Psikodiagnostika merupakan suatu metode diagnosis untuk mengenali kepribadian seseorang secara mendalam. Metode ini digunakan untuk memahami kondisi psikis seseorang yang akan didiagnosis. Psikodiagnostika awalnya digunakan untuk kepentingan masalah di bidang klinis. Namun seiring perkembangan zaman, metode ini tidak hanya digunakan untuk masalah di bidang klinis saja, tetapi juga di bidang non-klinis seperti bidang industri, organisasi, pendidikan, dan sosial.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Artikel ini membutuhkan lebih banyak pranala ke artikel lain untuk meningkatkan kualitasnya. (Desember 2022) |
Psikodiagnostika merupakan suatu metode diagnosis untuk mengenali kepribadian seseorang secara mendalam. Metode ini digunakan untuk memahami kondisi psikis seseorang yang akan didiagnosis. Psikodiagnostika awalnya digunakan untuk kepentingan masalah di bidang klinis. Namun seiring perkembangan zaman, metode ini tidak hanya digunakan untuk masalah di bidang klinis saja, tetapi juga di bidang non-klinis seperti bidang industri, organisasi, pendidikan, dan sosial.[1]
Dalam ilmu psikologi, psikodiagnostika mempunyai aspek teori yang dikembangkan serta praktiknya secara langsung. Psikodiagnostika berisi berbagai metode-metode yang akan mengidentifikasi dan mengukur kepribadian dan karakteristik seseorang. Metode ini biasanya dikaji lebih lanjut dalam tingkat universitas, Metode yang ada di dalam psikodiagnostika diantaranya metode observasi, wawancara, ataupun dengan pengambilan angket.[2]