Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Rumpun Apokayan

Rumpun Apokayan adalah salah satu rumpun suku Dayak yang tersebar di Serawak, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur dan Kalimantan Barat. Rumpun suku Apokayan berawal dari pinggiran Sungai Kayan, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara. Menurut legenda pada masyarakat Dayak Apokayan, orang Kayan merupakan cikal bakal dari semua suku-suku kecil dayak yang berada di sepanjang sungai Kayan. Terdapat kurang lebih 64.900 jiwa yang saat ini dirumpun suku dayak Apokayan.

rumpun suku Dayak
Diperbarui 11 September 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Rumpun Apokayan
Suku Dayak Apokayan
Seorang kepala suku Dayak Kenyah
Daerah dengan populasi signifikan
Kalimantan Timur: 30.000'.
Sarawak:
13.400.
Kalimantan Barat
Bahasa
Bahasa Dayak, Melayu, Indonesia
Agama
Kekristenan
Kelompok etnik terkait
Kenyah
Kayan
Bahau

Rumpun Apokayan adalah salah satu rumpun suku Dayak yang tersebar di Serawak, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur dan Kalimantan Barat.[1][2] Rumpun suku Apokayan berawal dari pinggiran Sungai Kayan, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara.[3] Menurut legenda pada masyarakat Dayak Apokayan, orang Kayan merupakan cikal bakal dari semua suku-suku kecil dayak yang berada di sepanjang sungai Kayan.[4] Terdapat kurang lebih 64.900 jiwa yang saat ini dirumpun suku dayak Apokayan.[3]

Adapun Suku-suku dayak yang termasuk dalam rumpun Apokayan adalah:

  1. Suku Dayak Kayan
    1. Suku Dayak Bahau
      1. Suku Dayak Modang
  2. Suku Dayak Kenyah


3 Suku Dayak tersebut masih lagi terpecah menjadi 60 sub-sub suku yang tersebar pada 60 lokasi pemukiman yang ada di Kalimantan dan menjadi sub-sub suku paling kecil (Sedatuk), yang masih memiliki silsilah secara keluarga.[1] Adapun sub suku-suku Dayak yang termasuk rumpun Apokayan adalah:[5] Terdapat kurang lebih 64.900 jiwa yang saat ini dirumpun suku dayak Apokayan.[3]

Letak Geografis

Secara geografis Apo Kayan dapat juga diartikan sebagai dataran tinggi yang berada di Perbatasan Kalimantan Timur dan Serawak.[6] Termasuk dalam Kecamatan Kayan Hulu, Kabupaten Malinau, Kalimantan Timur. Daerah ini memiliki ketinggian antara 450 sampai 1.700 meter di atas permukaan laut.[6] Kini daerah Apokayan banyak dipromosikan oleh Dinas Pariwisata pemerintahan setempat, serta para agen-agen perjalanan wisata. Menawarkan destinasi wisata yang tergolong daerah terpencil menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan.[7]

Adat Budaya

Keunikan masyarakat Suku Dayak Apokayan adalah, baik laki-laki maupun perempuan, memakai anting dan memiliki tato di kaki dan tangan.[8] Menurut kepercayaan leluhur, anting menandakan perbedaan antara manusia dan binatang.[8] Sementara, tato menandakan perbedaan derajat hidup. Menurut mereka, semakin banyak guratan tato di tubuh, semakin tinggi tingkat sosial di masyarakat.[8] Namun, saat ini, tradisi memakai anting dan tato mulai ditinggalkan oleh generasi muda Suku Apokayan. Pasalnya, mereka merasa malu berada di tengah kemajuan zaman jika menerapkan tradisi tersebut.[8]

Suku Dayak Kenyah

Dayak Kenyah terdiri dari 24 suku kecil:[1]

1Kenyah13Lepo Tau
2Kenyah Bauh14Lepo Jalan
3Lepo Payah15Lepo Bam
4Uma Klap15Lepo Tukung
5Nyibung (Saban)17Lepo Aga
6Lepo Maut18Lepo Bakung
7Ma Long19Baka
8Ma Alim20lLepo Lepo
9Lepo Ko21Lepo Lisan
10Ma Badang22Lepo Kayan
11Ulun Nerau23Ngure/Urik
12Ulun24Lepo Kulit

Suku Dayak Kayan

Dayak Kayan terdiri dari beberapa suku kecil:[1]

1Uma Pliau6Uma Daru 11 Uma Lasan
2Uma Puh7Uma Paku 12 Uma Suling
3Uma Samuka8Uma Bawang 13 Uma Tadaan
4Uma Naving9Uma Juman 14 Uma Aging
5Uma Lasung10Uma Leken 15 Uma Laran

Suku Dayak Bahau / Kayan Bahau

Dayak Bahau terbagi lagi menjadi beberapa suku kecil:[1]

1Saputan14Ma Lowang 27 Wehea
2Pnihing15Ma Aging
3Kayan16Ma Pagung
4Long Glat17Ma Bau/Uban
5Ma Suling18Uvan Dali
6Long Mai19Bahau
7Uma Lohat20Uwang Hurai
8Hwang Ana21Uvang Mekan
9Hwang Tring22Uvang Boh
10Segai23Uvang Sirap
11Modang24Uma Mehak
12Melarang25Uma Teliba
13Ma Belur26Tunjung Linggal

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 Tjilik Riwut, (1979). Kalimantan Membangun. Jayakarta Agung Offset. Hal. 234
  2. ↑ Marcus AS, (1997). Kehidupan Suku Dayak Apokayan. Ambon: Lontar Patimura. Hal. 23-27
  3. 1 2 3 Indanesia.com Diarsipkan 2014-10-01 di Wayback Machine. Laman Introduction to Apokayan Diakses 23 Maret 2015.
  4. ↑ "Suku Dayak Apokayan". Proto Malayan. Diakses tanggal 23 Maret 2015.
  5. ↑ "Dayak Apokayan". Huma Betang. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-02-23. Diakses tanggal 23 Maret 2015. ;
  6. 1 2 "Pengertian Arti Apokayan". Arti Pengerian.info. Diakses tanggal 5 April 2015.
  7. ↑ "Apokayan Destination". Oociteis.org. Diakses tanggal 5 April 2015.
  8. 1 2 3 4 "Tradisi Suku Dayak Apokayan Mulai Menghilang". Liputan6.com. Liputan6.com. Diakses tanggal 5 April 2015.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Letak Geografis
  2. Adat Budaya
  3. Suku Dayak Kenyah
  4. Suku Dayak Kayan
  5. Suku Dayak Bahau / Kayan Bahau
  6. Referensi

Artikel Terkait

Suku Dayak

kelompok etnik pribumi di Kalimantan

Suku Dayak Ngaju

kelompok etnik di Kalimantan

Suku Dayak Iban

kelompok etnik Dayak

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026