Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Purnawan Junadi

Purnawan Junadi adalah seorang administrator akademis, politikus, dan dokter Indonesia. Ia adalah seorang profesor administrasi dan kebijakan kesehatan di Universitas Indonesia dan menjabat sebagai ketua sekolah pascasarjana universitas tersebut dari tahun 2004 hingga 2008. Saat ini, ia menjabat sebagai ketua Aliansi Telemedik Indonesia dan Badan Pengembangan Pendidikan Keprofesian Berkelanjutan yang berada di bawah naungan Ikatan Dokter Indonesia.

pegawai di Universitas Indonesia (Keselamatan Dan Kesehatan Kerja)
Diperbarui 20 Agustus 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Purnawan Junadi
Purnawan Junadi
Ketua Program Pascasarjana Universitas Indonesia
Masa jabatan
6 September 2004 – 2008
Sebelum
Pendahulu
Wahyuning Ramelan
Pengganti
Chandra Wijaya
Sebelum
Informasi pribadi
Lahir11 Juni 1953 (umur 72)
Wates, Kulon Progo, Yogyakarta, Indonesia
PendidikanUniversitas Indonesia (dr, Prof)
University of Michigan School of Public Health (MPH, PhD)
Karya akademis
Disiplin ilmuKesehatan masyarakat
Cabang disiplin ilmuKebijakan dan manajemen kesehatan
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Bantuan penggunaan templat ini

Purnawan Junadi (lahir 11 Juni 1953) adalah seorang administrator akademis, politikus, dan dokter Indonesia. Ia adalah seorang profesor administrasi dan kebijakan kesehatan di Universitas Indonesia dan menjabat sebagai ketua sekolah pascasarjana universitas tersebut dari tahun 2004 hingga 2008. Saat ini, ia menjabat sebagai ketua Aliansi Telemedik Indonesia dan Badan Pengembangan Pendidikan Keprofesian Berkelanjutan yang berada di bawah naungan Ikatan Dokter Indonesia.

Pendidikan

Purnawan lahir pada 11 Juni 1953 di Wates, Kulon Progo.[1][2] Beliau memperoleh gelar sarjana kedokteran dari Universitas Indonesia pada tahun 1978.[3] Selama berkuliha, Purnawan turut berkontribusi dalam majalah mahasiswa universitas tersebut, Aescalapius.[4] Ia memperoleh gelar master dan doktor di bidang kesehatan masyarakat dari University of Michigan pada tahun 1987.[3]

Karier

Purnawan mengawali kariernya sebagai dosen di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia dengan spesialisasi manajemen pelayanan kesehatan. Ia mengajar perencanaan kesehatan regional, manajemen logistik, penilaian risiko dan solvabilitas sendiri, serta kepemimpinan strategis dan pemikiran sistem.[3] Ia kemudian mengaajar sekolah pascasarjana dan menjabat sebagai koordinator program pembangunan perkotaan.[2]

Purnawan terpilih sebagai ketua program pascasarjana universitas tersebut pada tanggal 30 Agustus 2004[2] dan mulai menjabat pada tanggal 6 September 2004.[5] Sebelum terpilih, ia sempat mengikuti seleksi sebagai dekan fakultas kesehatan masyarakat. Beliau mengumumkan rencananya untuk menyediakan sertifikat pascasarjana setelah setiap semester, dan meningkatkan jumlah staf pengajar.[2] Selama masa jabatannya, beliau diangkat sebagai guru besardalam administrasi dan kebijakan kesehatan di universitas tersebut pada tanggal 1 Desember 2006. Pidato pengukuhannya sebagai profesor penuh, berjudul Jalan Cerdas Menuju Sehat, dibacakan pada tanggal 1 September 2007.[6]

Pada pemilu Indonesia 2019, Purnawan dicalonkan sebagai calon anggota DPR dari daerah pemilihan X Jawa Timur, yang meliputi Kabupaten Lamongan dan Kabupaten Gresik.[7] Ia merupakan salah satu dari dua guru besar tetap yang diajukan oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, bersama Hasbullah Thabrany yang juga dari Fakultas Kesehatan Masyarakat. Purnawan tidak terpilih dalam pemilu tersebut.[8]

Selama pandemi COVID-19 di Indonesia, Purnawan bergabung dengan pemerintahan dan organisasi kedokteran. Ia ditunjuk sebagai Tim Ahli Evaluasi Tim Percepatan Pencegahan Anak Kerdil yang bertugas langsung di bawah sekretariat wakil presiden Ma'ruf Amin.[9][10] Dalam posisinya, Purnawan menyampaikan kesulitan yang dihadapi pemerintah untuk meningkatkan penurunan tingkat stunting.[11]

Beliau menjabat sebagai ketua Aliansi Telemedik Indonesia. Selama kepemimpinannya, organisasi tersebut terlibat dalam mempromosikan telemedis di Indonesia. Beliau mengawasi perluasan layanan telemedis di luar pulau utama Jawa di Indonesia dan dukungan untuk layanan telemedis selama kebijakan pembatasan sosial.[12] Dalam rangka meningkatkan efektivitas penanganan pandemi COVID-19, Aliansi Telemedis Indonesia menandatangani perjanjian kerja sama dengan Kementerian Kesehatan[13] dan Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa.[14] Purnawan juga menjabat sebagai ketua Badan Pengembangan Pendidikan Keprofesian Berkelanjutan di bawah Ikatan Dokter Indonesia.[15] Di bawah kepemimpinannya, lembaga tersebut menerbitkan panduan untuk program pendidikan kedokteran berkelanjutan.[16]

Kehidupan pribadi

Purnawan menikah dengan Jenni Christiani dan memiliki dua orang anak.[butuh rujukan]

Referensi

  1. ↑ "Data Calon Anggota DPR". Komisi Pemilihan Umum. Diarsipkan dari asli tanggal 18 Oktober 2021. Diakses tanggal 7 Juni 2025.
  2. 1 2 3 4 "Purnawan Junadi Ketua Program Pascasarjana UI". Universitas Indonesia. 31 Januari 2004. Diarsipkan dari asli tanggal 15 Januari 2005. Diakses tanggal 7 Juni 2025.
  3. 1 2 3 "Prof. dr. Purnawan Junadi M.P.H., Ph.D." FKM UI. Diakses tanggal 7 Juni 2025.
  4. ↑ Junadi, Purnawan; Soemasto, A. S.; Amelz, H. (1982). "Kapita selekta kedokteran". Edisi ke-2. Media Aescalapius FKUI, Jakarta.
  5. ↑ "Pelantikan Ketua Program dan Pimpinan Fakultas Hukum". Universitas Indonesia. 6 September 2004. Diarsipkan dari asli tanggal 15 Januari 2005. Diakses tanggal 7 Juni 2025.
  6. ↑ "Daftar Guru Besar FKM UI". Humas UI. Humas UI. Diarsipkan dari asli tanggal 2015-06-26. Diakses tanggal 7 Juni 2025.
  7. ↑ Content Intelligence. "Caleg DPR RI Dapil X Jawa Timur" [Calon Anggota DPR Daerah Pemilihan 10 Jawa Timur]. Infogram. Infogram. Diakses tanggal 7 Juni 2025.
  8. ↑ Prabowo, Haris (17 Juli 2018). "Para Menteri, Akademisi, dan Artis yang Jadi Caleg PDIP" [Menteri, Akademisi, dan Artis yang Maju sebagai Caleg PDIP]. Tirto.
  9. ↑ Purnama, Ratna. "FKM UI Luncurkan Buku Pencegahan Stunting" [FKM UI Luncurkan Buku Pencegahan Stunting]. SINDOnews. Diakses tanggal 7 Juni 2025.
  10. ↑ Admin, Redaksi. "Webinar LPPM Nasional UKI Kerjasama dengan Pemprov NTT" [Webinar Nasional LPPM UKI Kerjasama dengan Pemprov NTT]. Berita Cendana. Diakses tanggal 7 Juni 2025.
  11. ↑ Frans, Nike (21 Oktober 2020). "Reportase Webinar: Kemitraan Multisektoral untuk Penurunan Stunting di Indonesia" [Webinar Report: Kemitraan Multisektoral untuk Mengurangi Stunting di Indonesia]. Jaringan Pangan dan Gizi Indonesia. Diakses tanggal 7 Juni 2025.
  12. ↑ antaranews.com (2022-02-15). "ATENSI: 17 telemedisin perluas layanan hingga luar Jawa-Bali". Antara News. Diakses tanggal 2025-06-07.
  13. ↑ "Menanggulangi COVID-19, Atensi Indonesia Jalin Kerja Sama dengan Kemenkes". linksehat.com. Diakses tanggal 2025-06-07.
  14. ↑ antaranews.com (20-12-2020). "UNDP dan ATENSI kolaborasi perkuat industri telemedisin". Antara News. Diakses tanggal 2025-06-07. ;
  15. ↑ "Stuktur Organisasi" [Struktur Organisasi]. Ikatan Dokter Indonesia. 7 Juni 2025. Diakses tanggal 7 Juni 2025.
  16. ↑ Junadi, Purnawan; Sedyawan, Jetty R.H; Akbar, Muhammad; Lestarini, Dewi; Purnama, Dharmawan Ardi; Kamal, Kasyunnil; Bustamam, Irsyad; Putri, Yosi Eka; Nasution, Nidyasari Pintor; Agustina, Citra Fitri; Rufiany; Luza, Yan Bani; Birowo, Tunggul; Ch, Rachmawati (24-03-2021). Pedoman Pelaksanaan Program P2KB edisi ke-4 [Pedoman Penyelenggaraan Program P2KB edisi ke-4] (PDF). Jakarta, Indonesia. ; ;
Artikel ini membutuhkan tambahan kategori atau kategori yang lebih spesifik. Silakan bantu menambahkan kategori lain. (Juli 2025)

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Pendidikan
  2. Karier
  3. Kehidupan pribadi
  4. Referensi

Artikel Terkait

Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia

pemerintahan tandingan di Sumatra Tengah (1958–1961)

Daftar perguruan tinggi kementerian dan lembaga di Indonesia

artikel daftar Wikimedia

Daftar alumni Universitas Indonesia

artikel daftar Wikimedia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026