Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiPlica semilunaris dari konjungtiva
Artikel Wikipedia

Plica semilunaris dari konjungtiva

Plica semilunaris adalah lipatan kecil pada bulbar konjungtiva pada canthus tengah pada mata. Organ ini longgar, sehingga gerakan mata tidak terbatasi. Ini adalah sisa-sisa vestigial dari membran kedip yang ada pada hewan-hewan lainnya semisal burung, reptil, dan ikan. Organ ini jarang terdapat pada mamalia, dan biasanya hanya ada pada monotreme dan marsupial. Otot yang terkait dengannya juga merupakan vestigial. Plica semilunaris pada orang Afrika dan penduduk asli Australia sedikit lebih besar daripada ras lainnya. Hanya satu spesies primata, yakni Angwantibo Calabar, yang diketahui memiliki membran kedip yang masih berfungsi.

Wikipedia article
Diperbarui 10 Juli 2021

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Plica semilunaris dari konjungtiva
Plica semilunaris dari konjungtiva
Tampak depan mata kiri dengan kelopak mata yang dijauhkan untuk menunjukkan medial canthus. (Plica semilunaris dilabeli pada kiri tengah).
Rincian
Pengidentifikasi
Bahasa Latinplica semilunaris conjunctivae
TA98A15.2.07.048
TA26841
FMA59045
Daftar istilah anatomi
[sunting di Wikidata]

Plica semilunaris adalah lipatan kecil pada bulbar konjungtiva pada canthus tengah pada mata. Organ ini longgar, sehingga gerakan mata tidak terbatasi. Ini adalah sisa-sisa vestigial dari membran kedip ("kelopak mata ketiga") yang ada pada hewan-hewan lainnya semisal burung, reptil, dan ikan. Organ ini jarang terdapat pada mamalia, dan biasanya hanya ada pada monotreme dan marsupial.[1] Otot yang terkait dengannya juga merupakan vestigial.[2] Plica semilunaris pada orang Afrika dan penduduk asli Australia sedikit lebih besar daripada ras lainnya.[2] Hanya satu spesies primata, yakni Angwantibo Calabar, yang diketahui memiliki membran kedip yang masih berfungsi.[3]

Catatan kaki

  1. ↑ Owen, R. 1866–1868. Comparative Anatomy and Physiology of Vertebrates. London.
  2. 1 2 Darwin, Charles (1871). The Descent of Man, and Selection in Relation to Sex. John Murray: London.
  3. ↑ Montagna, W.; Machida, H.; Perkins, E.M. (1966). "The skin of primates XXXIII.: The skin of the angwantibo". American Journal of Physical Anthropology. 25 (3): 277–290. doi:10.1002/ajpa.1330250307. PMID 5971502.
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
  • Terminologia Anatomica

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Catatan kaki
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026