Riwayat Gad sang Pelihat diyakini adalah sebuah teks hilang, yang diyakini ditulis oleh nabi Gad, yang disebutkan di 1 Tawarikh 29:29. The passage reads: "Sesungguhnya, riwayat raja Daud dari awal sampai akhir tertulis dalam riwayat Samuel, pelihat itu, dan dalam Riwayat Nabi Natan, dan dalam riwayat Gad, pelihat itu". Tulisan-tulisan Natan dan Gad diyakini dicantumkan pada 1 dan 2 Samuel.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Riwayat Gad sang Pelihat diyakini adalah sebuah teks hilang, yang diyakini ditulis oleh nabi Gad, yang disebutkan di 1 Tawarikh 29:29. The passage reads: "Sesungguhnya, riwayat raja Daud dari awal sampai akhir tertulis dalam riwayat Samuel, pelihat itu, dan dalam Riwayat Nabi Natan, dan dalam riwayat Gad, pelihat itu". Tulisan-tulisan Natan dan Gad diyakini dicantumkan pada 1 dan 2 Samuel.[butuh rujukan]
Teks tersebut terkadang disebut Gad sang Pelihat atau Kisah Gad sang Pelihat.
Terdapat kitab pseudepigrafik berjudul sama, yang ditemukan dalam bentuk manuskrip dari Yahudi Hitam di Cochin, India. Manuskrip yang sekarang disimpan di Cambridge Library adalah salinan yang relatif baru (abad ke-19). Menurut Solomon Schechter, manuskrip tersebut disalin dari sebuah dokumen yang berasal dari Roma, dan bentuk dan fitur linguistik dari manuskrip Ibrani tersebut, serta kemiripannya dengan beberapa sastra Kabbalistik abad pertengahan dan beberapa aspek Kristen, mengindikasikan bahwa benda tersebut berusia muda. Sehingga, ia menganggapnya tak berasal dari zaman kuno.[1] Namun, menurut Profesor Meir Bar Ilan, meskipun beberapa aspek linguistik dari manuskrip Ibrani tersebut berusia muda, terdapat bukti bahwa kitab tersebut berasal dari sekitar abad ke-1 atau ke-2 Masehi.[2][3][4]
Edisi cendekiawan dari kitab tersebut diterbitkan pada Agustus 2015, disunting oleh Profesor Meir Bar Ilan dari Universitas Bar Ilan. Buku tersebut juga meliputi terjemahan Inggris dari teks asli.[5]