Peter Forsskål adalah seorang ahli botani asal Swedia. Ia merupakan salah satu peneliti tentang khasiat dan kegunaan dari tumbuhan yang tumbuh di semenanjung Arab. Pada tahun 1759, ia menulis sebuah pamflet berjudul Tankar om Borgerliga Friheten yang menentang penindasan serta memperjuangkan hak sipil bagi semua orang di Swedia. Tankar om Borgerliga Friheten kemudian menjadi terlarang peredarannya di Swedia setelah tiga bulan sejak penerbitannya.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Peter Forsskål (Helsinki, 11 Januari 1732 – Yaman, 11 Juli 1763) adalah seorang ahli botani asal Swedia.[1][2] Ia merupakan salah satu peneliti tentang khasiat dan kegunaan dari tumbuhan yang tumbuh di semenanjung Arab.[3] Pada tahun 1759, ia menulis sebuah pamflet berjudul Tankar om Borgerliga Friheten (Pemikiran tentang Kebebasan Sipil) yang menentang penindasan serta memperjuangkan hak sipil bagi semua orang di Swedia.[3] Tankar om Borgerliga Friheten kemudian menjadi terlarang peredarannya di Swedia setelah tiga bulan sejak penerbitannya.[3]
Peter Forsskål dilahirkan di Helsinki pada tanggal 11 Januari 1732 M.[1] Ketika ia lahir, Helsinki yang saat ini termasuk wilayah Finlandia masih termasuk wilayah Swedia.[4] Ia adalah anak dari seorang pendeta paroki bernama Johan Forsskål. Sedangkan ibunya bernama Margareta Kolbeck.[1] Peter Forsskål menamatkan pendidikan di Universitas Uppsala dan Universitas Göttingen di Jerman.[5]
Peter Forsskål bekerja sebagai ahli botani. Ia merupakan salah satu peneliti tentang khasiat dan kegunaan dari tumbuhan yang tumbuh di semenanjung Arab.[2] Peter Forsskål mengadakan ekspedisi pengumpulan spesimen botani dan zoologi sebagai naturalis bagi Raja Denmark. Spesimen yang dikumpulkannya berasal dari Mesir dan Yaman.[3]

Tankar om Borgerliga Friheten (Pemikiran tentang Kebebasan Sipil) merupakan sebuah pamflet berisi tulisan hasil pemikiran Peter Forsskål yang ditulis olehnya pada tahun 1759. Isinya terdiri dari 21 paragraf yang menentang penindasan serta memperjuangkan hak-hak sipil bagi semua orang di Swedia.[3] Di dalam Tankar om Borgerliga Friheten, Peter Forsskål mengemukakan bahwa prasyarat mutlak bagi kebebasan sipil adalah adanya pemerintahan yang terbatas dan kebebasan menulis yang tak terbatas.[6]
Peter Forsskål ketika itu adalah murid dari Carolus Linnaeus yang saat itu menjabat sebagai Wakil Rektor Universitas Uppsala.[7][3] Karena itu ia meminta Universitas Uppsala untuk menerbitkan pamfletnya. Namun Universitas Uppsala menolak untuk menerbitkannya.[3] Penerbitan Tankar om borgerliga friheten akhirnya dilakukan secara pribadi oleh Lars Salvius di Stockholm pada tanggal 23 November 1759. Jumlah pamflet yang diterbitkan sekitar 500 salinan.[3]
Pada hari yang sama ketika pamflet diterbitkan, Kanslikollegium memerintahkan kepada Carolus Linnaeus selaku Wakil Rektor Universitas Uppsala untuk mengambil salinan pamflet yang telah beredar di toko buku maupun yang diberikan kepada warga Uppsala. Alasan penarikan Tankar om borgerliga friheten oleh Kanslikollegium adalah pernyataannya yang memuat prinsip-prinsip berbahaya karena menganjurkan manfaat kebebasan beragama dan secara terbuka mempertanyakan keyakinan agama, serta mendesak penghapusan hak istimewa. Carolus Linnaeus hanya berhasil mengumpulkan sebanyak 79 salinan. Tiga bulan kemudian, Pemerintah Swedia melarang peredaran Tankar om Borgerliga Friheten.[3]
Peter Forsskål meninggal selama mengikuti sebuah ekspedisi ke wilayah Yaman pada tahun 1763.[8] Kematian Peter Forsskål terjadi pada tanggal 11 Juli 1763 akibat terkena malaria.[4]