Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiPuti Bungsu
Artikel Wikipedia

Puti Bungsu

Puti Bungsu merupakan nama tokoh yang ditemui dalam cerita rakyat Minang Kabau Sumatera Barat. Puti bungsu menurut cerita rakyat setempat ialah satu dari tujuh putri yang datang dari langit. Puti Bungsu merupakan tokoh wanita yang hidup dalam cerita rakyat. Puti bungsu dalam cerita rakyat Sumatera Barat selain disebut sebagai putri yang turun dari langit juga disebut sebagai salah seorang istri raja Aniayo yaitu raja yang zalim, licik, dan memerintah dengan sesuka hati. Salah satu kebiasaan buruk raja Aniayo adalah kebiasaannya yang beristri banyak dan berlaku kejam pada istrinya salah satunya Puti Bungsu. Menurut cerita rakyat Puti Bungsu memiliki enam orang saudara laki-laki. Setelah Puti Bungsu menikah, keenam saudara puti bungsu pergi merantau untuk mencari penghidupan yang lebih baik. Karena kejahatan raja Aniayo membuat suatu hari Puti Bungsu dibuang ke hutan padadal pada saat dibuang ke hutan puti bungsu sedang mengandung anak yang berusia enam bulan sehingga dengan keadaan tersebut membuat putri bungsu harus melahirkan anaknya di tengah hutan. Jika dilihat dari cerita rakyat yang ada di Sumatera Barat terdapat dua presepsi cerita rakyat mengenai putri bungsu yaitu pertama sebagai putri yang turun dari langit dan sebagai seorang istri raja yang zalim.

Wikipedia article
Diperbarui 30 September 2023

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Puti Bungsu
Puti bungsu menurut cerita rakyat Sumatera Barat merupakan salah seorang dari istri raja

Puti Bungsu merupakan nama tokoh yang ditemui dalam cerita rakyat Minang Kabau Sumatera Barat.[1] Puti bungsu menurut cerita rakyat setempat ialah satu dari tujuh putri yang datang dari langit.[1] Puti Bungsu merupakan tokoh wanita yang hidup dalam cerita rakyat.[1] Puti bungsu dalam cerita rakyat Sumatera Barat selain disebut sebagai putri yang turun dari langit juga disebut sebagai salah seorang istri raja Aniayo yaitu raja yang zalim, licik, dan memerintah dengan sesuka hati.[1][2] Salah satu kebiasaan buruk raja Aniayo adalah kebiasaannya yang beristri banyak dan berlaku kejam pada istrinya salah satunya Puti Bungsu.[2] Menurut cerita rakyat Puti Bungsu memiliki enam orang saudara laki-laki.[2] Setelah Puti Bungsu menikah, keenam saudara puti bungsu pergi merantau untuk mencari penghidupan yang lebih baik.[2] Karena kejahatan raja Aniayo membuat suatu hari Puti Bungsu dibuang ke hutan padadal pada saat dibuang ke hutan puti bungsu sedang mengandung anak yang berusia enam bulan sehingga dengan keadaan tersebut membuat putri bungsu harus melahirkan anaknya di tengah hutan.[2] Jika dilihat dari cerita rakyat yang ada di Sumatera Barat terdapat dua presepsi cerita rakyat mengenai putri bungsu yaitu pertama sebagai putri yang turun dari langit dan sebagai seorang istri raja yang zalim.[2]

Referensi

  1. 1 2 3 4 Wisran Hadi.1978.Puti Bungsu, wanita terakhir: drama tiga babak. PPublisher Budaya Jaya.5
  2. 1 2 3 4 5 6 Ivan Adilla.Cerita Rakyat Dari Solok (Sumatera Barat).Penerbit:Grasindo.54
Ikon rintisan

Artikel bertopik dongeng ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi

Artikel Terkait

Gunung Talamau

gunung di Indonesia

Rambe

Tuan Sumerham yang merupakan putra bungsu dari Toga Simamora. Leluhur marga Rambe adalah Tuan Sumerham, putra bungsu Toga Simamora. Keturunan lainnya berturut-turut

Puti Panjang Rambut II

1480. Puti Panjang Rambut II yang sangat terkenal dengan julukan Bundo Kanduang adalah cucu dari Maharaja Ananggawarman. Ibunya bernama Puti Bungsu Silindung

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026