Desa Rawasan adalah sebuah desa yang terletak di Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Provinsi Jawa Timur. Dengan luas sekitar 300 hektare dan jumlah penduduk sekitar 3.000 jiwa, desa ini terbagi menjadi dua dusun utama: Dusun Rawasan (Krajan) dan Dusun Karangrejo. Desa ini berbatasan dengan Desa Mentoso di Utara, Desa Remen di Barat, Desa Wadung di Timur, dan Desa Sumurgeneng di Selatan.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Rawasan | |||||
|---|---|---|---|---|---|
| Negara | |||||
| Provinsi | Jawa Timur | ||||
| Kabupaten | Tuban | ||||
| Kecamatan | Jenu | ||||
| Kode pos | 62352 | ||||
| Kode Kemendagri | 35.23.12.2011 | ||||
| |||||
Desa Rawasan adalah sebuah desa yang terletak di Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Provinsi Jawa Timur. Dengan luas sekitar 300 hektare dan jumlah penduduk sekitar 3.000 jiwa, desa ini terbagi menjadi dua dusun utama: Dusun Rawasan (Krajan) dan Dusun Karangrejo. Desa ini berbatasan dengan Desa Mentoso di Utara, Desa Remen di Barat, Desa Wadung di Timur, dan Desa Sumurgeneng di Selatan.
Perangkat Desa Rawasan dipilih melalui pemungutan suara yang dilakukan setiap 6 (enam) tahun sekali. Berikut struktur pemerintah Desa Rawasan yang menjabat saat ini :
1. Kepala Desa: Hendro Hermawan
2. Sekretaris Desa: Priyo Waluyo Kahono
3. Kaur Umum dan Pemerintahan: Narti'ah
4. Kaur Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat: Purwanto
5. Kaur Ekonomi dan Keuangan: Suharto
6. Kasi Kesejahteraan Kesra: Bulawi
Sebagian besar penduduk Desa Rawasan bermata pencaharian sebagai petani dan wiraswasta. Beberapa juga bekerja di industri sekitar, seperti PT Trans-Pacific Petrochemical Indotama dan PT Pertamina.

Pada tahun 2016, PT PJB UBJOM PLTU Tanjung Awar Awar bekerja sama dengan warga desa untuk menanam 800 bibit kelengkeng varietas diamond di pekarangan rumah. Program ini bertujuan menjadikan Desa Rawasan sebagai desa wisata petik kelengkeng, meningkatkan penghasilan warga melalui budidaya hortikultura.
Sarana umum di desa ini meliputi Balai Desa Rawasan yang terletak di pusat desa, Masjid Al-Fattah sebagai masjid terbesar di Dusun Krajan, Masjid Baitul Makmur di Dusun Karangrejo, serta fasilitas pendidikan seperti SD Negeri Rawasan dan MI MTs Miftahul Huda.


Desa Rawasan memiliki agenda tahunan yang rutin digelar. Ada yang bersifat religi, kebudayaan dan patriotik. Agenda tersebut meliputi:
1. Haul Syaikh Ahmad Kholil


2. Sedekah Bumi - Langen Tayub, diselenggarakan di Sumurgede, sebelah Barat Balai Desa Rawasan
3. Pagelaran Wayang Kulit, diselenggarakan di Sumurpandan (siang hari) dan di Balai Desa Rawasan (malam hari)
4. Peringatan Hari Kemerdekaan (17 Agustusan)
Desa Rawasan memiliki tempat wisata, salah satunya adalah Makam Syaikh Ahmad Kholil yang berlokasi di Desa Rawasan, tepatnya di Dusun Gedhangan. Makam ini di ketemukan pada tahun 2000, dan setiap tahun diadakan semacam haul, tepatnya pada Kamis Legi, malam Jumat Kliwon bulan Safar. Di area komplek makam terdapat sumur yang airnya tidak pernah surut. Makam ini berjarak 500 m dari balai desa Rawasan.
Desa Rawasan terdiri dari banyak dusun, antara lain Dusun Krajan (pusat Rawasan), Sumberejo, Sumurpandan, Gedhangan, dan Karangrejo
Desa Rawasan berada di daerah sekitar pantai dengan sirkulasi udara yang baik. Suhu pada siang hari bisa mencapai 340 Celcius dan pada malam hari mencapai 250 Celcius. Suhu yang tinggi di desa ini disebabkan oleh karena udaa panas yang dibawa melalui angin laut, karena Rawasan berjarak hanya +1 km dari pantai yang berada di Desa Mentoso.
Keadaan tanah dari Dukuh Ringin (Desa Wadung) naik secara landai pada daerah pesawahan Tegalrondho, penghubung kedua Desa Rawasan dan Desa di sebelah Selatan ini.

Pada jalur Rawasan-Karangrejo, kondisi jalannya naik turun karena pada wilayah berbukit di area pesawahan Laren, dengan letak geografik Dukuh Karangrejo yang berada di atas bukit kecil.

Jadi, Karangrejo tanahnya lebih tinggi daripada di Rawasan. Penyebaran area pesawahan dan perkebunan tidak merata bahkan ada satu tempat perkebunan yang sangat kecil di tengah pesawahan, tempat ini dinamakan Talun Tengah.
