Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiAkar wangi
Artikel Wikipedia

Akar wangi

Akar wangi atau narwastu adalah sejenis rumput yang berasal dari Indonesia, Haiti, Réunion, dan India. Tumbuhan ini dapat tumbuh sepanjang tahun, dan dikenal banyak orang sejak lama sebagai sumber wangi-wangian. Tumbuhan ini termasuk dalam famili Poaceae, dan masih sekeluarga dengan serai atau padi.

Spesies tanaman
Diperbarui 26 April 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Akar wangi

Rumput akar wangi
Rumput akar wangi
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Monokotil
Klad: Commelinidae
Ordo: Poales
Famili: Poaceae
Subfamili: Panicoideae
Genus: Chrysopogon
Spesies:
C. zizanioides
Nama binomial
Chrysopogon zizanioides
(L.) Roberty
Spesies

V. zizanioides

Sinonim[1]
Daftar
    • Agrostis verticillata Lam. nom. illeg.
    • Anatherum muricatum (Retz.) P.Beauv.
    • Anatherum zizanioides (L.) Hitchc. & Chase
    • Andropogon aromaticus Roxb. ex Schult. nom. inval.
    • Andropogon muricatum Retz. [Spelling variant]
    • Andropogon muricatus Retz.
    • Andropogon nardus Blanco nom. illeg.
    • Andropogon odoratus Steud. nom. inval.
    • Andropogon zizanioides (L.) Urb.
    • Chamaeraphis muricata (Retz.) Merr.
    • Holcus zizanioides (L.) Stuck.
    • Oplismenus abortivus Roem. & Schult. nom. inval.
    • Phalaris zizanioides L.
    • Rhaphis muricata (Retz.) Steud. nom. inval.
    • Rhaphis zizanioides (L.) Roberty
    • Sorghum zizanioides (L.) Kuntze
    • Vetiveria arundinacea Griseb.
    • Vetiveria muricata (Retz.) Griseb.
    • Vetiveria odorata Virey
    • Vetiveria odoratissima Lem.-Lis.
    • Vetiveria zizanioides (L.) Nash

Akar wangi atau narwastu[2] (serai wangi, rumput akar wangi, vetiver, Chrysopogon zizanioides syn. Vetiveria zizanioides, Andropogon zizanioides) adalah sejenis rumput yang berasal dari Indonesia, Haiti, Réunion, dan India. Tumbuhan ini dapat tumbuh sepanjang tahun, dan dikenal banyak orang sejak lama sebagai sumber wangi-wangian. Tumbuhan ini termasuk dalam famili Poaceae, dan masih sekeluarga dengan serai atau padi.

Akarnya yang dikeringkan secara tradisional dikenal sebagai pengharum lemari penyimpan pakaian atau barang-barang penting, seperti batik dan keris. Aroma wangi ini berasal dari minyak asiri yang dihasilkan pada bagian akar.

Tumbuhan ini merupakan komoditas perdagangan minor walaupun cukup luas penggunaan minyaknya dalam industri wangi-wangian.

Kondisi Pertumbuhan

Tanaman akar wangi tumbuh baik pada ketinggian antara 700–1600 mdpl. Curah hujan yang baik untuk penanaman akar wangi berkisar antara 1500–2500 mm setiap tahun dengan suhu lingkungan berkisar antara 17–27oC dengan pH sekitar 6–7. Tanah yang baik untuk pertumbuhan akar wangi adalah tanah yang tidak terlalu padat. Tanah yang terlalu padat membuat akar wangi akan sulit dicabut sehingga ada beberapa bagian akar yang menempel pada tanah. Jadi, salah satu jenis tanah yang baik untuk menumbuhkan akar wangi adalah tanah berpasir. Karena akar wangi merupakan tumbuhan yang tumbuh sepanjang tahun maka penanaman akar wangi dapat dilakukan setiap saat. Namun, waktu penanaman yang terbaik adalah pada awal musim hujan. Tanaman akar wangi merupakan tanaman yang cukup cepat tumbuh, pemanenan akar wangi dapat dilakukan setelah tanaman berumur 8 bulan pada musim kemarau.[3]

Produk Primer Akar Wangi

Bagian tanaman V. zizanioides yang banyak dimanfaatkan adalah akarnya karena mengandung banyak metabolit sekunder, yaitu lebih dari 300 senyawa yang didominasi oleh senyawa dengan struktur siklik dan bisiklik dari sekuiterpenoid seperti vetivone, khumisol, cadanena, cedrena dan β-humulena. Oleh karena itu, akar dari tumbuhan akar wangi merupakan produk primer dari tumbuhan ini [4]

Kandungan Metabolit dalam Akar Wangi

Tanaman ini terkenal karena kemampuannya menghasilkan minyak asiri atau yang dikenal sebagai vetiver oil. Minyak ini banyak digunakan dalam proses pembuatan parfum dan kosmetik. Minyak ini banyak digunakan sebagai parfum dan kosmetik karena mengandung ester yang tersusun oleh senyawa karboksilat asam vetinenat dan senyawa alcohol vetivenol.

Potensi Pengembangan

Oleh karena kemampuannya dalam menghasilkan minyak asiri, tanaman akar wangi memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi. Produksi minyak akar wangi Indonesia sebanyak 89% dihasilkan di Jawa Barat yaitu kabupaten Garut dengan luas area yang makin luas dari tahun ke tahun di mana pada tahun 1988 luas area yang digunakan untuk perkebunan akar wangi hanya berkisar sebesar 1475 ha, sedangkan pada tahun 2003 menjadi 2400 ha. Oleh karena itu, komoditas ini berperan besar dalam meningkatkan devisa negara dan penyerapan tenaga kerja [4]

Standardisasi

Minyak asiri merupakan salah satu produk sekunder dari pengolahan akar wangi yaitu melalui proses penyulingan sehingga diperoleh residu minyak akar wangi. Minyak ini banyak dimanfaatkan karena Indonesia merupakan salah satu produsen minyak asiri. Oleh karena itu, untuk minyak asiri sendiri sudah ada standarnya yaitu Standar Nasional Indonesia atau SNI. Standar internasional minyak asiri dari akar wangi juga sudah distandardisasi oleh International Standardization Organization. Beberapa parameter yang biasanya dijadikan standar untuk mengenali kualitas minyak asiri meliputi bilangan asam dan kelarutan dalam alkohol. Bilangan asam menunjukan kadar asam lemak bebas dalam minyak asiri. Parameter ini penting dalam standardisasi minyak asiri dari akar wangi karena berhubungan erat dengan bau khas dari minyak asiri. Baku mutu dari bilangan asam pada minyak atsiri yang baik berada pada rentang 10–35. Kualitas minyak asiri yang diperoleh pun sangat dipengaruhi oleh metode ekstraksi yang dilakukan, sedangkan kelarutan dalam etanol pada minyak asiri memiliki baku mutu menurut SNI adalah 1:1 larutan jernih.

Kajian Metabolomik Akar Wangi

Kajian metabolomik yang sudah dilakukan pada tanaman akar wangi ini salah satunya adalah identifikasi jalur metabolisme terkait toleransi dan detoksifikasi logam berat timbal dengan menggunakan pendekatan metabolic profiling. Desain penelitian dilakukan dengan dengan pemberian perlakukan berbagai konsentrasi logam timbal pada kultur hidroponik akar wangi, kemudian dilakukan ekstraksi metabolit yang terdapat di akar dan pucuk tanaman kemudian dilakukan analisis dengan menggunakan instrument LC/MS, setelah diperoleh data spektrum, kemudian dilakukan analisis multivariat. Analisis multvariat menunjukan hasil berupa induksi tinggi terhadap beberapa jalur metabolic utama seperti metabolisme gula dan metabolisme asam amino, selain itu perlakuan juga meningkatkan produksi osmoprotektan yang cukup tinggi seperti betain dan poliol serta produksi dari asam organik pengkelat logam. Penelitian ini memberikan wawasan yang komprehensif tentang bagaimana tanaman ini merespons terhadap stres lingkungan terutama stres logam berat

Narwastu dalam Alkitab

Jika ditilik dalam konteks Alkitab khususnya di Perjanjian Baru, maka kita akan menemukan bahwa narwastu merupakan salet atau minyak yang sangat mahal. Dibuat dari tanaman India yang mahal. Nilai dari bahan untuk meminyaki kaki Yesus oleh seorang perempuan di Betania (Mrk. 14:3), diperkirakan senilai upah orang untuk hampir setahun.[5]

Lihat pula

  • Gabah
  • Beras
  • Nasi
  • Bercocok tanam padi

Pranala luar

  • (Inggris) The Vetiver Network International

Referensi

  1. ↑ "The Plant List: A Working List of All Plant Species". Diakses tanggal May 8, 2014.
  2. ↑ KBBI - narwastu
  3. ↑ Zakaria, Akhmad; Aditiawati, Pingkan; Rosmiati, Mia (2017-12-01). "Strategi Pengembangan Usahatani Kopi Arabika (Kasus pada Petani Kopi Di Desa Suntenjaya Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat)". Jurnal Sosioteknologi. 16 (3): 325–339. doi:10.5614/sostek.itbj.2017.16.3.7. ISSN 1858-3474.
  4. 1 2 Chahal, K. K., Kaushal, S., & Sandhu, A. K. (2015). Chemical composition and biological properties of Chrysopogon zizanioides (L.) Roberty syn. Vetiveria zizanioides (L.) Nash-A Review. Indian Journal of Natural Products and Resources (IJNPR) [Formerly Natural Product Radiance (NPR)], 6(4), 251-260
  5. ↑ Browning, W (2015). Kamus Alkitab. Jakarta: BPK Gunung Mulia. hlm. 286.
  • l
  • b
  • s
Rempah-rempah
Bumbu dapur
  • Adas
  • Adas manis
  • Adas sowa (dill)
  • Andaliman
  • Asam cikala
  • Asam gelugur
  • Asam jawa
  • Asam kandis
  • Bangle
  • Bawang bombay
  • Bawang merah
  • Bawang putih
  • Bunga lawang/kembang pekak
  • Cengkih
  • Daun bawang
  • Jahe
  • Jeruk nipis
  • Jeruk purut
  • Jintan
  • Jintan hitam
  • Jintan putih
  • Kapulaga
  • Kapulaga seberang
  • Kecombrang/honje/bunga kantan
    • Honje hutan
  • Kemangi
  • Kemiri
  • Kencur
  • Ketumbar
  • Klabet
  • Kulit kayu manis
  • Kuma-kuma
  • Kunyit
  • Lada
  • Laurel (salam sebrang)
  • Lempuyang
  • Lengkuas
  • Mustar
  • Pala dan fuli
  • Pandan wangi
  • Ruku-ruku
  • Salam
  • Salam koja
  • Selasih
  • Serai
  • Suji
  • Temu giring
  • Temu hitam
  • Temu kunci
  • Temu lawak
  • Temu mangga
  • Temu putih
  • Temu putri
  • Temu rapet
  • Temu tis
  • Vanili
  • Wijen
Wangi-wangian
  • Akar wangi
  • Cendana
  • Damar
  • Gaharu
  • Kapur barus
  • Kayu putih (gelam)
  • Kayu mesoyi (masoi)
  • Kemenyan
  • Kemenyan arab
  • Kemenyan jawa
  • Kopal
  • Kenanga
  • Mawar
Penyamak kulit dan pewarna
  • Gambir
  • Kesumba
  • Secang (sepang)
  • Soga
  • Suji
  • Tarum (indigo)
Pengidentifikasi takson
Chrysopogon zizanioides
  • Wikidata: Q378568
  • Wikispecies: Chrysopogon zizanioides
  • APDB: 53460
  • BOLD: 561096
  • CoL: 5Z4DW
  • EoL: 1115280
  • FNA: 242312768
  • FoC: 242312768
  • GBIF: 5677150
  • GrassBase: imp02311
  • GRIN: 424704
  • iNaturalist: 142763
  • IPNI: 396213-1
  • ITIS: 782799
  • NCBI: 167337
  • NTFlora: 26825
  • NZOR: d442a723-c60a-408d-bb33-b9b23265310a
  • Open Tree of Life: 281780
  • PfaF: Chrysopogon zizanioides
  • Plant List: kew-405169
  • POWO: urn:lsid:ipni.org:names:396213-1
  • Tropicos: 25551115
  • WFO: wfo-0000859932
Phalaris zizanioides
  • Wikidata: Q39542631
  • APDB: 126535
  • APNI: 224950
  • CoL: 4FRHF
  • GBIF: 5290072
  • GRIN: 27536
  • IPNI: 415690-1
  • IRMNG: 10940728
  • ITIS: 518867
  • NZOR: 67dc8c48-36b0-4ce6-83a3-9296da5fb564
  • POWO: urn:lsid:ipni.org:names:415690-1
  • Tropicos: 25517114
  • WFO: wfo-0000889817

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Kondisi Pertumbuhan
  2. Produk Primer Akar Wangi
  3. Kandungan Metabolit dalam Akar Wangi
  4. Potensi Pengembangan
  5. Standardisasi
  6. Kajian Metabolomik Akar Wangi
  7. Narwastu dalam Alkitab
  8. Lihat pula
  9. Pranala luar
  10. Referensi

Artikel Terkait

Tanaman kapas

genus tumbuh-tumbuhan

Tanaman insulin

Tanaman insulin atau yakon (nama ilmiah: Smallanthus sonchifolius), adalah salah satu tanaman yang berasal dari Meksiko dan menyebar ke Amerika hingga

Daftar spesies Syzygium

artikel daftar Wikimedia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026