Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

RDS-1

RDS-1, disebut juga Izdeliye 501 dan Halilintar pertama, adalah bom atom yang digunakan dalam uji coba nuklir pertama Uni Soviet. Bom ini diledakkan pada 29 Agustus 1949 pukul 7:00 a.m., di Semipalatinsk, RSS Kazakh, setelah penelitian dan pengembangan yang dilakukan Uni Soviet secara rahasia. Amerika Serikat menamakan bom ini Joe-1, merujuk pada nama depan Josef Stalin.

Senjata nuklir pertama Soviet
Diperbarui 21 Juli 2024

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

RDS-1

50°26′15″N 77°48′51″E / 50.43750°N 77.81417°E / 50.43750; 77.81417[[Sistem koordinat geografis|Koordinat]]: <templatestyles src=\"Module:Coordinates/styles.css\"></templatestyles><span class=\"plainlinks nourlexpansion\">[https://geohack.toolforge.org/geohack.php?language=id&pagename=RDS-1&params=50_26_15_N_77_48_51_E_ <span class=\"geo-default\"><span class=\"geo-dms\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\"><span class=\"latitude\">50°26′15″N</span> <span class=\"longitude\">77°48′51″E</span></span></span><span class=\"geo-multi-punct\">&#xfeff; / &#xfeff;</span><span class=\"geo-nondefault\"><span class=\"geo-dec\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\">50.43750°N 77.81417°E</span><span style=\"display:none\">&#xfeff; / <span class=\"geo\">50.43750; 77.81417</span></span></span>]</span>[[Category:Pages using gadget WikiMiniAtlas]]</span>"},"html":"<span id=\"coordinates\"><a rel=\"mw:WikiLink\" href=\"./Sistem_koordinat_geografis\" title=\"Sistem koordinat geografis\" id=\"mwBA\">Koordinat</a>: <link rel=\"mw-deduplicated-inline-style\" href=\"mw-data:TemplateStyles:r28112010\" about=\"#mwt3\" typeof=\"mw:Extension/templatestyles\" data-mw='{\"name\":\"templatestyles\",\"attrs\":{\"src\":\"Module:Coordinates/styles.css\"},\"body\":{\"extsrc\":\"\"}}' id=\"mwBQ\"/><span class=\"plainlinks nourlexpansion\" id=\"mwBg\"><a rel=\"mw:ExtLink\" href=\"https://geohack.toolforge.org/geohack.php?language=id&amp;pagename=RDS-1&amp;params=50_26_15_N_77_48_51_E_\" class=\"external text\" id=\"mwBw\"><span class=\"geo-default\" id=\"mwCA\"><span class=\"geo-dms\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\" id=\"mwCQ\"><span class=\"latitude\" id=\"mwCg\">50°26′15″N</span> <span class=\"longitude\" id=\"mwCw\">77°48′51″E</span></span></span><span class=\"geo-multi-punct\" id=\"mwDA\"><span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwDQ\"></span> / <span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwDg\"></span></span><span class=\"geo-nondefault\" id=\"mwDw\"><span class=\"geo-dec\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\" id=\"mwEA\">50.43750°N 77.81417°E</span><span style=\"display:none\" id=\"mwEQ\"><span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwEg\"></span> / <span class=\"geo\" id=\"mwEw\">50.43750; 77.81417</span></span></span></a></span><link rel=\"mw:PageProp/Category\" href=\"./Kategori:Pages_using_gadget_WikiMiniAtlas\" id=\"mwFA\"/></span>"}' id="mwFQ"/>

RDS-1

Bom atom Uni Soviet yang pertama, "RDS-1", merupakan bom jenis implosi, seperti bom "Fat Man" milik AS. Bahkan bentuknya juga mirip Fat Man.
Jenis Senjata nuklir
Negara asal Uni Soviet
Spesifikasi
Daya ledak 22 kt (92 TJ)

RDS-1 (bahasa Rusia: РДС-1code: ru is deprecated ), disebut juga Izdeliye 501 ("peralatan 501") dan Halilintar pertama (bahasa Rusia: Пе́рвая мо́лнияcode: ru is deprecated , tr. Pérvaya mólniya; IPA: [pʲˈervəjə mˈolnʲɪjə]),[1] adalah bom atom yang digunakan dalam uji coba nuklir pertama Uni Soviet. Bom ini diledakkan pada 29 Agustus 1949 pukul 7:00 a.m.,[2] di Semipalatinsk, RSS Kazakh,[3] setelah penelitian dan pengembangan yang dilakukan Uni Soviet secara rahasia (proyek bom atom Soviet).[4] Amerika Serikat menamakan bom ini Joe-1, merujuk pada nama depan Josef Stalin.

Kelak diketahui bahwa Uni Soviet membuat senjata ini berdasarkan rancangan yang dicuri oleh mata-mata Julius dan Ethel Rosenberg dari Laboratorium Nasional Los Alamos dan Laboratorium Nasional Oak Ridge di Amerika Serikat, sebagian dengan dengan bantuan adik Ethel, David Greenglass, and stolen directly from the Los Alamos National Laboratory and the Oak Ridge National Laboratory. Selanjutnya, Julius dan Ethel Rosenberg diadili, divonis bersalah dan dihukum mati.[5][6][7]

Lihat juga

  • Tsar Bomba
  • RDS-37
  • Proyek bom atom Soviet

Referensi

  1. ↑ Sublette, Carey (12 December 1997). "The Soviet Nuclear Weapons Program". nuclearweaponarchive.org. Diakses tanggal 13 August 2016.
  2. ↑ Kjelstrup, Christian (11 August 2013). "Dette er stedet der Sovjet testet atombombene sine". Dagens Næringsliv. Diarsipkan dari asli tanggal 14 August 2013. Diakses tanggal 13 August 2016.
  3. ↑ Righter, Rosemary (31 July 2002). "The nuclear guinea pigs". Diarsipkan dari asli tanggal 16 July 2007. Diakses tanggal 13 August 2016.
  4. ↑ Peslyak, Alexander (31 August 2009). "Russia: building a nuclear deterrent for the sake of peace (60th anniversary of the first Soviet atomic test)". RIA Novosti. Diarsipkan dari asli tanggal 10 March 2012. Diakses tanggal 13 August 2016.
  5. ↑ Radosh, Ronald (June 10, 2016). "Rosenbergs Redux".
  6. ↑ "What the K.G.B. Files Show About Ethel Rosenberg". The New York Times. August 13, 2015.
  7. ↑ Radosh, Ronald; Klehr, Harvey; Haynes, John Earl; Hornblum, Allen M.; Usdin, Steven (October 17, 2014). "The New York Times Gets Greenglass Wrong". Weekly Standard. Diarsipkan dari asli tanggal 2018-06-12. Diakses tanggal October 5, 2016.


Ikon rintisan

Artikel bertopik senjata ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Lihat juga
  2. Referensi

Artikel Terkait

Daftar negara dengan senjata nuklir

Kelima negara tersebut dalam urutan kepemilikan senjata nuklir adalah: Amerika Serikat, Rusia (bekas Uni Soviet), Britania Raya, Prancis dan Republik Rakyat

Perjanjian Nonproliferasi Senjata Nuklir

kepemilikan senjata nuklir. Sebagian besar negara berdaulat (191) mengikuti perjanjian ini, walaupun dua di antara tujuh negara yang memiliki senjata nuklir dan

Indonesia dan senjata pemusnah massal

pemanfaatan energi nuklir di Indonesia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026