Salix pedicellata merupakan spesies dedalu yang tumbuh sebagai semak besar atau pohon kecil dengan tinggi mencapai sekitar 6 hingga 8 meter. Tanaman ini berasal dari kawasan sekitar Laut Mediterania, dengan persebaran alami yang luas mulai dari Portugal hingga Lebanon dan Suriah di bagian utara, serta dari Kepulauan Kanaria hingga Tunisia di bagian selatan. Dalam beberapa kajian taksonomi, Salix canariensis sering dianggap sebagai subspesies dari S. pedicellata. Tanaman ini biasanya tumbuh di daerah lembap seperti tepi sungai dan lembah yang kelembapan tanahnya mendukung pertumbuhannya yang optimal.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Salix pedicellata | |
|---|---|
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | Plantae |
| Klad: | Tracheophyta |
| Klad: | Angiospermae |
| Klad: | Eudikotil |
| Klad: | Rosidae |
| Ordo: | Malpighiales |
| Famili: | Salicaceae |
| Genus: | Salix |
| Spesies: | S. pedicellata |
| Nama binomial | |
| Salix pedicellata | |
| Sinonim[3] | |
| |
Salix pedicellata merupakan spesies dedalu yang tumbuh sebagai semak besar atau pohon kecil dengan tinggi mencapai sekitar 6 hingga 8 meter. Tanaman ini berasal dari kawasan sekitar Laut Mediterania, dengan persebaran alami yang luas mulai dari Portugal hingga Lebanon dan Suriah di bagian utara, serta dari Kepulauan Kanaria hingga Tunisia di bagian selatan. Dalam beberapa kajian taksonomi, Salix canariensis sering dianggap sebagai subspesies dari S. pedicellata. Tanaman ini biasanya tumbuh di daerah lembap seperti tepi sungai dan lembah yang kelembapan tanahnya mendukung pertumbuhannya yang optimal.
Salix pedicellata menunjukkan variasi morfologi yang cukup luas, dapat tumbuh sebagai semak besar atau pohon kecil dengan tinggi mencapai 6–8 meter. Batangnya terkadang mencapai diameter 1,4 meter, meskipun umumnya lebih kecil. Ranting tanaman ini berwarna coklat tua, awalnya tertutup rambut halus pendek sebelum akhirnya menjadi licin. Jika kulit ranting dikupas, tampak tonjolan atau garis memanjang yang khas. Daunnya berbentuk lonjong dengan panjang antara 4–16 cm dan lebar 1–5 cm dengan permukaan atas berwarna hijau mengilap, sedangkan bagian bawahnya keabu-abuan dengan urat yang menonjol. Tanaman ini berbunga pada awal musim semi, sekitar Februari hingga April di habitat aslinya. Spesies jantan padat dengan banyak bunga dan berukuran 2–4 cm, sementara spesies betina lebih renggang, memperlihatkan tangkainya dan umumnya lebih panjang, mencapai 5–8 cm. Baik bunga jantan maupun betina memiliki satu kelenjar nektar. Setelah penyerbukan, tanaman menghasilkan biji berwarna hitam hingga zaitun, berbentuk silindris dengan ukuran sekitar 1,25 mm panjang dan 0,5 mm lebar.[4]
Salix pedicellata pertama kali dideskripsikan secara ilmiah oleh René Desfontaines pada tahun 1799.[2] Beberapa ahli taksonomi kemudian menganggap Salix canariensis bukan sebagai spesies tersendiri, melainkan sebagai subspesies dari S. pedicellata, dengan nama S. pedicellata subsp. canariensis. Dengan demikian, bentuk utama tanaman ini disebut S. pedicellata subsp. pedicellata.[3] Selain itu, spesies ini juga diketahui mampu membentuk hibrida secara alami dengan Salix atrocinerea.[4]
Salix pedicellata subsp. pedicellata memiliki sebaran alami yang luas di wilayah sekitar Laut Mediterania. Di Eropa, spesies ini ditemukan di Portugal, Spanyol, Sisilia, Yunani daratan, dan Kreta, meskipun keberadaannya di Italia daratan masih diragukan. Di Afrika Utara, tanaman ini tumbuh di Maroko, Aljazair, dan Tunisia, sedangkan di Asia Barat ditemukan di Kepulauan Aegea Timur, Turki, serta wilayah Lebanon hingga Suriah. Spesies ini juga telah diperkenalkan ke Etiopia, di mana ia tumbuh di lingkungan yang serupa dengan habitat asalnya.[5] Sementara itu, subspesies Salix pedicellata subsp. canariensis merupakan tanaman endemik yang berasal dari Madeira dan Kepulauan Kanaria.[3]