Phytosauria adalah sebuah kelompok punah reptil archosauriform Trias Akhir, yang sebagian besar merupakan hewan semi-akuatik. Phytosauria terkadang dirujuk sebagai Parasuchia, Parasuchidae dan Phytosauriade. Semua nama-nama tersebut biasanya dianggap sebagai pengelompokan setara dengan Phytosaria, mengandung spesies-spesies yang sama. Beberapa studi baru telah mengusulkan pendekatan yang lebih bernuansa, mendefinisikan Parasuchidae dan Phytosauridae sebagai klad yang berada di dalam Phytosauria. Phytosauria dicirikan dengan moncongnya yang panjang, dan berzirah tebal, membuatnya terlihat mirip dengan buaya modern baik dalam bentuk, ukuran dan gaya hidup. Hal ini menjadikannya contoh evolusi paralel atau evolusi konvergen.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Phytosauria
| |
|---|---|
| Phytosauria | |
| Taksonomi | |
| Superkerajaan | Holozoa |
| Kerajaan | Animalia |
| Subkerajaan | Bilateria |
| Filum | Chordata |
| Kelas | Reptilia |
| Ordo | Phytosauria |
| Tata nama | |
| Sinonim takson | Parasuchia Huxley, 1875 |
| Genera | |
| |

Phytosauria (Φυτόσαυροι dalam bahasa Yunani, berarti "kadal timbuhan") adalah sebuah kelompok punah reptil archosauriform Trias Akhir, yang sebagian besar merupakan hewan semi-akuatik. Phytosauria terkadang dirujuk sebagai Parasuchia, Parasuchidae dan Phytosauriade. Semua nama-nama tersebut biasanya dianggap sebagai pengelompokan setara dengan Phytosaria, mengandung spesies-spesies yang sama. Beberapa studi baru telah mengusulkan pendekatan yang lebih bernuansa, mendefinisikan Parasuchidae dan Phytosauridae sebagai klad yang berada di dalam Phytosauria. Phytosauria dicirikan dengan moncongnya yang panjang, dan berzirah tebal, membuatnya terlihat mirip dengan buaya modern baik dalam bentuk, ukuran dan gaya hidup. Hal ini menjadikannya contoh evolusi paralel atau evolusi konvergen.
Namanya yang berarti "kadal tumbuhan", merujuk kepada kekeliruan peneliti saat pertamakali menemukan fosil phytosauria, mengiranya sebagai fosil seekor hewan pemakan tumbuhan.[2]