Prajogo Pangestu terlahir dengan nama Pang Djoen Phen adalah seorang pengusaha Indonesia yang merupakan pendiri dari Barito Pacific. Dengan harta mencapai US$74,7 milliar per tanggal 6 September 2024 atau sekitar Rp1.151,33 triliun, ia adalah orang (individu) terkaya di Indonesia dan Asia Tenggara juga orang terkaya ke-33 di dunia per tanggal 5 Februari 2025.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Prayogo Pangestu | |
|---|---|
![]() | |
| Lahir | Phang Djoen Phen 13 Mei 1944 Bengkayang, Hindia Belanda |
| Tempat tinggal | Jakarta, Indonesia[1] |
| Almamater | Sekolah Menengah Ekonomi Atas (SMEA) Singkawang[1] |
| Pekerjaan | Pengusaha |
| Organisasi | Barito Pacific Chandra Asri Pacific |
| Kekayaan bersih | US$ 74,7 miliar (#22 Dunia)[2] (September 2024) |
| Suami/istri | Herlina Tjandinegara |
| Anak | 3 |
| Situs web | www |
Prajogo Pangestu terlahir dengan nama Pang Djoen Phen (Hanzi: 彭雲鵬; Pe̍h-ōe-jī: Phênn Hûn Phîng; lahir 13 Mei 1944)[1] adalah seorang pengusaha Indonesia yang merupakan pendiri dari Barito Pacific. Dengan harta mencapai US$74,7 milliar[3] per tanggal 6 September 2024 atau sekitar Rp1.151,33 triliun (kurs 1US$=15.377 IDR),[4] ia adalah orang (individu) terkaya di Indonesia dan Asia Tenggara juga orang terkaya ke-33 di dunia per tanggal 5 Februari 2025.[5]
Ia merupakan pemilik dari Grup Barito Pacific, yang meliputi PT Barito Pacific Tbk, PT Barito Renewables Energy Tbk, PT Chandra Daya Investasi Tbk, PT Petrosea Tbk, PT Chandra Asri Pacific Tbk, dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk.[6]
Ia memiliki bidang usaha di petrokimia dan energi terbarukan, yang mencakup sebagian besar dari portofolio bisnisnya. [7]
Ia merupakan pendiri Bakti Barito Foundation atau Yayasan Bakti Barito, bersama istrinya. Yayasan tersebut berfokus pada program-program filantropi dari Grup Barito Pacific di bidang lingkungan, sosial, pendidikan dan kemasyarakatan. [8]
Pada tahun 2019, Forbes menempatkannya sebagai orang terkaya ke-3 di Indonesia dengan kekayaan bersih US$7,6 miliar.[9]
Pada 13 Agustus 2019, Ia dianugerahi Bintang Jasa Utama oleh Presiden Joko Widodo.[10]