Saint Paulin atau dikenal juga sebagai Port Salut adalah keju dari Prancis yang dibuat dengan menggunakan susu sapi yang dipasteurisasi. Keju ini pertama kali dibuat pada tahun 1930 dan telah menjadi populer sejak itu. Keju Saint Paulin merupakan keju Prancis pertama yang diproduksi menggunakan susu yang telah dipasteurisasi. Beberapa pembuat keju berusaha untuk mengubah penggunaan susu pasteurisasi menjadi susu mentah pada 1990 tetapi keju Saint Paulin tetap menggunakan susu yang dipasteurisasi. Rasa dari keju ini asam sekaligus manis dan sedikit berasap. Bentuk dari keju ini biasanya seperti roda sedangkan warnanya berkisar dari kuning pucat hingga oranye terang. Keju Saint Paulin cocok dimakan bersama dengan buah-buahan dan minuman anggur yang ringan.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Saint Paulin | |
|---|---|
| Nama lain | Port Salut |
| Negara asal | Prancis |
| Sumber susu | Sapi |
| Dipasteurisasi | Ya |
| Tekstur | Semi-keras |
| Waktu pematangan | 4-5 minggu |
| Sertifikasi | Tidak[1] |
Saint Paulin atau dikenal juga sebagai Port Salut adalah keju dari Prancis yang dibuat dengan menggunakan susu sapi yang dipasteurisasi.[1][2] Keju ini pertama kali dibuat pada tahun 1930 dan telah menjadi populer sejak itu.[1] Keju Saint Paulin merupakan keju Prancis pertama yang diproduksi menggunakan susu yang telah dipasteurisasi.[1] Beberapa pembuat keju berusaha untuk mengubah penggunaan susu pasteurisasi menjadi susu mentah pada 1990 tetapi keju Saint Paulin tetap menggunakan susu yang dipasteurisasi.[1] Rasa dari keju ini asam sekaligus manis dan sedikit berasap.[1] Bentuk dari keju ini biasanya seperti roda sedangkan warnanya berkisar dari kuning pucat hingga oranye terang.[2] Keju Saint Paulin cocok dimakan bersama dengan buah-buahan dan minuman anggur yang ringan.[2]