Sagulung Kota adalah nama kelurahan yang berada di kecamatan Sagulung, Kota Batam, Kepulauan Riau, Indonesia. Luas wilayah kelurahan ini adalah 1,93 km², dengan jumlah penduduk tahun 2020 sebanyak 28.180 jiwa, dan kepadatan 1.933 jiwa/km².
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Sagulung Kota | |||||
|---|---|---|---|---|---|
Gereja HKBP Batu Aji Lama di Kelurahan Sagulung Kota | |||||
| Negara | |||||
| Provinsi | Kepulauan Riau | ||||
| Kota | Batam | ||||
| Kecamatan | Sagulung | ||||
| Kode Kemendagri | 21.71.11.1004 | ||||
| Kode BPS | 2171041004 | ||||
| Luas | 1,93 km² | ||||
| Jumlah penduduk | 28.180 jiwa (2020) | ||||
| Kepadatan | 1.933 jiwa/km² | ||||
| |||||
Sagulung Kota adalah nama kelurahan yang berada di kecamatan Sagulung, Kota Batam, Kepulauan Riau, Indonesia. Luas wilayah kelurahan ini adalah 1,93 km², dengan jumlah penduduk tahun 2020 sebanyak 28.180 jiwa, dan kepadatan 1.933 jiwa/km².[1]
Kota Batam dikenal sebagai salah satu kota yang multikultural di Indonesia, kemajemukan masyarakat terlihat dalam identitas warga, termasuk etnis dan agama kepercayaan. Masyarakat kota Batam dan termasuk di kecamatan Sagulung Kota, didominasi oleh suku Melayu, Batak, Jawa, dan Minangkabau.[2] Ada juga kelompok etnis lain seperti Tionghoa, Bugis, Nias, Timor, Sunda, Minahasa, Bali, dan lainnya.
Bahasa yang digunakan di daerah ini umumnya adalah bahasa Indonesia, juga bahasa Melayu Batam dan bahasa lainnya seperti Batak yang kebanyakan adalah Batak Toba, bahasa Minangkabau, dan bahasa Jawa. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik kota Batam 2020, pemeluk agama di kecamatan ini cukup beragama, di mana Islam 77,79%, kemudian Kristen 20,12% (Protestan 17,65% dan Katolik 2,47%), Budha 1,90% dan lainnya 0,19%.[1]
Pekerjaan warga didominasi oleh karyawan swasta dan buruh, atau pekerja industri yang ada disekitar kota Batam. Ada juga yang merupakan pedagang, nelayan, tenaga medis, Pegawai Negeri Sipil (PNS), dan pekerja kantoran lainnya termasuk perbankan, dan sebagainya.[1]