Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Pulau Mega

Pulau Mega adalah pulau terluar Indonesia yang terletak di samudra Hindia dan berbatasan dengan negara India. Pulau Mego ini merupakan bagian dari wilayah pemerintah kabupaten Bengkulu Utara, provinsi Bengkulu.

pulau di Kabupaten Bengkulu Utara, Bengkulu
Diperbarui 23 April 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Pulau Mega
Mego
Gambar pulau Mega sebagai pulau terluar Indonesia, yang terletak di Samudra Hindia.
Geografi
LokasiAsia Tenggara
Koordinat04°1′12″LS, 101°1′49″BT
KepulauanSumatra
Pemerintahan
NegaraIndonesia
Kependudukan
Penduduktidak berpenghuni jiwa

Pulau Mega adalah pulau terluar Indonesia yang terletak di samudra Hindia dan berbatasan dengan negara India. Pulau Mego ini merupakan bagian dari wilayah pemerintah kabupaten Bengkulu Utara, provinsi Bengkulu.

Pulau ini berada di sebelah barat dari kota Bengkulu dengan luas 293.36 ha dan tidak berpenghuni, hanya sebagai tempat persinggahan para nelayan.[butuh rujukan]

Dimensi Pulau

Keliling pulau Mega adalah 7.70 km dengan panjang 3.26 km dan lebar terpanjang adalah 1.26 km serta lebar tersempit 0.71 Km. Secara astronomis, Pulau Mega berada di posisi: 4° 1′ 12″ LS, 101° 1′ 49″ BT.[butuh rujukan]

Topografi

Pulau Mego berkontur landai dengan batuan berupa karang di beberapa bagian pantai terutama di selatan pulau. Setelah bencana Tsunami melanda, pulau Mego mengalami kerusakan lingkungan yang cukup parah. Terumbu karang terangkat hingga ke permukaan. Pohon pohon kelapa dan pohon lainnya masih terlihat berserakan di pesisir pantai. Secara umum pantai pulau Mega berpasir putih dan halus. Hanya di bagian barat saja pasir kasar dengan batuan kecil dijumpai. Dasar pantai pulau Mega berupa karang dan lumpur.[butuh rujukan]

Penduduk

Pulau Mego tak berpenghuni, namun penduduk musiman datang dari Sikakap, pulau Pagai Selatan, Kepulauan Mentawai. Penduduk Sikakap datang untuk memetik kelapa dengan kopra sebagai produk turunannya.[butuh rujukan]

Vegetasi

Vegetasi pulau Mega didominasi pohon Kelapa. Kelapa mudah ditemukan di setiap bagian pulau, terutama di pesisir pantainya. Selain itu, tanaman perdu dan palem ditemukan di pesisir dan bagian tengah pulau. Pohon Bakau hanya ditemukan di bagian selatan pulau.[butuh rujukan]

Fasilitas Pulau

Sarana bantu navigasi berupa mercusuar ditemukan di pulau Mega. Keberadaanya sangat memudahkan navigasi kapal yang sedang melintasi pulau ini. Lampu mercusuar berjalan dengan baik. Mercusuar dijaga oleh dua orang petugas.[butuh rujukan]

Keadaan Pulau

Letak pulau Mega terpencil, dengan akses yang sangat sulit. Berada di perairan Samudera Hindia, ancaman yang datang cukup banyak. Tanpa adanya petugas Marinir pulau terluar yang berjaga, Pencurian ikan bisa dengan mudah dilakukan oleh nelayan asing.[butuh rujukan]

Perairan sekitar pulau Mega sering terjadi gelombang tinggi, kondisi ini membuat beberapa bagian pantai mengalami abrasi. Memperbanyak pohon bakau dan penahan gelombang harus segera dilakukan. Selain itu, petugas Marinir harus disiagakan di pulau ini.[butuh rujukan]

Referensi

Pranala luar

  • (Indonesia)
  • l
  • b
  • s
Pulau di Bengkulu
Kota Bengkulu
  • Pulau Tikus Bengkulu
Kabupaten Bengkulu Utara
  • Pulau Enggano
  • Pulau Mega
  • Pulau Merbau Bengkulu
  • Pulau Satu
  • Pulau Dua
  • Pulau Bangkai
  • Pulau Dua Satu
  • Pulau Tapak Bali
  • Pulau Arifin
Lihat juga: Daftar pulau di Sumatera dan Indonesia
Ikon rintisan

Artikel bertopik pulau di Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Dimensi Pulau
  2. Topografi
  3. Penduduk
  4. Vegetasi
  5. Fasilitas Pulau
  6. Keadaan Pulau
  7. Referensi
  8. Pranala luar

Artikel Terkait

Daftar kabupaten dan kota di Bengkulu

artikel daftar Wikimedia

Kabupaten Bengkulu Utara

kabupaten di Provinsi Bengkulu

Kota Bengkulu

kota di Provinsi Bengkulu

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026