Puyuh semak bebatuan adalah salah satu burung yang dapat ditemukan di semenanjung India. Puyuh semak ini adalah spesies umum dengan sebaran yang luas dan dinilai sebagai spesies "risiko rendah" oleh Uni Internasional untuk Konservasi Alam (IUCN).
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Puyuh semak bebatuan | |
|---|---|
| Perdicula argoondah jantan di Bhigwan, Maharashtra, India. | |
| Sebuah keluarga | |
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | Animalia |
| Filum: | Chordata |
| Kelas: | Aves |
| Ordo: | Galliformes |
| Famili: | Phasianidae |
| Genus: | Perdicula |
| Spesies: | P. argoondah |
| Nama binomial | |
| Perdicula argoondah (Sykes, 1832) | |
Puyuh semak bebatuan[2] (Perdicula argoondah, Bahasa Inggris: rock bush quail) adalah salah satu burung yang dapat ditemukan di semenanjung India. Puyuh semak ini adalah spesies umum dengan sebaran yang luas dan dinilai sebagai spesies "risiko rendah" oleh Uni Internasional untuk Konservasi Alam (IUCN).[3]
Terdapat tiga subspesies yang sudah diakui:
Puyuh semak ini ditemukan dalam kawanan kecil dan terlihat hanya ketika mereka tiba-tiba terbang dalam kawanan keluar dari tempat mencari makan. Puyuh semak ini merupakan hewan berdarah panas dengan panjang 17.0–18.4 cm bobot 64–85 g. Sayap dan tubuhnya ditutupi oleh bulu berwarna cokelat bergaris dan berbintik dengan warna yang lebih gelap.[4] Burung ini mempunyai paruh tanpa gigi dan bunyi kicauan yang diikuti rangkaian suara kicau yang bagian akhirnya senyap dan tambah nyaring.[5]

Spesies ini ditemukan di semenanjung India dan dikenal sebagai spesies non-migran. Burung ini ditemui di kawasan gersang dengan rumput-rumput kecil dan semak berduri, jarang-jarang ditemukan pada ketinggian di atas 600 m (2,000 ka).