SMA Al Kautsar Bandar Lampung merupakan salah satu Sekolah Menengah Atas Swasta yang ada di Kota Bandar Lampung, Indonesia.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Artikel ini membutuhkan rujukan tambahan agar kualitasnya dapat dipastikan. (Mei 2023) |
| SMA Al Kautsar Bandar Lampung | |
|---|---|
| Informasi | |
| Didirikan | 1992 |
| Akreditasi | A[1] |
| Jurusan atau peminatan | IPA dan IPS untuk Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan, MIA dan IIS untuk Kurikulum 2013. |
| Rentang kelas | X IPA, X IPS, XI IPA, XI IPS, XII IPA, XII IPS. |
| Kurikulum | Kurikulum Merdeka |
| Alamat | |
| Lokasi | Jl. Soekarno Hatta, Rajabasa, Kec. Rajabasa, Kota Bandar Lampung, Lampung 35144, Bandar Lampung, Lampung |
| Moto | |
| Moto | Unggul, Islami, Global |
SMA Al Kautsar Bandar Lampung merupakan salah satu Sekolah Menengah Atas Swasta yang ada di Kota Bandar Lampung, Indonesia.
SMA Al Kautsar adalah sekolah swasta yang bernaung di bawah Yayasan Perguruan Al Kautsar Lampung, dan berada di satu kompleks yang sama dengan TK Al Kautsar, SD Al Kautsar, dan SMP Al Kautsar. Saat ini SMA Al Kautsar sudah menggunakan Kurikulum Merdeka Belajar.
Dalam rangka mewujudkan tuntutan umat Islam untuk berperan serta mendidik generasi muda Islam yang siap untuk berkiprah dalam pembangunan dunia menuju pembangunan negara yang “Baldatun thayyibatun wa rabbun ghofur” (bahasa Arab: بَلْدَةٌ طَيِّبَةٌ وَرَبٌّ غَفُورٌ), yakni suatu masyarakat Indonesia yang adil dan makmur dan diridhoi oleh Allah Swt. serta siap mengisi jiwa dan raganya sesuai dengan ajaran Islam, hadirlah pengajian Al Amal yang secara berturut-turut akhirnya mendirikan Yayasan Perguruan Al Kautsar Lampung yang dipimpin oleh Drs. H. Syamsudin Thohir. Pada bulan Mei 1991, dibentuk Panitia Persiapan Pendirian SMP dan SMA yang diberi nama “Nurul Ulum” (bahasa Arab: نور العلوم), yang kemudian menyusun proposal pendirian sekolah termasuk sebuah yayasan yang menaunginya dengan nama Yayasan Nurul Ulum. Namun pada tanggal 8 November 1991, dihasilkan kesepakatan untuk mengganti nama Nurul Ulum dengan nama “Al Kautsar” (bahasa Arab: ٱلْكَوْثَرَ).
Di bawah pimpinan Bapak Poedjono Pranyoto (Gubernur Lampung ke-5, menjabat sejak tahun 1988 hingga tahun 1997), Yayasan Al Kautsar berbenah membangun sarana dan prasarana yang dibutuhkan. Berdasarkan mandat tersebut, ketua yayasan mengeluarkan Surat Keputusan Nomor 001/1/SK/YPD/1991 pada tanggal 16 Januari 1991 Tentang Pembentukan Perguruan Al Kautsar Bandar Lampung. Berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 1497/112.BI/U/1992 yang dikeluarkan pada tanggal 27 Mei 1992, pendirian sekolah dengan nama SMP dan SMA Al Kautsar Bandar Lampung disetujui seiring dengan berlakunya Surat TMT tertanggal 1 Juli 1991 tentang registrasi sekolah. Peletakan batu pertama pembangunan Perguruan Al Kautsar yang terletak di Jalan Soekarno Hatta (di depan Islamic Centre Provinsi Lampung) oleh Bapak Poedjono Pranyoto dimulai dengan unit gedung SMP Al Kautsar Bandar Lampung. SMA Al Kautsar Bandar Lampung menerima siswa baru yang pertama kali pada tahun 1993.
Pada Desember 2006, status SMA Al Kautsar terakreditasi A. Saat ini SMA Al Kautsar telah menjadi salah satu sekolah swasta unggulan sekaligus SMA terbaik di Provinsi Lampung.
Berbagai fasilitas dimiliki SMA Al Kautsar Bandar Lampung untuk menunjang aktivitas pembelajaran, fasilitas tersebut antara lain:
SMA Al Kautsar memiliki banyak kegiatan ekstrakurikuler, diantaranya:
Sebagai sekolah swasta yang berlandaskan Islam yang terletak di Kota Bandar Lampung, SMA Al Kautsar tidak hanya menawarkan mata pelajaran bahasa Inggris namun juga bahasa Arab dan bahasa Lampung. Ketiga bahasa ini merupakan mata pelajaran wajib bagi seluruh siswa SMA Al Kautsar Bandar Lampung, baik yang berasal dari kelas unggulan, kelas plus, maupun kelas reguler.
Sesuai dengan motonya yakni "Unggul, Islami, Global", siswa SMA Al Kautsar Bandar Lampung dituntut untuk dapat menguasai bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar internasional, bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan nasional, bahasa Arab sebagai bahasa internasional sekaligus bahasa pengantar kitab suci Al-Qur'an, dan bahasa Lampung sebagai bahasa asli daerah Lampung tempat di mana SMA Al Kautsar Bandar Lampung berdiri. Aksara Lampung juga wajib dipelajari dan dikuasai, dengan ditunjang oleh fasilitas yang menyediakan buku mata pelajaran muatan lokal (mulok) bahasa Lampung yang mumpuni dan berkualitas.
| No | Kepala Sekolah | Dari | Sampai | Catatan |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Drs. Zainal | 1993 | 1995 | |
| 2 | Drs. Abdul Sani Djuned | 1995 | 1996 | |
| 3 | Drs. Ali Imron, M.Sc. | 1996 | 2004 | |
| 4 | Drs. H. Sunardi | 2005 | 2012 | |
| 5 | Drs. H. Joko Santoso | 2012 | 2015 | |
| 6 | Drs. H. Sukijo, M.Pd. | 2015 | 2015 | |
| 7 | H. Eko Anzair, M.Si. | 2015 | Sekarang |
Sebagai sekolah swasta unggulan sekaligus SMA terbaik di Provinsi Lampung, SMA Al Kautsar Bandar Lampung senantiasa mencetak prestasi di berbagai bidang ilmu pengetahuan pada berbagai tingkatan, mulai dari tingkat kota hingga tingkat internasional.
Pada tahun 2022, SMA Al Kautsar memberikan kontribusi medali OSN untuk provinsi Lampung. Dari total 14 medali yang diperoleh dalam OSN, siswa-siswa dari SMA Al Kautsar menyumbangkan 4 medali, yang terdiri dari 2 medali emas dan 2 medali perunggu. Para siswa dari SMA Al Kautsar yang berhasil meraih medali adalah Fahmi Aziz Firmansyah yang mendapatkan medali emas di bidang Astronomi, Dimas Rahmad Dwi Susilo medali emas di Geografi, M. Ab’du Al Hafiz medali perunggu di bidang Geografi, serta M. Nabhan Dzaki medali perunggu di Kebumian.[2]
Tahun 2023 SMA Al Kautsar mendapatkan empat medali OSN yang diraih untuk Lampung, tiga di antaranya berasal dari siswa-siswa SMA Al Kautsar. Frans Ronald Fahrezie berhasil meraih medali perunggu dalam bidang Geografi, Shoofiyah Risani medali perunggu di bidang Kimia, dan Salsabill Nasya Edwin medali perunggu di Kebumian.[3]
Tahun 2024, SMA Al Kautsar sekali lagi unggul dalam perolehan medali dengan memberikan tiga medali untuk Lampung dari total enam medali yang berhasil dicapai oleh provinsi tersebut. Tiga siswa yang memperoleh medali di OSN adalah Frans Ronald Fahrezie yang berhasil mendapatkan medali perak di bidang Geografi, Maharda Syiar Akhlaq medali perunggu di bidang Biologi, serta Salsabill Nasya Edwin medali perunggu di bidang Kebumian.[4]
Prestasi tersebut yang mendukung SMA Al Kautsar masuk dalam 50 besar sekolah terbaik dalam urutan ke-44 dengan perolehan 253 medali.
Dua lulusan dari SMA Al Kautsar berkompetisi dalam ajang bergengsi Ruangguru Clash of Champions (COC) Musim 2 yang menampilkan 80 individu cerdas dari universitas terbaik di Indonesia dan seluruh dunia.
Mereka adalah Dimas Rahmat Dwi Susilo, lulusan SMA Al Kautsar angkatan 2023 yang kini menempuh pendidikan di Jurusan Kartografi dan Penginderaan Jauh di Universitas Gadjah Mada (UGM), serta Muhammad Sultan Hafiz, lulusan SMA Al Kautsar angkatan 2021 yang kini belajar di Jurusan Komputasi Statistik di Politeknik Statistika Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (Polstat STIS).