Ribes cereum adalah spesies Ribes yang berasal dari Amerika Utara bagian barat, dengan varietas pedicellare yang dikenal sebagai kismis wiski. Buah beri tanaman ini merupakan sumber makanan penting bagi rusa dan dikonsumsi oleh berbagai hewan lainnya. Beberapa suku asli Amerika juga memanfaatkan buah ini sebagai bahan pangan, misalnya, orang Zuni mengonsumsi buah dari varietas pedicellare serta daun tanaman yang dicampur dengan lemak kambing mentah atau lemak rusa.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Ribes cereum | |
|---|---|
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | Plantae |
| Klad: | Tracheophyta |
| Klad: | Angiospermae |
| Klad: | Eudikotil |
| Ordo: | Saxifragales |
| Famili: | Grossulariaceae |
| Genus: | Ribes |
| Spesies: | R. cereum |
| Nama binomial | |
| Ribes cereum Douglas, 1830 | |
| Varieties[2] | |
| |
| Sinonim[2] | |
| |
Ribes cereum adalah spesies Ribes yang berasal dari Amerika Utara bagian barat, dengan varietas pedicellare yang dikenal sebagai kismis wiski. Buah beri tanaman ini merupakan sumber makanan penting bagi rusa dan dikonsumsi oleh berbagai hewan lainnya. Beberapa suku asli Amerika juga memanfaatkan buah ini sebagai bahan pangan, misalnya, orang Zuni mengonsumsi buah dari varietas pedicellare serta daun tanaman yang dicampur dengan lemak kambing mentah atau lemak rusa.[3][4][5]
Salah satu panduan lapangan menyebutkan bahwa buah beri ini sedikit beracun dan rasanya bisa tidak enak, sementara mengonsumsi dalam jumlah banyak dapat menimbulkan sensasi terbakar di tenggorokan. Di sisi lain, sumber lain menyatakan bahwa buah beri yang matang terasa lezat dan bisa digunakan sebagai bahan isian untuk selai atau pai.[6][7]
Ribes cereum adalah semak yang dapat tumbuh menyebar atau tegak, dengan tinggi antara 20 cm hingga 2 meter. Batangnya kabur, seringkali sangat kelenjar, dan bebas dari duri. Daunnya berwarna abu-abu kehijauan, panjang 1,5–2,5 cm, agak bulat dengan 3–5 lobus dangkal yang bergigi di tepinya, teksturnya bervariasi dari tidak berbulu hingga cukup berbulu, sering kali bertabur kelenjar resin yang terlihat terutama di sekitar tepi. Perbungaan berupa bunga tandan yang mengelompokkan 2 hingga 9 bunga kecil berbentuk tabung, dengan sepal putih hingga merah muda yang melengkung membentuk mahkota, di dalamnya terdapat kelopak kecil berwarna senada, lima benang sari, dan dua gaya hijau yang menonjol. Buahnya berupa beri oranye-merah yang agak hambar, berdiameter hingga 1 cm, dengan sisa bunga kering yang khas di ujungnya. Tanaman ini aromatik dengan aroma pedas, dan bulu pada sebagian besar bagian tanaman dapat menimbulkan bau menyerupai bangkai.[7][8][9]
Spesies ini berasal dari wilayah barat Amerika Utara, mencakup British Columbia dan Alberta di Kanada, serta sebagian besar Amerika Serikat bagian barat, mulai dari Washington, Oregon, dan California hingga menjangkau Dakota bagian barat dan wilayah Tonjolan Oklahoma. Tanaman ini dapat tumbuh di berbagai habitat yang beragam, termasuk hutan pegunungan di iklim alpin, padang semak belukar, serta hutan dataran rendah. Selain itu, ia mampu menyesuaikan diri dengan beragam jenis tanah, mulai dari tanah berpasir, tanah liat, tanah berbatu, hingga lapisan lava vulkanik.[10]