Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Sang Penguasa

Il Principe adalah sebuah risalah politik oleh seorang pegawai negeri dan teoretis politik Firenze Niccolò Machiavelli. Aslinya berjudul De Principatibus, ditulis pada 1513, namun baru diterbitkan pada 1532, lima tahun setelah kematian Machiavelli. Tulisan ini adalah sebuah studi klasik tentang kekuasaan – bagaimana memperolehnya, memperluas, dan menggunakannya dengan hasil yang maksimal. Tulisan ini sebenarnya tidak mewakili karya-karyanya selama masa hidupnya, tetapi karya inilah yang paling diingat, dan yang menyebabkan lahirnya istilah "Machiavellis" yang digunakan secara luas sebagai istilah pejoratif.

Wikipedia article
Diperbarui 3 Desember 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Sang Penguasa
Sang Pangeran
PengarangNiccolò Machiavelli
Judul asliIl Principe
NegaraFirenze
BahasaItalia
SubjekIlmu politik
GenreNon-fiksi
PenerbitAntonio Blado d'Asola.
Tanggal terbit
1532
Didahului olehDiscorsi sopra la prima deca di Tito Livio 
Diikuti olehAndria 

    Il Principe (Sang Penguasa) adalah sebuah risalah politik oleh seorang pegawai negeri dan teoretis politik Firenze Niccolò Machiavelli. Aslinya berjudul De Principatibus (Tentang Kekuasaan), ditulis pada 1513,[1] namun baru diterbitkan pada 1532, lima tahun setelah kematian Machiavelli. Tulisan ini adalah sebuah studi klasik tentang kekuasaan – bagaimana memperolehnya, memperluas, dan menggunakannya dengan hasil yang maksimal. Tulisan ini sebenarnya tidak mewakili karya-karyanya selama masa hidupnya, tetapi karya inilah yang paling diingat, dan yang menyebabkan lahirnya istilah "Machiavellis" yang digunakan secara luas sebagai istilah pejoratif.

    Tinjauan umum

    Pandangan-pandangan yang diuraikan oleh Machiavelli dalam Sang Penguasa mungkin kedengarannya ekstrem. Namun, seluruh kehidupannya dihabiskannya di Firenze pada saat konflik politik yang berkelanjutan. Karenanya, nilai utama yang ditekankan Machiavelli adalah kebutuhan akan stabilitas dalam wilayah seorang pangeran/penguasa.

    Teori-teori yang diungkapkan dalam Sang Penguasa sering kali dipuja sebagai metode-metode cerdik yang dapat digunakan oleh penguasa yang sedang mencari kekuasaan untuk memperoleh takhta, atau oleh seorang penguasa untuk mengukuhkan pemerintahannya. Menurut Machiavelli, kebaikan moral yang terbesar adalah sebuah negara, yang bajik (virtuous) dan stabil, dan tindakan-tindakan untuk melindungi negara, betapapun kejamnya, dapat dibenarkan. Yang sangat penting ialah bahwa ia melakukan segala sesuatu yang perlu untuk mempertahankan kekuasaannya; tetapi demikian, Machiavelli sangat menganjurkan bahwa terutama sekali, Sang Penguasa tidak boleh dibenci. Ia memberikan sebuah jawaban yang padat tentang apakah seorang penguasa harus ditakuti atau dan dicintai. Ia menyatakan, "…seorang penguasa yang bijaksana harus membangun kekuasaannya berdasarkan apa yang ia sendiri kuasanya dan bukan berdasarkan apa yang orang lain kuasai; ia harus berusaha agar ia tidak dibenci, seperti yang telah dicatat." Ia juga berkata "Yang terbaik ialah ditakuti dan dicintai; tetapi demikian, bila seseorang tidak dapat dua-duanya, lebih baik ditakuti daripada dicintai."

    Wacana pembukaan dari Sang Penguasa mendefinisikan metode-metode pemerintahan yang efektif dalam beberapa bentuk kepenguasaan (misalnya, jabatan yang baru diperoleh vs. keturunan). Machiavelli menjelaskan kepada pembacanya, yang diasumsikan sebagai seorang anggota dari kebangsawanan Firenze, jalan terbaik untuk memperoleh, mempertahankan, dan melindungi sebuah negara. Metode-metode yang digambarkan di dalamnya mencakup pengajaran tentang perang dan kekejaman.

    Ringkasan

    Pengantar

    Sang Penguasa secara luas dianggap sebagai salah satu buku yang paling berpengaruh dalam politik, khususnya menyangkut pemerolehan, pelestarian, dan penggunaan kekuasaan politik di dunia barat. Pengamatan-pengamatan Machiavelli terus bergema dengan para politikus, mahasiswa dan sarjana. Ketika Machiavelli menulis Sang Penguasa ia tidak bermaksud untuk menyusun sebuah tulisan ilmiah tentang teori politik, tetapi tulisannya ini disukai oleh keluarga Medici yang berkuasa, yang dirasakan memberikan nasihat tentang bagaimana seorang penguasa dapat memperoleh dan mempertahankan kekuasaan.

    Machiavelli membenarkan kekuasaan lewat kekerasan dan bukan lewat hukum. Karenanya, Sang Penguasa tampaknya membenarkan sejumlah tindakan yag dilakukan semata-mata untuk melestarikan kekuasaan.

    Terjemahan dalam bahasa Indonesia, Selasar 2009

    Ia juga menegaskan bahwa ia tidak akan membicarakan masalah republik, katanya, “Tentang Republik saya tidak akan berbicara sekarang, karena hal ini telah dibicarakan di tempat-tempat lain secara panjang lebar. Di sini saya secara khusus akan membicarakan kekuasaan, dan dengan mengisi kerangka di atas saya akan menjelaskan bagaimana Negara seperti itu harus diperintah dan dipertahankan."

    Pertahanan dan militer

    Setelah membahas berbagai tipe kekuasaan, Machiavelli lalu membahas tentang bagaimana suatu negara dapat menyerang wilayah-wilayah lain atau atau mempertahankan dirinya. Dua dasar yang paling penting bagi setiap negara, baik lama ataupun baru, adalah hukum yang sehat dan pasukan-pasukan militer yang kuat. Seorang penguasa yang mandiri adalah penguasa yang dapat menghadapi musuh manapun dalam medan pertempuran. Namun, seorang penguasa yang hanya mengandalkan perbentengan atau bantuan dari yang lainnya dan hanya bersikap defensif, tidaklah mandiri. Bila seorang penguasa tidak dapat membentuk suatu pasukan yang kuat dan harus mengandalkan yang lainnya untuk pertahanannya, ia harus membentengi kotanya. Sebuah kota yang dibentengi dengan baik tidak akan menjadi sasaran serangan, dan bila diserang, kebanyakan tentara tak dapat bertahan dalam pengepungan yang berkepanjangan. Namun, dalam suatu pengepungan, seorang penguasa yang bijak akan menjaga moral warga tetap tinggi, sementara menyingkirkan semua pembangkang. Karenanya, selama kota itu dipertahankan dengan baik dan mempunyai cukup pasokan, seorang penguasa yang bijaksana dapat menghadapi pengepungan apapun.

    Machiavelli mengambil sikap yang keras terhadap penggunaan pasukan-pasukan sewaan, tentara yang disewa untuk berperang. Ia percaya bahwa tentara sewaan tidak ada gunanya bagi seorang penguasa karena mereka tidak disiplin, pengecut, dan tidak mempunyai loyalitas. Motivasi mereka untuk berperang hanyalah demi uang. Machiavelli menerangkan bahwa Italia lemah karena mengandalkan tentara sewaan.

    Pada berbagai tahap kehidupannya, Napoleon I dari Prancis menulis tafsiran yang panjang untuk Sang Penguasa. Setelah kekalahan di Waterloo, tafsiran-tafsiran ini ditemukan di kursi sang kaisar dan diambil oleh militer Prusia.[butuh rujukan]

    Diktator Italia Benito Mussolini menulis sebuah wacana tentang Sang Penguasa. Ada pula sebuah edisi alih-bahasa Inggris-Spanyol.[2]

    [icon]
    Bagian ini memerlukan pengembangan. Anda dapat membantu dengan mengembangkannya.

    Lihat pula

    • Seni Perang
    • Tentang Perang

    Referensi

    1. ↑ Google books. "The Prince". Diakses tanggal 2007-10-02.
    2. ↑ Massa-Carrara, Marina (2006). El Principe/The Prince: Comentado Por Napoleon Bonaparte / Commentaries by Napoleon Buonaparte, Mestas Ediciones
    • Alinea pembukaan buku Outline of Great Books, Vol. I, 1937.

    Pranala luar

    Wikisumber memiliki naskah asli yang berkaitan dengan artikel ini:
    Sang Penguasa
    Wikiquote memiliki koleksi kutipan yang berkaitan dengan: Sang Penguasa.

    Pranala ke teks lengkap:

    • Il Principe Diarsipkan 2007-06-26 di Wayback Machine. MetaLibri (PDF eBook)
    • (Inggris) Teks lengkap Adelaide dari The Prince (termasuk catatan kaki) Diarsipkan 2006-07-20 di Wayback Machine.
    • (Inggris) SparkNotes
    • The Prince di Proyek Gutenberg
    • (Inggris) The Prince Diarsipkan 2010-03-03 di Wayback Machine., teks online dan audio
    • Concordances dan Frequency List berdasarkan teks bahasa Italia. * (Inggris) Referensi Shakespeare Diarsipkan 2007-12-14 di Wayback Machine. Referensi kepada pengaruh Machiavelli dalam karya Shakespeare.
    • (Inggris) Tafsiran tentang The Prince
    • (Inggris) Helpful/Informational Link
    • (Inggris) Helpful/Informational Link
    Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
    Internasional
    • VIAF
    • GND
    Nasional
    • Amerika Serikat
    • Prancis
    • Data BnF
    • Australia
    • Spanyol
    • Israel
    Lain-lain
    • MusicBrainz work

    Bagikan artikel ini

    Share:

    Daftar Isi

    1. Tinjauan umum
    2. Ringkasan
    3. Pengantar
    4. Pertahanan dan militer
    5. Lihat pula
    6. Referensi
    7. Pranala luar

    Artikel Terkait

    Ozora: Penganiayaan Brutal Penguasa Jaksel

    Ozora: Penganiayaan Brutal Penguasa Jaksel adalah sebuah film drama triler kejahatan Indonesia tahun 2025 yang disutradarai oleh Anggy Umbara dan Bounty

    Niccolò Machiavelli

    diplomat, politikus, dan filsuf Italia

    Daftar penguasa Gowa

    Berikut ini adalah daftar para penguasa Gowa, yang merupakan daftar para tokoh yang pernah memimpin wilayah Gòwa, baik secara tradisional maupun resmi

    Jakarta Aktual
    Jakarta Aktual© 2026