Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Pondok Pesantren Darussalam Martapura

Pondok Pesantren Darussalam adalah sebuah pondok pesantren yang berlokasi di kawasan Pasayangan, Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Indonesia. Ponpes ini didirikan pada tanggal 14 Juli 1914 oleh K.H. Jamaluddin, di mana pondok pesantren ini merupakan pondok pesantren tertua di Kalimantan dan sudah memiliki ribuan santri dan jutaan alumni.

pondok pesantren di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan
Diperbarui 23 Maret 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Pondok Pesantren Darussalam Martapura
Artikel ini membutuhkan rujukan tambahan agar kualitasnya dapat dipastikan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.
Cari sumber: "Pondok Pesantren Darussalam Martapura" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
Pondok Pesantren Darussalam Martapura
Alamat
Jl. K.H. Kasyful Anwar No.8, Pasayangan, Kecamatan Martapura

Banjar
,
Kalimantan Selatan

Indonesia
Koordinat3°24'5.66888"S, 114°50'48.18818"E
Informasi
JenisPondok pesantren
AfiliasiIslam
Didirikan1914; 112 tahun lalu (1914)
PendiriK.H. Jamaluddin
PengasuhK.H. Hasanuddin
Lain-lain
Moto
Pondok Pesantren Darussalam tahun 2025

Pondok Pesantren Darussalam adalah sebuah pondok pesantren yang berlokasi di kawasan Pasayangan, Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Indonesia. Ponpes ini didirikan pada tanggal 14 Juli 1914 oleh K.H. Jamaluddin, di mana pondok pesantren ini merupakan pondok pesantren tertua di Kalimantan dan sudah memiliki ribuan santri dan jutaan alumni.[1][2][3]

Sejarah dan perkembangan

Pondok Pesantren Darussalam berdiri 14 Juli 1914 di Martapura, Kalimantan Selatan. KH. Jamaluddin, salah seorang Ulama terkemuka pada saat itu adalah pendiri sekaligus pemimpin pertama pesantren Darussalam. Berlokasi di Jl. K.H.M. Kasyful Anwar Pasayangan Martapura, pesantren tersebut memiliki peran penting bagi sejarah perkembangan islam di Kalimantan Selatan. Pesantren Darussalam kemudian menjadi acuan bagi perkembangan pesantren-pesantren lain yang berdiri kemudian di provinsi tersebut.

Keputusan KH. Jamaluddin untuk mendirikan pesantren dilandasi dengan semangat dalam rangka pengembangan agama islam di wilayah Kalimantan Selatan. Selain itu, daerah ini memang dikenal memiliki tradisi keagamaan yang sangat kuat. Bahkan, sejumlah ulama Indonesia terkemuka berasal dari daerah ini. Oleh karena itu, KH. Djamaluddin kemudian melihat bahwa pesantren merupakan satu upaya terbaik saat itu untuk mengembangkan islam, khususnya di wilayahnya. Setelah dia meninggal dunia digantikan oleh KH. Hasan Ahmad.

Pada awal berdirinya, pesantren Darussalam menggunakan sistem pengajaran tradisional. Materi-materi yang diajarkan terbatas hanya di bidang keagamaan. Begitu pula, bangunan pesantren masih sangat sederhana, hanya untuk pengajaran keagamaan dengan cara halaqah, di mana para murid duduk bersimpuh mengelilingi guru sambil mendengarkan materi keagamaan yang diberikan.

Perkembangan pesantren Darussalam mengalami lompatan besar ketika pesantren dipimpin KH. Kasyful Anwar. Ia menggantikan KH. Hasan Ahmad. Dia menjadi pimpinan pesantren dari tahun 1922 hingga 1940. Pada periode itulah, sejumlah pembaruan dilakukan dalam rangka meningkatkan pendidikan pesantren. Ia melakukan pemugaran gedung lama diganti gedung baru bertingkat. Gedung itu memiliki enam belas lokal, yang digunakan baik sebagai ruang belajar maupun kantor.

Selain itu, pembaruan yang dilakukan KH. Kasyful Anwar adalah memperkenalkan sistem klasikal / madrasah pada sistem pendidikan tradisional dengan sistem kelas berjenjang. Mulai dari Tahdiriyah selama 3 tahun, Ibtidaiyah 3 tahun, dan Tsanawiyah 3 tahun. KH. Kaysful Anwar juga melakukan pembaruan pada kurikulum. Ia tidak lagi membatasi pendidikan pesantren pada mata pelajaran agama islam, tetapi juga memasukkan mata pelajaran umum dalam kurikulum yang berlaku dipesantren.

Modernisasi pesantren Darussalam terus berlangsung sejalan dengan perkembangan masyarakat sekitar. Kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan yang makin beragam – yang tidak hanya terbatas dibidang keagamaan – senantiasa memperoleh perhatian yang sangat besar dari pengelola pesantren Darussalam pada periode berikutnya. Oleh karena itu, saat ini pesantren Darussalam tidak hanya mendirikan lembaga pendidikan islam madrasah, tetapi juga lembaga pendidikan umum. Pesantren yang berlokasi di Martapura juga memiliki SMP, SPP (Sekolah Pertanian) yang menggunakan kurikulum dari departemen pertanian, dan STM yang mengacu pada Depdiknas. Bahkan, pesantren juga mendirikan Sekolah Tinggi Agama Islam yang dipadu dengan sistem pesantren.

Sebagaimana pesantren lainnya, pesantren darussalam Martapura juga mengembangkan ciri khas untuk menyedot para santri dari daerah sekitarnya. Adapun ciri khas pesantren ini:

  • Kurikulum pesantren mengacu pada kitab kuning, sementara sekolah menggunakan sistem klasikal.
  • Pesantren memiliki hubungan sangat dekat dengan masyarakat (community based institution), sehingga Darussalam sekaligus berfungsi sebagai tempat penyelenggaraan kegiatan – kegiatan sosial keagamaan masyarakat.

Penyelenggaraan pendidikan

Pesantren Darussalam yang merupakan pesantren pioneer di wilayah Kalimantan Selatan memiliki sejumlah pendidikan formal. Mulai dari Ibtidaiyah, hingga perguruan tinggi berjajar di pesantren tersebut. Adapun lokasinya khusus di jalan Perwira Komplek Pangeran Antasari Martapura, yang juga sekarang di tambah dengan pendidikan ekstra kurikuler Ula’ dan Wustho Salafiyah pada tempat dan waktu belajar tersendiri. Sedangkan untuk pendidikan diniyah, pesantren menerapkan kurikulum tersendiri.

Sebagaimana pesantren lainnya, pesantren Darussalam Martapura juga sangat memperhatikan pengembangan minat dan bakat para santri. Untuk itu Darussalam juga menyelenggarakan kegiatan ekstra kurikuler antara lain: pengajian Kitab kuning, kursus kerajinan batu aji, kursus otomotif dan las listrik / karbit, kursus menjahit.

Kegiatan Ekonomi

Sebagai pesantren tua di Kalimantan Selatan, Darussalam juga menyelenggarakan kegiatan ekonomi:

  • Kopontren Darussalam
  • Warung Serba Ada
  • Toko Kitab
  • Warpostel
  • Kebun Karet
  • Persawahan
  • Bengkel las
  • Percetakan / Fotokopi

Pimpinan

  • K.H. Jamaluddin (1914-1919)
  • K.H. Hasan Ahmad (1919-1922)
  • K.H. Muhammad Kasyful Anwar (1922-1940)
  • K.H. Abdul Qodir Hasan (1940-1959)
  • K.H. Anang Sya’rani Arif (1959-1969)
  • K.H. Muhammad Salim Ma’ruf (1969-1976)
  • K.H. Badruddin (1976-1992)
  • K.H. Abdus Syukur (1992-2007)
  • K.H. Khalilurrahman (2008-2019)
  • K.H. Hasanuddin (2019-sekarang)

Galeri

  • Papan nama Pondok Pesantren Darussalam yang berada di pinggir Jalan Ahmad Yani, Martapura
    Papan nama Pondok Pesantren Darussalam yang berada di pinggir Jalan Ahmad Yani, Martapura
  • Bagian depan Pondok Pesantren Darussalam
    Bagian depan Pondok Pesantren Darussalam
  • Bagian depan Pondok Pesantren Darussalam
    Bagian depan Pondok Pesantren Darussalam
  • Pondok Pesantren Darussalam dengan latar Sungai Martapura
    Pondok Pesantren Darussalam dengan latar Sungai Martapura

Referensi

  1. ↑ Farazela, Sheilla. "Tahulah Pian, Begini Sejarah Awal Berdirinya Ponpes Darusallam di Martapura - Radar Banjarmasin". Tahulah Pian, Begini Sejarah Awal Berdirinya Ponpes Darusallam di Martapura - Radar Banjarmasin. Diakses tanggal 2025-01-08.
  2. ↑ Darussalam, Awalnya Mengaji Duduk Diarsipkan 2013-02-10 di Wayback Machine. - situs resmi NU, diakses 21 Maret 2014.
  3. ↑ klikkalsel.com (2024-04-26). "Berawal Dari Halaqah, Ponpes Darussalam Kini Berusia 110 Tahun Dengan Ribuan Santri dan Jutaan Alumni". Klikkalsel.com. Diakses tanggal 2025-01-08.

Pranala luar

  • Situs resmi Ponpes Darussalam Diarsipkan 2016-02-11 di Wayback Machine.
  • Situs Media Santri Darussalam Diarsipkan 2016-02-15 di Wayback Machine.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Sejarah dan perkembangan
  2. Penyelenggaraan pendidikan
  3. Kegiatan Ekonomi
  4. Pimpinan
  5. Galeri
  6. Referensi
  7. Pranala luar

Artikel Terkait

Kabupaten Banjar

kabupaten di Provinsi Kalimantan Selatan

Daftar pesantren di Jawa Timur

artikel daftar Wikimedia

Guru Sekumpul

tokoh keagamaan dari Indonesia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026