Ajun Komisaris Besar Polisi (Purn.) Samsurijal Mokoagow, adalah seorang politikus dan tokoh kepolisian Republik Indonesia yang berasal dari Sulawesi Utara (Sulut), dan kini terjun ke politik sebagai politisi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Artikel ini perlu dikembangkan agar dapat memenuhi kriteria sebagai entri Wikipedia. Bantulah untuk mengembangkan artikel ini. Jika tidak dikembangkan, artikel ini akan dihapus. |
Artikel biografi ini berkualitas rendah karena ditulis menyerupai resume atau daftar riwayat hidup (Curriculum Vitae). |
Samsurijal Mokoagow | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Ketua GRIB Sulawesi Utara - Calon Bupati Bolaang Mongondow 2011 | |||||||||
| Presiden | Joko Widodo | ||||||||
Pendahulu [[]] Pengganti | |||||||||
| |||||||||
| Informasi pribadi | |||||||||
| Lahir | 12 Juni 1964 Kotamobagu, Sulawesi Utara, Indonesia | ||||||||
| Partai politik | Gerindra | ||||||||
| Anak | 1 | ||||||||
| Almamater | STISIPOL Merdeka Manado, STIH Jagakarsa Jakarta, Universitas Islam Jakarta | ||||||||
| Pekerjaan | |||||||||
| Penghargaan sipil | Bintang Bhayangkara (2020) | ||||||||
| Karier militer | |||||||||
| Pihak | Indonesia | ||||||||
| Dinas/cabang | |||||||||
| Satuan | Reserse | ||||||||
Ajun Komisaris Besar Polisi (Purn.) Samsurijal Mokoagow (lahir 12 Juni 1964), adalah seorang politikus dan tokoh kepolisian Republik Indonesia yang berasal dari Sulawesi Utara (Sulut), dan kini terjun ke politik sebagai politisi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).[1]
Sewaktu menjadi perwira polisi, dirinya pernah menjabat sebagai Wakil Direktur Pengamanan Obyek Vital (Wadir Pam Obvit) Polda Sulawesi Utara.
Samsurijal juga merupakan Ketua Ormas Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Sulawesi Utara (Sulut) periode 2023-2028.[2]
Pada tahun 2011, Samsurijal maju ke Pilkada Bolaang Mongondow dengan didukung oleh Partai Gerindra dan juga partai lainnya. [3]
AKBP (purn) Samsurijal Mokoagow lahir di Kotamobagu 12 Juni 1964, memiliki garis keturunan yang tersambung ke Raja Loloda Mokoagow, Raja Bolaang Mongondow, yang namanya diabadikan menjadi nama Bandar Udara Bolaang Mongondow adalah sebuah bandar udara yang terletak di Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara. Kakek buyutnya dari garis ibu, yaitu Abo' Pandis Mokoagow adalah Penghoeloe (baca : Panggulu) atau Kepala Distrik di masa Kerajaan Mongondow (di Jawa : Adipati, Bupati). Kakeknya juga dari garis ibu, yaitu Abo' Banjar Dilapanga adalah Kepala Desa (sebutan lokal : Sangadi) Desa Tobayagan, Bolaang Mongondow Selatan, di masa pendudukan Jepang.
Masa kecil Samsurijal Mokoagow dihabiskan di Sulawesi Utara, dengan mengawali pendidikan di Sekolah Dasar (SD) Negeri Tabang Kotamobagu, kemudian melanjutkan jenjang pendidikan di SMP Katholik Theodorus Kotamobagu dan di sekolah SMA Katholik Rex Mundi Manado. Lantas diterima di Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIPOL) Merdeka Manado. Kuliah strata 1 Sosiologi Samsurijal ditempuh sekaligus dengan kuliah Ilmu Hukum di Universitas Kristen Tomohon dan dituntaskan di Jakarta. Saat menjalani masa kuliah di dua perguruan tinggi tersebut, Samsurijal sudah menjadi anggota Polri.
Samsurijal Mokoagow memiliki banyak pengalaman tugas saat masih aktif di Kepolisian Republik Indonesia. Pertama kali bertugas di Polresta Manado hingga berpangkat Sersan Satu.
Ia lalu menempuh pendidikan Sekolah Calon Perwira (Secapa) Polri, lulus tahun 1992. Lulus dengan pangkat Letnan Dua (sekarang; Inspektur Dua/Ipda) Samsurijal mulai melanglang buana di bumi Nusantara. Ia dipercaya menjadi instruktur di Sekolah Polisi Wanita (Sepolwan) di Jakarta.
Selepas itu dirinya ditugaskan ke wilayah Polda Nusa Tenggara (Polda Nusra - sekarang menjadi Polda NTT, NTB dan Bali), pada tahun 1996. Menjabat sebagai Kanit III Reserse, dan Kanit Resintel Polsekta Denpasar.
Setelah dari Polda Nusra, Samsurijal ditugaskan ke wilayah yang penuh tantangan, yakni Polda Timor Timur (saat ini Timor Leste). Di Timor Timur, Dia menempati beberapa fungsi tugas kepolisian.
Dua tahun bertugas di Timor Timur, Samsurijal Mokoagow kemudian ditarik ke Bareskrim Mabes Polri bertugas untuk memberantas peredaran Narkotika.
Samsurijal kemudian ditunjuk Polri mengikuti pendidikan Controlled Deliveries Investigation On Airport Interdiction, di Bangkok Thailand di tahun 2001 dan juga INDEC di Singapura. Setelah itu, di tahun 2003 mengikuti Comparative Study Of Police Sistem, di Kyoto, Jepang.
Pada tahun 2008, Samsurijal bersama kepolisian Australian Federal Police (AFP) di Melbourne, Australia dalam operasi Elevent On Precursor. Masih di tahun yang sama, putra asli Sulut ini dipercaya memimpin langsung operasi Tiger Tan yang melibatkan kepolisian Singapura, Belanda dan Unit DEA Amerika Serikat.
Atas keberhasilan memimpin operasi penangkapan buron internasional gembong narkoba paling dicari Kepolisian Australia, Samsurijal mendapat penghargaan dan medali dari kepolisian Federal Australia.
Samsurijal juga menerima penghargaan Bintang Bhayangkara Nararya sempat ditugaskan di Baintelkam Polri mulai 2010 sampai 2015. Kemudian mendapatkan kenaikan pangkat dua melati, bertugas di Direktorat Narkoba Polda Sulut, dan kemudian Wakil Direktur (Wadir) Pam Obvit Polda Sulut.
Setelah bertugas di kampung halaman, lulusan Seba Milsuk Polri 1984 ini memegang jabatan sebagai Kabag Infolog Biro Logistik Polda Maluku di tahun 2017, sampai dengan masuk masa pensiun pada 1 Juli 2022.
Pendidikan Polri :