Dalam seksualitas, rayuan atau godaan berarti membujuk orang lain untuk melakukan hubungan seksual atau aktivitas seksual lainnya. Strategi rayuan meliputi percakapan dan cerita seksual, fitur paralingual, komunikasi nonverbal, dan strategi perilaku jangka pendek.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Dalam seksualitas, rayuan atau godaan berarti membujuk orang lain untuk melakukan hubungan seksual atau aktivitas seksual lainnya.[1] Strategi rayuan meliputi percakapan dan cerita seksual,[2] fitur paralingual, komunikasi nonverbal, dan strategi perilaku jangka pendek.
Istilah ini dapat berkonotasi negatif,[3] jika dilihat secara negatif, rayuan melibatkan godaan dan bujukan, yang seringkali bersifat seksual, untuk memaksa seseorang melakukan pilihan perilaku yang tidak akan mereka lakukan jika mereka tidak dalam keadaan terangsang secara seksual. Jika dilihat secara positif, rayuan identik dengan tindakan memikat seseorang—pria atau wanita—dengan daya tarik indra, seringkali dengan tujuan mengurangi ketakutan yang tidak berdasar dan mengarah pada "emansipasi seksual". Beberapa pihak dalam perdebatan akademis kontemporer menyatakan bahwa moralitas rayuan bergantung pada dampak jangka panjang pada individu yang terlibat, bukan pada tindakan itu sendiri, dan mungkin tidak selalu membawa konotasi negatif yang diungkapkan dalam definisi kamus.[4]