Roofman adalah film biografi komedi kriminal Amerika Serikat tahun 2025 yang dibintangi oleh Channing Tatum. Film ini didasarkan pada kisah nyata perampok berantai Jeffrey Manchester, yang bersembunyi di sebuah toko mainan setelah kabur dari penjara. Disutradarai oleh Derek Cianfrance, film ini juga dibintangi oleh Kirsten Dunst, Ben Mendelsohn, LaKeith Stanfield, Juno Temple, Melonie Diaz, Uzo Aduba, Lily Collias, Jimmy O. Yang, dan Peter Dinklage.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Roofman | |
|---|---|
Poster penayangan di bioskop | |
| Sutradara | Derek Cianfrance |
| Produser |
|
| Skenario |
|
| Pemeran | |
| Penata musik | Christopher Bear |
| Sinematografer | Andrij Parekh |
| Penyunting |
|
Perusahaan produksi |
|
| Distributor | |
Tanggal rilis |
|
| Durasi | 126 menit[2] |
| Negara | Amerika Serikat |
| Bahasa | Inggris |
| Anggaran | $18 juta[3][4] |
Pendapatan kotor | $32 juta[5][6] |
Roofman adalah film biografi komedi kriminal Amerika Serikat tahun 2025 yang dibintangi oleh Channing Tatum. Film ini didasarkan pada kisah nyata perampok berantai Jeffrey Manchester, yang bersembunyi di sebuah toko mainan setelah kabur dari penjara. Disutradarai oleh Derek Cianfrance, film ini juga dibintangi oleh Kirsten Dunst, Ben Mendelsohn, LaKeith Stanfield, Juno Temple, Melonie Diaz, Uzo Aduba, Lily Collias, Jimmy O. Yang, dan Peter Dinklage.
Roofman ditayangkan perdana di Festival Film Internasional Toronto pada 6 September 2025, dan dirilis di bioskop di Amerika Serikat pada 10 Oktober 2025, oleh Paramount Pictures, yang merilis film ini bersama Miramax. Film ini mendapat ulasan positif dari para kritikus dan meraup pendapatan sebesar $32 juta di seluruh dunia.
Pada tahun 1998, Jeffrey Manchester adalah seorang veteran Angkatan Darat Amerika Serikat yang telah bercerai dan tinggal di North Carolina. Berjuang untuk menghidupi tiga anaknya yang masih kecil, Jeffrey diingatkan oleh Steve, sahabat sekaligus rekan sesama anggota Divisi Lintas Udara ke-82, tentang kemampuan pengamatan tajam yang dimilikinya. Jeffrey memanfaatkan bakatnya dalam memperhatikan dan mengeksploitasi rutinitas untuk merampok sebuah McDonald's, dengan cara masuk melalui atap pada malam hari. Mengejutkan para pekerja shift pagi, Jeffrey memerintahkan mereka masuk ke dalam freezer, tetapi tetap memperlakukan mereka dengan baik, bahkan memberikan mantelnya sendiri kepada sang manajer yang tidak membawa jaket, sebelum melarikan diri dengan isi brankas yang dirampoknya.
Selama dua tahun berikutnya, Jeffrey melakukan lebih dari 40 perampokan dengan strategi yang sama, menarik perhatian pihak berwenang dan media sebagai sosok misterius "Roofman". Ia akhirnya ditangkap di pesta ulang tahun putrinya setelah mencoba melarikan diri, dan dijatuhi hukuman 45 tahun penjara. Hal tersebut membuat mantan istrinya, Talana, memutuskan kontak antara Jeffrey dan anak-anak mereka demi kebaikan bersama.
Pada tahun 2004, ia bekerja di bengkel penjara dan menggunakan kemampuannya memperhatikan dan mengeksploitasi rutinitas untuk melarikan diri dengan bersembunyi di bawah truk pengiriman. Menumpang hingga ke Charlotte dengan pakaian seadanya, ia mengunjungi kediaman mantan istrinya dan hanya mengamati anak-anaknya dari kejauhan karena ada mobil patroli yang berjaga. Ia menelepon Steve, yang memintanya untuk tidak menelponnya lagi dan menyuruhnya untuk tetap bersembunyi.
Jeffrey pada akhirnya bersembunyi di langit-langit kamar mandi sebuah toko Toys “R” Us. Malam pertama dia menginap, dia mulai menjelajah setelah toko tutup dan memakan makanan yang bisa didapatkannya tanpa ketahuan kamera CCTV. Di hari keduanya, Jeffrey menemukan manual sistem CCTV dan berhasil menghentikan kamera CCTV agar tidak merekam. Ia mengambil pakaian dari kaos yang dijual dan kardus donasi yang dia temukan serta membuat tempat persembunyian di dinding berongga di belakang pajangan sepeda di tengah toko. Dia mengisinya dengan kasur tiup dan tidur di sana pada siang hari serta berkeliaran di toko yang kosong pada malam hari. Ia bertahan hidup dengan coklat M&M’s dan memasang beberapa monitor bayi di berbagai penjuru untuk memantau aktivitas para staf toko. Ketika Mitch, manajer toko, enggan memberinya cuti untuk salah satu staff yang bernama Leigh, Jeffrey menyusup ke komputer Mitch untuk mengubah jadwal kerja Leigh secara diam-diam. Jeffrey juga mencuri mainan untuk didonasikan ke acara amal yang diorganisir Leigh di gerejanya. Dalam acara makan siang gereja, Jeffrey diajak ngobrol oleh para jemaat gereja di mana dia mengaku sebagai orang New York bernama John Zorn yang baru saja pindah dan bekerja sebagai agen rahasia pemerintah. Dia diperkenalkan kepada Leigh, dan kemudian diajak untuk bergabung dalam pertemuan berikutnya pada hari rabu. Ia menggadaikan beberapa video game yang dicurinya dari toko untuk membayar perawatan gigi setelah sekian lama hidup dengan hanya memakan permen.
Dalam pertemuan hari rabu, Jeffrey yang sekarang dikenal sebagai "John" berhasil tampil memesona sehingga disukai para jemaat perempuan, terutama Leigh yang duduk di sebelahnya. Setelah acara, Leigh secara terang-terangan mengajak John berkencan, dan mereka memulai hubungan asmara. John juga berhasil menjalin ikatan dengan putri bungsu Leigh, Dee, tetapi mendapat tanggapan dingin dari putri sulungnya, Lindsay. Saat sedang mandi di toko, John yang sedang telanjang dipergoki Mitch dan segera melarikan diri ke tempat persembunyiannya. Polisi datang dan memberi tahu bahwa CCTV toko tersebut selama ini mati dan meminta Mitch untuk meningkatkan keamanan. Karena kejadian tersebut, pada saat acara makan bersama para jemaat gereja, Lindsay membuat usul di depan banyak orang agar Leigh berhenti kerja dari Toys "R" Us, karena resikonya tidak sebanding serta ingin ibunya lah lebih banyak menghabiskan waktu untuk mereka sambil menyindir hubungan John dan Leigh sebagai hubungan karena seks semata. Ucapan Lindsay tersebut membuat Leigh dan Lindsay bertengkar hingga keesokan harinya. John mencoba mendamaikan mereka, tetapi gagal. John akhirnya membawa mereka semua pergi bersama untuk mencoba sebuah mobil bekas yang dibawanya dengan kecepatan tinggi, sehingga menakutkan semua penumpangnya, termasuk penjual mobil. John lalu bernegosiasi pada penjual mobil akan membeli mobil tersebut secara tunai, asalkan Lindsay diizinkan untuk belajar menyetir mobil tersebut kembali ke tempat penjualan. Hal tersebut membuat sikap Lindsay berubah kepada John dan mulai dekat dengannya. Mereka berfoto bersama pada saat kembali di tempat penjualan mobil.
Tanggal 1 Desember, Steve akhirnya kembali setelah berbulan-bulan berada di luar negeri, dan setuju membantu Jeffrey untuk membuatkannya identitas baru, lengkap dengan semua dokumen dan tiket perjalanannya untuk tempat tinggal barunya yang telah diatur. Biaya dari semua pengurusan tersebut adalah sebesar $50.000. Merasa bahwa jumlah uang yang dibutuhkan sangatlah banyak, Jeffrey mencuri senjata dari sebuah toko senjata dalam rangka persiapan untuk perampokan toko Toys "R" Us. Setelah mengubah jadwal kerja Leigh agar ia tidak ada di tempat pada saat perampokan, Jeffrey dengan mengenakan topeng dan baju polisi menodong para staf Toys “R” Us dengan senjata dan memukul penjaga mobil lapis baja yang bersiap untuk mengangkut uang hasil penjualan. Jeffrey berhasil memaksa Mitch menyerahkan uang di brankasnya, tetapi pada saat hendak pergi, salah satu staff meminta Jeffrey untuk menelpon ambulan demi menolong penjaga yang sedang terluka. Pada saat Jeffrey menelpon, Leigh tiba di toko dan langsung segera memanggil polisi. Jeffrey melarikan diri dengan uang tersebut sebelum polisi datang dan menemukan tempat persembunyiannya di toko. Jeffrey membayar Steve untuk semua dokumen palsu yang telah selesai dibuatnya beserta tiket perjalanan ke Venezuela. Pada saat Jeffrey sedang menuju bandara, Leigh menelponnya. Merasa berat meninggalkannya, ia akhirnya mengurungkan kepergiannya dan kembali ke apartemen Leigh. Di sana, ia ternyata sudah ditunggu oleh para polisi yang langsung menyergapnya. Ia dijatuhi hukuman tambahan selama 32 tahun penjara.
Leigh mengunjungi Jeffrey di penjara dan mereka saling minta maaf atas segala yang terjadi dan akhirnya berpelukan. Sebuah epilog mengungkap bahwa baru-baru ini Leigh yang telah menikah lagi, mengunjungi Jeffrey untuk pertama kalinya setelah puluhan tahun. Sedangkan, Jeffrey sempat mencoba melarikan diri dari penjara dua kali lagi, yaitu pada tahun 2009 dan tahun 2017. Jeffrey baru akan memenuhi pembebasan bersyarat pada tahun 2036 dan saat ini dia bekerja sebagai pustakawan penjara dan bersikeras menyatakan bahwa dirinya tidak lagi berniat untuk kabur.
Proyek ini diumumkan pada Februari 2024 dengan Derek Cianfrance sebagai sutradara dari naskah yang ia tulis bersama Kirt Gunn. Skenarionya didasarkan pada naskah sebelumnya karya David Stephens dan Peter Petrucci.[7] Dylan Sellers dan Chris Parker memproduksi melalui perusahaan produksi Limelight bersama Jamie Patricof dan Lynette Howell Taylor. Channing Tatum ditetapkan sebagai pemeran utama.[8] Ben Mendelsohn dan Kirsten Dunst bergabung dalam jajaran pemeran pada September 2024.[9][10] Pada Oktober 2024, Miramax memperoleh hak distribusi untuk proyek ini, dengan perusahaan induknya, Paramount Pictures mendistribusikan atas nama Miramax di Amerika Serikat dan Inggris, sementara pendanaan ditangani oleh Aperture Media Partners dan FilmNation Entertainment menangani penjualan internasional.[11] Peter Dinklage, Uzo Aduba, Juno Temple, LaKeith Stanfield, Molly Price, Melonie Diaz, Lily Collias, Emory Cohen, danTony Revolori bergabung dalam jajaran pemeran.[12][13]
Pengambilan gambar utama dimulai pada 24 Oktober 2024 di Gastonia, North Carolina.[14] Proses syuting selesai pada 12 Desember 2024.[15] Sinematografer Andrij Parekh merekam film ini dalam format 35mm, menandai kolaborasi keduanya dengan Cianfrance.[16] Beberapa lokasi syuting yang digunakan antara lain Freedom Park, Mecklenburg County Jail North, dan Gaston County Courthouse. Jim Helton menyunting film ini.[17]
Roofman melakukan pemutaran perdana dunia di Toronto International Film Festival pada 6 September 2025.[18][19] Film ini dirilis di Amerika Serikat pada 10 Oktober 2025,[20] setelah sebelumnya dijadwalkan tayang pada 3 Oktober 2025.[21]
Roofman meraup pendapatan sebesar 23 juta dolar AS di Amerika Serikat dan Kanada serta 11 juta dolar AS di wilayah lain, dengan total 34 juta dolar AS di seluruh dunia.[5][6]
Di Amerika Serikat dan Kanada, Roofman diperkirakan akan meraih 8–12 juta dolar AS dari 3.340 bioskop pada akhir pekan pembukaannya.[22][23] Film ini menghasilkan 3,2 juta dolar AS pada hari pertama penayangannya.[24] Pada akhir pekan pembukaannya, film ini meraih 8,1 juta dolar AS dan menempati posisi kedua di belakang pendatang baru Tron: Ares.[25][26] Pada akhir pekan kedua, pendapatan film turun 54% menjadi 3,7 juta dolar AS dan menempati posisi kelima.[27]
Di situs web agregator ulasan Rotten Tomatoes, 87% pada 217 ulasan para kritikus adalah positif. Konsensus situs web berbunyi: "Perubahan nada yang manis dan mengejutkan bagi sutradara Derek Cianfrance, Roofman mungkin tampak longgar secara naratif tetapi sangat sesuai dengan kekuatan Channing Tatum sebagai aktor utama yang disukai."[28] Di situs Metacritic, yang menggunakan sistem penilaian rata-rata tertimbang, film ini mendapatkan skor 66 dari 100, berdasarkan 37 kritikus, yang menunjukkan ulasan yang "secara umum baik.".[29] Penonton yang disurvei oleh CinemaScore memberikan nilai rata-rata "B+" untuk film ini dalam skala A+ hingga F.[30]
| Penghargaan | Tanggal acara | Kategori | Penerima | Hasil | Ref. |
|---|---|---|---|---|---|
| Film Independent Spirit Awards | 15 Februari 2026 | Aktor Pendukung Terbaik | Kirsten Dunst | Nominasi | [31] |
| Set Decorators Society of America Awards | 21 Februari 2026 | Pencapaian Terbaik dalam Dekorasi/Desain Film Kontemporer | Kendall Anderson (Dekorasi Set); Inbal Weinberg (Desain Produksi) | Nominasi | [32] |