SMA Negeri 1 Kesamben adalah sebuah sekolah menengah atas negeri yang terletak di Jl.Bromo Desa Kesamben, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Indonesia.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| SMA Negeri 1 Kesamben | |
|---|---|
| Informasi | |
| Nama latin | SMANSA, VPJ |
| Didirikan | 18 Juli 1994 diresmikan 28 Oktober 1995 oleh gubenur Jawa Timur |
| Jenis | Negeri |
| Akreditasi | A [1] |
| Nomor Pokok Sekolah Nasional | 20514349 |
| Kepala Sekolah | Mohammad Imron Rosyadi, S.Pd. |
| Jumlah kelas | 30 kelas (X: 10, XI: 10, XII: 10) |
| Jurusan atau peminatan | IPA dan IPS |
| Rentang kelas | X A-J, XI A-J, XII A-J |
| Kurikulum | Kurikulum Merdeka |
| Jumlah siswa | 1050 siswa (35 siswa per kelas) |
| Status | Negeri, Terakreditasi A |
| Alamat | |
| Lokasi | Jl.Bromo Desa Kesamben, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Indonesia |
| Tel./Faks. | +62-342-331397 |
| Koordinat | 8°08′39″S 112°21′56″E / 8.144105°S 112.365468°E / -8.144105; 112.365468 |
| Situs web | SMA Negeri 1 Kesamben |
| Surel | info |
| Moto | |
| Moto | Vidya Prajna Jayate (belajar pantang menyerah untuk mencapai keunggulan) |
SMA Negeri 1 Kesamben adalah sebuah sekolah menengah atas negeri yang terletak di Jl.Bromo Desa Kesamben, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Indonesia.
Berdirinya SMA Negeri 1 Kesamben ditandai dengan kegiatan Penerimaan Siswa Baru pertama pada tanggal 18 Juli 1994, dengan jumlah penerimaan 74 siswa baru terbagi dua kelas dengan komposisi laki-laki 36 dan perempuan 38. Status lembaga masih menjadi filial SMA Negeri 1 Talun. Kepala Sekolah Dra. Srie Soebekti dibantu dua orang wakil kepala sekolah sebagai pelaksana harian yaitu Drs. Juni Dwantoro dan Drs. Sumarsono.
Kegiatan belajar mengajar pada tahun pertama diselenggarakan siang hari bertempat di SMP Negeri 1 Kesamben, seluruh tenaga pengajarnya berasal dari SMA Negeri 1 Talun. Pada tahun kedua (17 Juli 1995) kegiatan belajar mengajar diselenggarakan di gedung baru yang beralamatkan di Jalan Bromo Kotak Pos 14 Kesamben. Pada saat itu baru memiliki 3 ruang teori/kelas belajar, 1 ruang ketrampilan, 1 ruang perpustakaan, 1 ruang guru, 1 ruang tata usaha dan 1 ruang kepala sekolah.
Pada tanggal 26 Oktober 1995 pemerintah menerbitkan SK Kelembagaan Nomor: 0315/O/1995 yang berarti pendirian lembaga ini telah memperoleh legalitas dari pemerintah. Tanggal 26 Oktober 1995 inilah akhirnya ditetapkan sebagai hari jadi SMA Negeri 1 Kesamben dengan semboyan Vidya Prajna Jayate artinya belajar pantang menyerah untuk mencapai keunggulan. Peresmiannya dilaksanakan pada tanggal 4 Januari 1996 oleh Gubernur Jawa Timur Bapak Basofi Sudirman di Desa Penataran, Kecamatan Nglegok. Pada tahun berikutnya lembaga ini mulai memiliki 12 orang guru tetap (PNS) dan seorang tenaga administrasi tetap (PNS). Pada tahun 2007 SMA Negeri 1 Kesamben telah memiliki 18 rombongan belajar (rombel) dengan jumlah siswa sebanyak 696 siswa. Dengan jumlah tenaga pendidikan dan tenaga kependidikan sejumlah 61 orang.
SMA Negeri 11 telah mengalami pergantian pimpinan sebanyak empat kali. Berikut yang pernah memimpin lembaga ini adalah:
Untuk menunjang Kegiatan Belajar Mengajar di SMA Negeri 11 kelengkapan sarana dan prasarananya, antara lain:
SMA Negeri 1 KESAMBEN memiliki beberapa kegiatan ekstrakurikuler, seperti:[2]
Program kelas Enrichment dibuka sejak Tahun Pelajaran 2010/2011 untuk menampung minat siswa unggulan yang berprestasi dalam bidang akademik. Siswa yang diterima sebagai peserta didik baru lewat jalur SST yang menempati peringkat 1 - 5 diprioritaskan untuk masuk Kelas Enrichment Keunggulan dari Kelas Enrichment: