang dianggap keramat, umumnya berada di dekat Kuil Buddha. Dewa gunung dipercaya akan marah kepada warga desa jika mereka tidak dihormati.

Wikipedia article
Diperbarui 21 April 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Sansin
Sansin-gak di Kuil Naeso, rupang Buddha disandingkan dengan dewa gunung.

Sansin adalah salah satu dari dewa yang dipuja dalam agama asli rakyat Korea "Muisme".[1][2][3] San bermakna "gunung" dan Sin adalah "dewa". Ritual-ritual memuja (gut) dewa gunung telah dilakukan di Korea sejak zaman kuno. Mitologi Korea menempatkan pendiri kerajaan pertama, Dangun sebagai dewa gunung. Roh gunung keramat dipuja beserta hewan buas seperti harimau dan beruang. Pemujaan dewa gunung diteruskan oleh rakyat Silla, Goryeo dan Joseon.[2] Ketika Agama Buddha dan ajaran Tao serta Konghucu masuk ke Korea dari Tiongkok, kepercayaan tradisional tidak terdesak, malahan bercampur secara harmonis dengan ketiga ajaran asing itu.[3] Sansin adalah dewa Shamanisme yang terpenting dan paling banyak dipuja oleh rakyat Korea, bersandingan dengan pemujaan Budhha dan Konghucu. Di samping dewa gunung, terdapat beratus-ratus dewa lain yang mereka puja. Dewa gunung digambarkan sebagai lelaki tua bersama seekor harimau, kadang-kadang ada pula dewi gunung.[2] Kuil tempat altar dewa gunung dinamakan sansin-gak, diletakkan di gunung-gunung yang dianggap keramat, umumnya berada di dekat Kuil Buddha.[2] Dewa gunung dipercaya akan marah kepada warga desa jika mereka tidak dihormati.[2]

Pranala luar

  • (Inggris) Gunung-gunung keramat di Korea
  • (Inggris) Rangkaian Baekdu-daegan

Referensi

  1. ↑ (Inggris) Im Dong-kwon (1994). "Vilage Rites: A Rich Communal Heritage" (PDF). Koreana. 8: 7–11. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2016-10-03. Diakses tanggal 15 Juni 2010. ;
  2. 1 2 3 4 5 (Inggris) Sansin, britannica.com. 28-07-2016
  3. 1 2 (Inggris) Introduction to San-shin (Korean Mountain-spirits), san-shin.org. 28-07-2016
Ikon rintisan

Artikel bertopik Korea ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Pranala luar
  2. Referensi

Artikel Terkait

Ginseng

Genus tumbuh-tumbuhan

Gut (ritual)

yang disembah berjumlah lebih dari 500 yang terdiri dari 114 dewa gunung (sansin), 109 dewa penjaga desa, 68 dewa pelindung (tangsansin), gabungan 23 dewa

Kota Kaohsiung

kota di Taiwan

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026