Prigi Arisandi adalah biolog, aktivis lingkungan hidup, dan aktor berkebangsaan Indonesia. Ia merupakan lulusan Universitas Airlangga dengan jurusan biologi. Prigi juga merupakan pendiri ECOTON atau Yayasan Kajian Ekologi dan Konservasi Lahan Basah. Ia mendapat penghargaan Anugerah Lingkungan Goldman pada tahun 2011, berkat upaya dan usahanya dalam mengurangi polusi industri di Sungai Surabaya. Pada 2024, ia menerima penghargaan Environmental Humanitarian Award untuk individu dari Humanity Awards.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| Prigi Arisandi | |
|---|---|
| Lahir | Prigi Arisandi 24 Januari 1976 Kabupaten Gresik, Jawa Timur |
| Kebangsaan | Indonesia |
| Almamater | Universitas Airlangga |
| Pekerjaan | aktivis lingkungan hidup, biolog, aktor |
| Tahun aktif | 2011-sekarang |
| Penghargaan | Anugerah Lingkungan Goldman |
| |
Prigi Arisandi (lahir 24 Januari 1976) adalah biolog, aktivis lingkungan hidup, dan aktor berkebangsaan Indonesia. Ia merupakan lulusan Universitas Airlangga dengan jurusan biologi. Prigi juga merupakan pendiri ECOTON (Ecological Observation and Wetland Conservations) atau Yayasan Kajian Ekologi dan Konservasi Lahan Basah.[1] Ia mendapat penghargaan Anugerah Lingkungan Goldman pada tahun 2011, berkat upaya dan usahanya dalam mengurangi polusi industri di Sungai Surabaya.[2][3] Pada 2024, ia menerima penghargaan Environmental Humanitarian Award untuk individu dari Humanity Awards.[4]
| Tahun | Judul | Peran | Produksi |
|---|---|---|---|
| 2021 | Pulau Plastik: Perjalanan dan Catatan untuk Masa Depan | Diri Sendiri | Visinema Pictures Kopernik Akarumput WatchdoC |