Ratu Wulung Ayu adalah salah satu puteri Sunan Gunung Jati dari istri Nyai Ageng Tepasari, yang lahir pada 1493 M. Ia dinikahkan dengan seorang sultan dari Demak Bintoro bernama Pati Unus yang gugur diselat Malaka pada saat berperang melawan penjajah Portugis di perairan Malaka yang kemudian dijuluki pangeran Sabrang lor.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Ratu Wulung Ayu adalah salah satu puteri Sunan Gunung Jati dari istri Nyai Ageng Tepasari, yang lahir pada 1493 M.[1] Ia dinikahkan dengan seorang sultan dari Demak Bintoro bernama Pati Unus yang gugur diselat Malaka pada saat berperang melawan penjajah Portugis di perairan Malaka yang kemudian dijuluki pangeran Sabrang lor.[2][3]