Pro-Katedral Bandar Seri Begawan atau yang bernama resmi Prokatedral Santa Maria Diangkat ke Surga atau singkatnya Gereja Santa Maria Diangkat ke Surga, adalah sebuah gereja prokatedral Katolik yang terletak di kota Bandar Seri Begawan, ibu kota distrik Brunei-Muara, di tengah-utara negara Brunei, dan ujung utara pulau Kalimantan.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Pro-Katedral Bandar Seri Begawan | |
|---|---|
| Prokatedral Santa Maria Diangkat ke Surga | |
Koordinat: 4°53′42.09″N 114°56′19.69″E / 4.8950250°N 114.9388028°E / 4.8950250; 114.9388028Lihat peta diperbesar Koordinat: 4°53′42.09″N 114°56′19.69″E / 4.8950250°N 114.9388028°E / 4.8950250; 114.9388028Lihat peta diperkecil | |
| Informasi umum | |
| Lokasi | Bandar Seri Begawan |
| Negara | Brunei Darussalam |
| Denominasi | Gereja Katolik Roma |
| Situs web | Website Resmi Pro-Katedral Bandar Seri Begawan |
| Sejarah | |
| Nama sebelumnya | Gereja Santo George[1] |
| Dedikasi | Bunda Maria dari Asumsi[1] |
| Tanggal dedikasi | 15 Agustus 1969[1] |
| Tanggal konsekrasi | 15 Agustus 1969[1] |
| Arsitektur | |
| Status | Prokatedral, gereja paroki |
| Status fungsional | Aktif |
| Tipe arsitektur | Gereja Katedral |
| Dibangun | 1957[1] |
| Selesai | 1969[1] |
| Administrasi | |
| Keuskupan | Vikariat Apostolik Brunei Darussalam |
| Klerus | |
| Uskup | sede vacante |
| Jumlah imam | Pastor Arin Augustine Sugit |
Pro-Katedral Bandar Seri Begawan atau yang bernama resmi Prokatedral Santa Maria Diangkat ke Surga[2] atau singkatnya Gereja Santa Maria Diangkat ke Surga,[3] adalah sebuah gereja prokatedral Katolik yang terletak di kota Bandar Seri Begawan,[4][5] ibu kota distrik Brunei-Muara, di tengah-utara negara Brunei,[6] dan ujung utara pulau Kalimantan.
Sebelum gereja ini dibangun pada tahun 1957, sebuah kapel kecil, sekolah, dan rumah pastor sudah ada. Seorang Katolik setempat, George Newn Ah Foott, menyumbangkan tanah tempat bangunan ini dibangun. Gereja baru menggantikan kapel.[7]
Pembangunan gereja saat ini dimulai pada tahun 1957 membutuhkan waktu 12 tahun untuk menyelesaikannya. Gereja tersebut ditahbiskan pada 15 Agustus 1969, pada hari raya Perawan Maria Diangkat ke Surga. Sebuah lukisan indah Maria Diangkat ke Surga, tepat di bawah salib Yesus, menghiasi latar belakang altar utama gereja.
Gereja ini merupakan katedral prokatedral atau sementara dari yurisdiksi gerejawi, mengikuti ritus Romawi atau Latin dan berfungsi sebagai tempat kedudukan Vikariat Apostolik Brunei Darussalam (Vicariatus Apostolicus Bruneiensis) yang memperoleh status tersebut pada tahun 2004 oleh bulla "Ad aptius consulendum" Paus Yohanes Paulus II.
Prokatedral ini berada di bawah tanggung jawab pastoral Kardinal Cornelius Sim hingga 29 Mei 2021. Gereja ini merupakan gereja terbesar di Brunei dan berada di jantung ibu kota.