Resolusi 783 Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa, diadopsi pada 13 Oktober 1992. Usai mengulang resolusi-resolusi 668 (1990), 717 (1991), 718 (1991), 728 (1992), 745 (1992), dan 766 (1992) dan menyatakan laporan Sekjen Boutros Boutros-Ghali, DKPBB menyambut proses Pemerintahan Transisi Perserikatan Bangsa-Bangsa di Kamboja yang dilakukan di Kamboja sejalan dengan Perjanjian Paris. Selain itu, resolusi tersebut menyatakan soal berbagai maslaah keamanan dan ekonomi yang menanti UNTAC.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Resolusi 783 Dewan Keamanan PBB | |
|---|---|
Pedesaan Kamboja | |
| Tanggal | 13 Oktober 1992 |
| Sidang no. | 3.124 |
| Kode | S/RES/783 (Dokumen) |
| Topik | Situasi di Kamboja |
Ringkasan hasil | 15 mendukung Tidak ada menentang Tidak ada abstain |
| Hasil | Diadopsi |
| Komposisi Dewan Keamanan | |
Anggota tetap | |
Anggota tidak tetap | |
Resolusi 783 Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa, diadopsi pada 13 Oktober 1992. Usai mengulang resolusi-resolusi 668 (1990), 717 (1991), 718 (1991), 728 (1992), 745 (1992), dan 766 (1992) dan menyatakan laporan Sekjen Boutros Boutros-Ghali, DKPBB menyambut proses Pemerintahan Transisi Perserikatan Bangsa-Bangsa di Kamboja (United Nations Transitional Authority in Cambodia, UNTAC) yang dilakukan di Kamboja sejalan dengan Perjanjian Paris. Selain itu, resolusi tersebut menyatakan soal berbagai maslaah keamanan dan ekonomi yang menanti UNTAC.[1]