Rumah Teletubbies adalah rumah berbentuk setengah lingkaran yang dibangun untuk korban bencana gempa bumi di Yogyakarta pada tahun 2006. Komplek perumahan Teletubbies ini berada di Desa Nglepen, Prambanan, Sleman, Yogyakarta. Rumah Teletubbies sebenarnya adalah rumah biasa yang digunakan sebagai tempat tinggal. Rumah-rummahnya disebut demikian karena bentuknya yang mirip dengan rumah pada seri televisi anak-anak Teletubbies asal Inggris. Rumah Teletubbies juga disebut dengan rumah dum karena bentuknya seperti dum atau tenda setengah lingkaran. Rumah Teletubbies memiliki fungsi utama sebagai tempat tinggal seperti rumah pada umumnya, tetapi sejak berdiri rumah tersebut sudah dikondisikan menjadi desa wisata. Desa dengan rumah Teletubbies tersebut dijadikan sebagai desa wisata karena bentuk rumahnya yang unik. Rumah dengan bentuk seperti kubah dirancang supaya tahan terhadap guncangan gempa bumi.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Rumah Teletubbies adalah rumah berbentuk setengah lingkaran yang dibangun untuk korban bencana gempa bumi di Yogyakarta pada tahun 2006.[1] Komplek perumahan Teletubbies ini berada di Desa Nglepen, Prambanan, Sleman, Yogyakarta.[1] Rumah Teletubbies sebenarnya adalah rumah biasa yang digunakan sebagai tempat tinggal. Rumah-rummahnya disebut demikian karena bentuknya yang mirip dengan rumah pada seri televisi anak-anak Teletubbies asal Inggris.[1] Rumah Teletubbies juga disebut dengan rumah dum karena bentuknya seperti dum atau tenda setengah lingkaran.[1] Rumah Teletubbies memiliki fungsi utama sebagai tempat tinggal seperti rumah pada umumnya, tetapi sejak berdiri rumah tersebut sudah dikondisikan menjadi desa wisata.[1] Desa dengan rumah Teletubbies tersebut dijadikan sebagai desa wisata karena bentuk rumahnya yang unik.[1] Rumah dengan bentuk seperti kubah dirancang supaya tahan terhadap guncangan gempa bumi.[1]
Tahun 2006, Yogyakarta diguncang gempa dengan kekuatan 5 skala richter lebih.[2] Gempa ini mengakibatkan hampir semua rumah warga di Desa Ngelepen roboh dan tidak bisa ditempati lagi.[2] Oleh karena itu, para penduduk desa Nglepen dievakuasi ke tempat yang lebih aman.[2] Lembaga Masyarakat Non-Pemerintah dan Domes for The World Foundation memberikan bantuan berupa rumah kepada penduduk Ngelepen pada bulan September 2006.[2] Donatur tunggal dari pembuatan rumah tersebut adalah Ali Alabar.[2] Ali Alabar adalah seorang pemilik Emaar Property Dubai.[2] Rumah Teletubbies di Yogyakarta ini diresmikan oleh Menteri Pemukiman Hidup, Prof. Dr. Alwi Sihab.[2] Acara peresmian dan penyerahan rumah Teletubbies dilakukan pada tanggal 29 April 2007.[2] Perkampungan baru ini kemudian diberi nama New Ngelepen.[2] Rumah Teletubbies yang ada di Prambanan ini ialah satu-satunya kompleks rumah Dome yang ada di Indonesia dan juga di Asia.[2]
Perkampungan rumah Teletubbies ini memiliki luas tanah 2 hektar.[3] Seperti halnya perkampungan pada umumnya, di Desa New Nglepen juga terdapat fasilitas seperti tempat ibadah dan sarana umum lainnya.[3] Perkampungan New Nglepen ini keseluruhan ada 80 rumah, 71 rumah dari keseluruhan tersebut adalah hunian warga, 6 MCK, 1 masjid, 1 aula, dan satu lagi untuk klinik kesehatan.[4] Sama dengan bangunan lainnya, masjid dan klinik kesehatan di kampung ini juga berbentuk dum.[4] Sebagai sarana tambahan bagi wisatawan yang datang, di komplek perumahan ini juga disediakan wahana permainan bagi anak-anak seperti kereta mini, ayunan, papan seluncur dan jungkat jungkit.[5] Pengunjung yang datang juga bisa masuk ke dalam rumah untuk melihat suasana rumah Teletubbies.[5] Pengunjung yang tertarik ingin menginap juga tersedia kamar untuk menginap.[5] Kawasan wisata rumah Teletubbies juga menyediakan area perkemahan untuk pengunjung yang ingin berkemah di dekat rumah Teletubbies tersebut.[5] Rumah Teletubbies berukuran diameter 7 meter dan tinggi rumah 4,6 meter.[5] Rumah tersebut dilengkapi 2 pintu, 4 jendela dan kamar sebanyak 2 ruangan.[5] Ruma Teletubbies juga dilengkapi dengan ruang tamu, dapur dan kamar mandi seperti layaknya rumah pada umumnya.[5] Rumah ini terdiri dari dua lantai.[5] Lantai atas terbuat dari kayu dengan tangga ulir.[5] Ventilasi udara juga ada dirumah ini.[5]