Robert Burgess Aldrich adalah seorang sutradara film, produser, dan penulis skenario Amerika. Seorang ikonoklastik dan penulis yang tidak konvensional bekerja di banyak genre selama Zaman Keemasan Hollywood, Ia menyutradarai sebagian besar film noir, film perang, barat dan melodrama gelap dengan nuansa Gotik. Karya-karyanya yang paling terkenal termasuk Vera Cruz (1954), Kiss Me Deadly (1955), The Big Knife (1955), Autumn Leaves (1956), Attack (1956), What Ever Happened to Baby Jane? (1962), Hush...Hush, Sweet Charlotte (1964), The Flight of the Phoenix (1965), The Dirty Dozen (1967), dan The Longest Yard (1974).
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Robert Aldrich | |
|---|---|
Aldrich mengarahkan Bette Davis selama pembuatan film What Ever Happened to Baby Jane? (1962) | |
| Lahir | Robert Burgess Aldrich (1918-08-09)9 Agustus 1918 Cranston, Rhode Island, AS |
| Meninggal | 5 Desember 1983(1983-12-05) (umur 65) Los Angeles, California, AS |
| Makam | Forest Lawn Memorial Park (Hollywood Hills) |
| Almamater | University of Virginia |
| Pekerjaan |
|
| Tahun aktif | 1945–1981 |
| Suami/istri | Harriet Foster
(m. 1941; c. 1965)Sibylle Siegfried
(m. 1966–1983) |
| Anak | 4 (bersama Foster) |
| Penghargaan | Silver Lion atas The Big Knife (1955) |
| Presiden Nasional Directors Guild of America ke-15 | |
| Masa jabatan 1975–1979 | |
Robert Burgess Aldrich (9 Agustus 1918 – 5 Desember 1983) adalah seorang sutradara film, produser, dan penulis skenario Amerika. Seorang ikonoklastik dan penulis yang tidak konvensional[1] bekerja di banyak genre selama Zaman Keemasan Hollywood, Ia menyutradarai sebagian besar film noir, film perang, barat dan melodrama gelap dengan nuansa Gotik. Karya-karyanya yang paling terkenal termasuk Vera Cruz (1954), Kiss Me Deadly (1955), The Big Knife (1955), Autumn Leaves (1956), Attack (1956), What Ever Happened to Baby Jane? (1962), Hush...Hush, Sweet Charlotte (1964), The Flight of the Phoenix (1965), The Dirty Dozen (1967), dan The Longest Yard (1974).
Mengandung "mise-en-scene macho dan pengerjaan ulang yang beresonansi dari genre aksi klasik,"[2] Film-film Aldrich dikenal karena mendorong batasan kekerasan dalam sinema arus utama, dan juga interpretasi mereka yang kompleks secara psikologis terhadap kiasan film bergenre.[3] British Film Institute menulis bahwa karya Aldrich menampilkan "kepekaan subversif yang terikat pada kompleksitas perilaku manusia."[4] Beberapa filmnya kemudian terbukti berpengaruh bagi anggota Gelombang Baru Prancis.[5][6]
Selain dari pekerjaannya sebagai sutradara, Aldrich juga dikenal karena advokasinya sebagai anggota Directors Guild of America, menjabat sebagai presiden selama dua periode, dan menjadi nama yang digunakan untuk Robert B. Aldrich Achievement Award.[7]