Pinus jeffrey atau yang dikenal sebagai Jeffrey pine, Jeffrey’s pine, yellow pine, dan black pine, adalah spesies pohon pinus dari Amerika Utara. Pohon ini terutama ditemukan di California, tetapi juga menjangkau bagian paling barat Nevada, barat daya Oregon, dan utara Baja California di Meksiko. Nama spesies ini diberikan untuk menghormati John Jeffrey, seorang ahli botani yang mendokumentasikannya.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| Pinus Jeffrey | |
|---|---|
| Sekelompok pohon Pinus jeffrey tumbuh di dataran tinggi vulkanik di selatan Danau Mono, California. | |
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | Plantae |
| Klad: | Tracheophyta |
| Klad: | Gymnospermae |
| Divisi: | Pinophyta |
| Kelas: | Pinopsida |
| Ordo: | Pinales |
| Famili: | Pinaceae |
| Genus: | Pinus |
| Spesies: | P. Jeffrey |
| Nama binomial | |
| Pinus Jeffrey | |
Pinus jeffrey atau yang dikenal sebagai Jeffrey pine, Jeffrey’s pine, yellow pine,[1] dan black pine,[2] adalah spesies pohon pinus dari Amerika Utara. Pohon ini terutama ditemukan di California, tetapi juga menjangkau bagian paling barat Nevada, barat daya Oregon, dan utara Baja California di Meksiko.[3] Nama spesies ini diberikan untuk menghormati John Jeffrey, seorang ahli botani yang mendokumentasikannya.
Pinus jeffreyi merupakan pohon konifer besar yang selalu hijau, dengan tinggi mencapai 25 hingga 40 meter, dan jarang hingga 53 meter, meskipun pohon cenderung lebih kecil jika tumbuh di dekat garis pohon. Daunnya berbentuk jarum, tersusun dalam kelompok tiga, tebal, berwarna abu-abu kehijauan, panjang 12–28 cm.[4] Bonggol (cone) panjangnya 12–30 cm,[4][5] berwarna ungu gelap saat muda dan matang menjadi cokelat pucat, dengan sisik kayu tipis yang memiliki duri pendek mengarah ke dalam. Biji berwarna cokelat panjang 10–12 mm, dengan sayap besar berukuran 15–25 mm.[4]
Pinus jeffrey sangat mirip dengan Pinus ponderosa. Salah satu cara membedakan keduanya adalah melalui duri pada sisik bonggol: duri P. jeffreyi mengarah ke dalam sehingga terasa halus saat disentuh, sedangkan duri P. ponderosa mengarah keluar dan terasa tajam. Cara mudah mengingatnya adalah “gentle Jeffrey” versus “prickly ponderosa”. Jarum P. jeffreyi juga berwarna abu-abu kehijauan (glaucous), lebih gelap daripada P. ponderosa, dengan bonggol lebih berat dan biji lebih besar. Kulit pohon P. jeffreyi memiliki sisik kecil berwarna cokelat kemerahan, dibandingkan dengan kulit P. ponderosa yang lebih lebar dan berwarna oranye.[5][6]
Pohon ini memiliki aroma khas yang beragam, sering digambarkan mirip vanila, lemon, nanas, violet, apel,[7] atau butterscotch, yang dapat dicium dari resin antara sisik kulit pohon.[8] Aroma ini disebabkan oleh komposisi resin yang unik, di mana komponen volatil hampir seluruhnya n-heptana murni, sehingga pohon ini kadang disebut “gasoline tree”. Hidrokarbon ini bahkan digunakan sebagai dasar penentuan angka oktan modern pada akhir 1920-an.[9][10]
Spesimen terbesar berdasarkan volume batang adalah Eureka Valley Giant di Hutan Nasional Stanislaus, dengan batang berisi 129 m³ kayu, tinggi 59 meter, dan diameter 2,5 meter.[11]