Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiRik Wouters
Artikel Wikipedia

Rik Wouters

Rik Wouters (1882-1916) adalah seorang pelukis beraliran fauvisme kelahiran Mechelen, Belgia. Setelah lulus sekolah, ia bekerja sebagai tukang kayu dalam usaha furnitur yang dikerjakan oleh keluarga. Sembari bekerja, Wouters mengambil kursus memahat di Mechelen dan Brussels. Sebagai pelukis, ia otodidak. Pada tahun 1905, ia menetap di Watermaal dekat Brussels bersama istrinya, Nel Duerinckx, yang merupakan model dari banyak lukisannya. Pada tahun 1907, Wouters menetap di Bosvoorde, Brussels, dan mulai mendapat pengakuan dan kesuksesan sebagai seniman. Pada tahun 1914, Wouters terdampar di Belanda, bersama dengan desertir Belgia lainnya. Pada taun yang sama, ia terserang penyakit kanker. Meskipun telah menjalani operasi selama berulang kali, Wouters tetap melukis. Wouters meninggal pada usia 33 tahun.

Wikipedia article
Diperbarui 21 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Rik Wouters
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (November 2025)
Potret diri Rik Wouters.

Rik Wouters (1882-1916) adalah seorang pelukis beraliran fauvisme kelahiran Mechelen, Belgia.[1] Setelah lulus sekolah, ia bekerja sebagai tukang kayu dalam usaha furnitur yang dikerjakan oleh keluarga.[2] Sembari bekerja, Wouters mengambil kursus memahat di Mechelen dan Brussels.[2] Sebagai pelukis, ia otodidak.[2] Pada tahun 1905, ia menetap di Watermaal dekat Brussels bersama istrinya, Nel Duerinckx, yang merupakan model dari banyak lukisannya.[2] Pada tahun 1907, Wouters menetap di Bosvoorde, Brussels, dan mulai mendapat pengakuan dan kesuksesan sebagai seniman.[2] Pada tahun 1914, Wouters terdampar di Belanda, bersama dengan desertir Belgia lainnya.[2] Pada taun yang sama, ia terserang penyakit kanker.[2] Meskipun telah menjalani operasi selama berulang kali, Wouters tetap melukis.[2] Wouters meninggal pada usia 33 tahun.[2]

Museum Seni Rupa di Antwerp, merupakan museum yang menyimpan karya Wouter dalam jumlah terbanyak.[2] Lukisan Wouters banyak yang dinilai mempunyai kesan cerah, hal ini berlawanan dengan kenyataan hidup pelukisnya yang memilukan.[2] Untuk menghemat uang, Wouters berlatih melukis dengan menggunakan kardus dengan cat yang dihemat.[2]

Referensi

  1. ↑ (Indonesia)Hassan Shadily & Redaksi Ensiklopedi Indonesia (Red & Peny)., Ensiklopedi Indonesia Jilid 2 (CES-HAM). Jakarta: Ichtiar Baru-van Hoeve
  2. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 (Inggris)de Vries A. 2007. Flanders: A Cultural History. Oxford University Press. ISBN 978-0-19-983733-5.
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • ISNI
  • VIAF
  • GND
  • FAST
  • WorldCat
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Prancis
  • Data BnF
  • Spanyol
  • Belanda
  • Norwegia
  • Israel
  • Belgia
Seniman
  • ULAN
  • RKD Artists
Orang
  • Belanda
  • Deutsche Biographie
  • DDB
Lain-lain
  • IdRef
  • SNAC
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi

Artikel Terkait

Edgard Tytgat

mendapat sahabat pelukis masa depan lainnya, termasuk Fernand Verhaegen dan Rik Wouters. Tytgat meninggalkan Belgia untuk pergi ke Inggris selama Perang Dunia

Daftar pemain sepak bola Belanda

artikel daftar Wikimedia

Periode Afrika basah

iklim pada zaman Holosen di mana Afrika Utara lebih hangat dibanding saat ini

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026