Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Plotinos

Plotinos adalah seorang filsuf yang mendirikan Mazhab Neo-Platonisme. Plotinos menjadikan pemikiran Plato sebagai inspirasi utamanya. Akan tetapi, pemikiran Plato tersebut digabungkan dengan berbagai aliran filsafat lain pada masanya, termasuk aliran filsafat Timur. Ia lahir pada tahun 204 M dan meninggal pada tahun 270 M.

Wikipedia article
Diperbarui 3 Agustus 2024

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Plotinos
Plotinus
EraFilsafat Klasik
KawasanFilsafat Barat
AliranNeo-Platonism
Minat utama
Platonisme, Metafisika, Mistisisme
Gagasan penting
Yang Esa, Emanasi, Henosis, Nous
Dipengaruhi
  • Ammonius Saccus, Plato, Numenius of Apamea, Alexander of Aphrodisias, dan Platonisme Pertengahan, Pythagoreanisme, Filsafat Persia, Filsafat India
Memengaruhi
  • Porphyry, Iamblichus, Julian the Apostate, Hypatia dari Alexandria, Hierocles dari Alexandria, Proclus, Damascius, Simplicius dari Cilicia, Augustine dari Hippo, Boethius, Pseudo-Dionysius, Johannes Scotus Eriugena, Bonaventure, Gemistus Pletho, Arthur Schopenhauer, Henri Bergson

Plotinos adalah seorang filsuf yang mendirikan Mazhab Neo-Platonisme.[1][2] Plotinos menjadikan pemikiran Plato sebagai inspirasi utamanya.[1][2] Akan tetapi, pemikiran Plato tersebut digabungkan dengan berbagai aliran filsafat lain pada masanya, termasuk aliran filsafat Timur.[2] Ia lahir pada tahun 204 M dan meninggal pada tahun 270 M.[1]

Inti ajaran Neo-Platonisme dapat ditemukan dalam Enneadeis, yang merupakan buku berisi kumpulan karangan Plotinos.[1][2] Buku tersebut diterbitkan oleh muridnya yang bernama Porphyrios (232-301 M).[2] Di dalam buku tersebut, pemikiran Plotinos berpusat pada konsep "Yang Esa" (dalam bahasa Yunani to hen, dan dalam bahasa Inggris the one).[2] Terkadang "Yang Esa" disebut juga sebagai "Yang Baik".[2] "Yang Esa" tersebut tidak dapat dibicarakan, tidak dapat dipikirkan, dan tidak dapat diidentifikasikan.[2] Ia bukan sesuatu dan juga bukan roh. Tidak ada atribut yang melekat kepadanya.[2] Kemudian "Yang Esa" itu merupakan asal dan tujuan segala sesuatu.[2]

Referensi

  1. 1 2 3 4 (Inggris) John M. Dillon. 1999. "Plotinus". In The Cambridge Dictionary of Philosophy. Robert Audi, ed. 714. London: Cambridge University Press.
  2. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Simon Petrus L. Tjahjadi. 2004. Petualangan Intelektual. Yogyakarta: Kanisius. Hal. 91-92.
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • ISNI
  • VIAF
    • 2
    • 3
    • 4
    • 5
    • 6
    • 7
    • 8
    • 9
    • 10
    • 11
    • 12
    • 13
    • 14
  • GND
  • FAST
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Prancis
  • Data BnF
  • Jepang
  • Italia
  • Australia
  • Republik Ceko
  • Spanyol
  • Portugal
    • 2
  • Belanda
  • Norwegia
  • Latvia
  • Kroasia
  • Yunani
  • Argentina
  • Korea
  • Swedia
  • Polandia
  • Vatikan
  • Israel
  • Katalonia
  • Belgia
Akademik
  • CiNii
Seniman
  • ULAN
  • MusicBrainz
Orang
  • Trove
  • Deutsche Biographie
  • DDB
Lain-lain
  • IdRef
  • SNAC
  • İslâm Ansiklopedisi
  • Yale LUX


Flag of YunaniBiography icon

Artikel bertopik biografi Yunani ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi

Artikel Terkait

Al-Kindi

Ilmuwan Muslim di bidang astrologi, astronomi, bahasa, farmakologi, filsafat, geografi, kimia, matematika, meteorologi, optik, psikologi, dan zoologi | Dokter asal Kekhalifahan Abbasiyah

Zeus

Pemimpin para dewa Olimpus

Moksa

tantangan Plotinus terhadap kaum Gnostik, dengan satu perbedaan penting: Plotinos menuduh kaum Gnostik karena menukar sebuah seperangkat kebajikan antroposentris

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026