Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Rengasdengklok Utara, Rengasdengklok, Karawang

Rengasdengklok Utara adalah salah satu desa di Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Indonesia.

Desa di Kabupaten Karawang, Jawa Barat
Diperbarui 14 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Desa in Jawa Barat, 23x15px|border |alt=|link= Indonesia{{SHORTDESC:Desa in Jawa Barat, 23x15px|border |alt=|link= Indonesia|noreplace}}
Rengasdengklok Utara
Desa
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Barat
KabupatenKarawang
KecamatanRengasdengklok
Kode pos
41352[1]
Kode Kemendagri32.15.06.2002 Suntingan nilai di Wikidata
Luas-
Jumlah penduduk-
Kepadatan-
Peta
Wikipedia | Kode sumber | Tata penggunaan
Koordinat: 6°9′0″S 107°18′11″E / 6.15000°S 107.30306°E / -6.15000; 107.30306

Rengasdengklok Utara adalah salah satu desa di Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Indonesia.

Referensi

  1. ↑ Kode Pos Kecamatan Rengasdengklok

Pranala luar

  • (Indonesia) Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 050-145 Tahun 2022 tentang Pemberian dan Pemutakhiran Kode, Data Wilayah Administrasi Pemerintahan, dan Pulau tahun 2021
  • (Indonesia) Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 72 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan
  • (Indonesia) Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan
  • l
  • b
  • s
Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, Jawa Barat
Desa
  • Amansari
  • Dewisari
  • Dukuhkarya
  • Kalangsari
  • Kalangsuria
  • Karyasari
  • Kertasari
  • Rengasdengklok Selatan
  • Rengasdengklok Utara

Yang terkenal di desa Rengasdengklok Utara ini adalah rumah tempat beristirahatnya sang Proklamator dan sekaligus Presiden RI yang pertama Ir. Soekarno dan disini pula terjadi suatu peristiwa penting yang merupakan cikal bakal ϑǻŋ kebulatan tekad akan diproklamasikannya kemerdekaan RI yang disebut dengan Peristiwa Rengasdengklok.

Peristiwa Rengasdengklok adalah peristiwa dimulai dari "penculikan" yang dilakukan oleh sejumlah pemuda (a.l.) Soekarni, Wikana dan Chaerul Saleh dari perkumpulan "Menteng 31" terhadap Soekarno dan Hatta. Peristiwa ini terjadi pada tanggal 16 Agustus 1945 pukul 03.00. WIB, Soekarno dan Hatta dibawa ke Rengasdengklok, Karawang, untuk kemudian didesak agar mempercepat proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia,sampai dengan terjadinya kesepakatan antara golongan tua yang diwakili Soekarno dan Hatta serta Mr. Achmad Subardjo dengan golongan muda tentang kapan proklamasi akan dilaksanakan.

Menghadapi desakan tersebut, Soekarno dan Hatta tetap tidak berubah pendirian. Sementara itu di Jakarta, Chairul dan kawan-kawan telah menyusun rencana untuk merebut kekuasaan. Namun, apa yang telah direncanakan tidak berhasil dijalankan karena tidak semua anggota PETA mendukung rencana tersebut.

Proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia rencananya akan dibacakan Bung Karno dan Bung Hatta pada hari Jumat, 17 Agustus 1945 di Lapangan IKADA (yang sekarang telah menjadi Lapangan Monas) atau di rumah Bung Karno di Jl.Pegangsaan Timur 56. Dipilih rumah Bung Karno karena di Lapangan IKADA sudah tersebar bahwa ada sebuah acara yang akan diselenggarakan, sehingga tentara-tentara Jepang sudah berjaga-jaga, untuk menghindari kericuhan, antara penonton-penonton saat terjadi pembacaan teks proklamasi, dipilihlah rumah Soekarno di jalan Pegangsaan Timur No.56. Teks Proklamasi disusun di Rengasdengklok, di rumah seorang Tionghoa Djiaw Kie Siong, berkat saran KH. Darip Klender. Bendera Merah Putih sudah dikibarkan para pejuang di Rengasdengklok pada Kamis tanggal 16 Agustus, sebagai persiapan untuk proklamasi kemerdekaan Indonesia.

Karena tidak mendapat berita dari Jakarta, maka Jusuf Kunto dikirim untuk berunding dengan pemuda-pemuda yang ada di Jakarta. Namun sesampainya di Jakarta, Kunto hanya menemui Wikana dan Mr. Achmad Soebardjo, kemudian Kunto dan Achmad Soebardjo ke Rangasdengklok untuk menjemput Soekarno, Hatta, Fatmawati dan Guntur. Achmad Soebardjo mengundang Bung Karno dan Hatta berangkat ke Jakarta untuk membacakan proklamasi di Jalan Pegangsaan Timur 56. Pada tanggal 16 tengah malam rombongan tersebut sampai di Jakarta.

Keesokan harinya, tepatnya tanggal 17 Agustus 1945 pernyataan proklamasi dikumandangkan dengan teks proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang diketik oleh Sayuti Melik menggunakan mesin ketik yang "dipinjam" (tepatnya sebetulnya diambil) dari kantor Kepala Perwakilan Angkatan Laut Jerman, Mayor (Laut) Dr. Hermann Kandeler.[1]


Ikon rintisan

Artikel bertopik kelurahan atau desa di Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi
  2. Pranala luar

Artikel Terkait

Daftar kabupaten dan kota di Jawa Barat

artikel daftar Wikimedia

Daftar kecamatan dan kelurahan di Kabupaten Karawang

artikel daftar Wikimedia

Kabupaten Karawang

kabupaten di Provinsi Jawa Barat

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026