Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Perusahaan Investasi Tiongkok

China Investment Corporation (CIC) adalah sebuah sovereign wealth fund yang mengelola sebagian cadangan devisa Tiongkok. Sebagai SWF terbesar di Tiongkok, CIC didirikan pada tahun 2007 dengan jumlah aset kelolaan sekitar US$200 miliar, dan telah tumbuh menjadi US$1,3 triliun pada bulan Desember 2024.

Wikipedia article
Diperbarui 23 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Perusahaan Investasi Tiongkok
SWF milik TiongkokTemplat:SHORTDESC:SWF milik Tiongkok
China Investment Corporation
Kantor pusat di New Beijing Poly Plaza
Nama asli
中国投资有限责任公司
Jenis perusahaan
Sovereign wealth fund
IndustriInvestasi
Didirikan2007; 19 tahun lalu (2007)
Kantor pusat
Beijing
,
Tiongkok
Tokoh kunci
Peng Chun (Chairman dan CEO)
Ju Weimin (Wakil Chairman, Presiden, dan CIO)
Laba operasi
Kenaikan US$ 118,012  miliar (2019)[1]
Laba bersih
Kenaikan US$ 110,313  miliar (2019)[1]
AUMKenaikan CNY5,58 triliun (2021) US$0.83 triliun[2]
Total asetKenaikan US$ 1,350  triliun (2023)
Total ekuitasKenaikan US$ 946,934  miliar (2019)[1]
Karyawan
689 (2019)[3]
Anak usahaCentral Huijin Investment
Situs webwww.china-inv.cn Sunting di Wikidata

China Investment Corporation (CIC) adalah sebuah sovereign wealth fund yang mengelola sebagian cadangan devisa Tiongkok. Sebagai SWF terbesar di Tiongkok, CIC didirikan pada tahun 2007 dengan jumlah aset kelolaan sekitar US$200 miliar, dan telah tumbuh menjadi US$1,3 triliun pada bulan Desember 2024.[4]

Sejarah

Hingga tahun 2007, Tiongkok memiliki cadangan devisa sebanyak US$1,4 triliun.[5] Pada saat itu, China Investment Corporation didirikan guna memanfaatkan cadangan tersebut untuk kepentingan negara, dengan cara menginvestasikannya di luar Tiongkok pada jenis investasi yang mempunyai risiko lebih tinggi dan memberikan hasil lebih tinggi daripada obligasi pemerintah.[6]: 14 

Pendanaan CIC berasal dari leverage, sehingga tidak seperti sebagian besar SWF di luar Tiongkok yang cenderung didanai dengan pendapatan dari sumber daya nasional, seperti minyak bumi.[6]: 95  CIC didanai sebagai berikut: (1) Kementerian Keuangan menerbitkan obligasi pemerintah, (2) Kementerian Keuangan menggunakan hasil dari penerbitan obligasi untuk membeli cadangan devisa dari Bank Rakyat Tiongkok, dan (3) cadangan tersebut digunakan untuk mendanai CIC.[6]: 29 

Pada tahun 2008, Central Huijin Investment Corporation resmi menjadi anak usaha dari CIC.[5][6]: 36  Untuk mengakuisisi Central Huijin dari State Administration of Foreign Exchange, CIC mengeluarkan biaya sebesar $67 miliar.[6]: 136  Central Huijin mengelola lebih dari dua pertiga aset CIC.[6]: 87 

Pada tahun 2008, CIC bergabung ke International Forum of Sovereign Wealth Funds[7] dan ikut serta dalam Prinsip Santiago mengenai praktik terbaik dalam mengelola SWF.[8] CIC juga berupaya meningkatkan kredibilitasnya dengan membentuk dewan penasehat internasional.[6]: 199 

Aktivitas investasi CIC di luar Tiongkok awalnya mencatatkan kerugian, karena CIC terutama berinvestasi di sektor jasa keuangan Amerika Serikat tepat sebelum krisis keuangan global 2007-2008.[6]: 109–111  Sebagai hasilnya, pada tahun 2009, CIC mengalihkan fokusnya untuk berinvestasi di sektor sumber daya alam.[6]: 110  CIC juga mereorganisasi divisinya dari berdasarkan kelas aset menjadi berdasarkan prioritas strategis, yakni Investasi Pasar Publik, Investasi Taktis, Investasi Pasar Privat, dan Investasi Khusus.[6]: 110 

Pada tahun 2009, Kementerian Keuangan mengubah utang dari CIC sebesar $200 miliar menjadi ekuitas, sehingga CIC tidak perlu lagi membayar bunga atas obligasi yang sebelumnya digunakan untuk memodali CIC, dan CIC hanya perlu membayar deviden ke Kementerian Keuangan tiap tahun.[6]: 110–111 

Pada tahun 2010, CIC mendirikan CIC International (Hong Kong) di Hong Kong dan menunjuk Lawrence Lau sebagai chairman.[9]

Pada tahun 2011, CIC mendirikan kantor luar negeri pertama di Toronto, Kanada.[10]

Kepemimpinan Chairman Ding Xuedong

Pada bulan Juli 2013, Partai Komunis Tiongkok menunjuk Ding Xuedong sebagai chairman CIC.[6]: 112  Ding mengawasi restrukturisasi terhadap CIC dan meningkatkan fokus pada disiplin internal.[6]: 112–113  Ia mewajibkan eksekutif senior dan lebih dari 400 orang pegawai CIC untuk menyerahkan kritik diri, di mana mereka merinci kesalahannya, meminta maaf, dan berjanji tidak mengulangi kesalahannya.[6]: 112 

Di bawah kepemimpinan Ding, sebuah audit yang dimulai sejak masa kepemimpinan Lou Jiwei dapat diselesaikan.[6]: 113  Audit tersebut menemukan bahwa kerugian CIC pada awal beroperasi terutama disebabkan oleh kelalaian dari pegawai, uji tuntas yang tidak memadai, manajemen pasca-investasi yang tidak memadai, dan kurangnya profesionalisme secara umum.[6]: 113  Di tengah kampanye antikorupsi nasional pada tahun 2015, CIC meluncurkan sebuah investigasi internal di mana 495 orang pegawai dari CIC dan anak usahanya diberi sanksi.[6]: 113 

Strategi investasi CIC berubah selama masa kepemimpinan Ding, dengan makin fokus pada sektor pertanian, termasuk industri seperti irigasi dan pakan, yang cenderung kurang diminati oleh investor institusional lain.[6]: 113  Fokus lain selama masa kepemimpinan Ding meliputi investasi teknologi, lahan yasan, dan infrastruktur.[6]: 113 

Pada tahun 2014, CIC menyumbang sebagian dari modal awal untuk Silk Road Fund.[11]: 221 

Pada bulan Januari 2015, CIC memisahkan Divisi Investasi Khusus menjadi anak usaha dengan nama CIC Capital.[6]: 114  Pemisahan tersebut ditujukan untuk mendukung Belt and Road Initiative, termasuk dengan mengadakan investasi asing langsung dan mendukung BUMN Tiongkok untuk melakukan penggabungan dan akuisisi di sektor ekonomi yang diprioritaskan oleh pemerintah.[6]: 114 

Selama masa kepemimpinan Ding, CIC menutup kantor di Toronto dan membuka kantor di New York.[6]: 114 

Partai Komunis Tiongkok memandang kepemimpinan Ding di CIC sebagai sebuah kesuksesan, sehingga pada bulan Februari 2017, Ding dipromosikan menjadi sekretaris jenderal dari Dewan Negara.[6]: 116 

Kepemimpinan Wakil Chairman Tu Guangshao

Wakil Chairman CIC, Tu Guangshao, memimpin CIC selama dua tahun pasca promosi Ding ke Dewan Negara.[6]: 116–117  CIC pun tidak memiliki Chairman selama periode tersebut.[6]: 117 

Tu mengawasi CIC dalam menyesuaikan investasinya dengan prioritas dari program Belt and Road Initiative.[6]: 116  Untuk merespon ketidaksukaan dari negara-negara Barat terhadap investasi dari Tiongkok, Tu pun mengarahkan CIC untuk bermitra dengan institusi-institusi besar di Barat, termasuk Goldman Sachs, agar dapat memenuhi persyaratan dari proses seleksi terhadap investasi asing langsung di negara-negara Barat.[6]: 116 

Kepemimpinan Chairman Peng Chun

Pada  April 2019, Peng Chun ditunjuk sebagai Chairman CIC.[6]: 117 

Peng pun melanjutkan strategi kerja sama yang diterapkan oleh Wakil Chairman Tu Guangshao.[6]: 118  Pada tahun 2020, CIC membentuk France-China Cooperation Fund, China-Italy Industrial Cooperation Fund, UK-China Cooperation Fund, dan Japan-China Industrial Cooperation Fund.[6]: 118 

Di bawah kepemimpinan Peng, CIC Capital kembali digabung ke dalam CIC.[6]: 118 

Investasi besar

Pada bulan Mei 2007, CIC membeli 9,9% saham Blackstone Group dengan harga $3 miliar, sesaat sebelum Blackstone melantai di bursa saham.[6]: 108  Pada bulan Februari 2018, CIC mendivestasi semua saham Blackstone Group yang mereka pegang.[6]: 108 

Pada bulan September 2013, CIC mengakuisisi 12,5% saham Uralkali asal Rusia, dikabarkan dengan harga $2 miliar.[12]

Pada bulan Maret 2014, CIC mengakuisisi sejumlah saham iKang Health Group dengan harga $40 juta.[13] Pada bulan Oktober 2015, CIC menyediakan modal dalam kesepakatan antara Carnival Corporation dan China State Shipbuilding Corporation.[14]

Pada bulan Oktober 2015, CSSC Carnival Cruise Shipping, sebuah joint venture antara CIC, China State Shipbuilding Corporation, dan Carnival Corporation & plc, resmi didirikan dan ditargetkan dapat mulai beroperasi pada tahun 2019.[15][16]

Pada bulan Januari 2017, CIC mengakuisisi 45% saham 1211 Avenue of the Americas, New York City.[17] Pada bulan November 2017, CIC membeli Logicor dari Blackstone Group dengan harga $13,49 miliar.[18]

Dampak

Selain untuk menghasilkan laba, investasi CIC juga ditujukan untuk mempromosikan kepentingan nasional dari Tiongkok.[6]: 29  Contohnya, investasi CIC di sektor sumber daya alam ditujukan untuk mendukung pengembangan Tiongkok dan mendukung prioritas strategis Partai Komunis Tiongkok.[6]: 146–147 

Memasuki pasar global pada tahun 2007 sesaat sebelum krisis keuangan global, performa CIC awalnya tidak terlalu menggembirakan.[6]: 14  Hal tersebut pun menjadi kesempatan bagi State Administration of Foreign Exchange untuk mengembangkan SWF di bawah kewenangannya.[6]: 14 

CIC merupakan salah satu SWF di dunia yang investasinya cenderung mendorong investor institusional lain untuk menganggap investasi bersama mereka sebagai sesuatu yang relatif lebih aman.[6]: 9 

CIC dideskripsikan sebagai pembuat unikorn atas perannya dalam mendorong pertumbuhan sektor teknologi Tiongkok, antara lain dengan mendukung Alibaba dan DiDi.[6]: 129  CIC juga menyediakan pendanaan yang penting untuk perusahaan di sektor semikonduktor Tiongkok.[6]: 147 

Tata kelola

Manajemen dari CIC bertanggung jawab kepada Dewan Negara Republik Rakyat Tiongkok. CIC dianggap "sangat terkait" dengan lembaga politik, karena komposisi dari dewan direksinya menyiratkan "pengaruh yang cukup besar dari Kementerian Keuangan Tiongkok."[19]

Dewan direksi

Dewan direksi dari CIC terdiri dari:[20]

  • Chairman & CEO - Peng Chun
  • Wakil Chairman, Presiden & CIO - Ju Weimin
  • Direktur Eksekutif, EVP & COO - Shen Rujun
  • Direktur Non-Eksekutif - Lin Nianxiu
  • Direktur Non-Eksekutif - Xu Hongcai
  • Direktur Non-Eksekutif - Ren Hongbin
  • Direktur Non-Eksekutif - Lui Guiping
  • Direktur Non-Eksekutif - Lu Lei
  • Direktur Independen - Li Jiange
  • Direktur Independen - Bai Chong'en
  • Direktur Pegawai - Zhang Geping

Dewan pengawas

Dewan pengawas dari CIC terdiri dari:[21]

  • Pengawas - Qin Boyong
  • Pengawas - Xiao Yuanqi
  • Pengawas - Yan Qingmin
  • Pengawas Pegawai - Cui Guangqing

Komite eksekutif

Komite eksekutif dari CIC terdiri dari:[22]

  • Chairman & CEO - Peng Chun
  • Wakil Chairman, Presiden & CIO - Ju Weimin
  • Chairman Dewan Pengawas - Hu Hao
  • Direktur Eksekutif, EVP & COO - Shen Rujun
  • EVP & Deputi CIO - Guo Xiangjun
  • EVP & Deputi CIO - Qi Bin
  • Kepala Inspektur - Pan Yuehan
  • EVP & CSO - Zhao Haiying
  • EVP & CRO - Liu Haoling
  • Anggota Komite Eksekutif - Bao Jianmin
  • Anggota Komite Eksekutif - Liu Yanbin
  • Anggota Komite Eksekutif - Xu Zhinbin

Referensi

  1. 1 2 3 China Investment Corporation Annual Report 2017
  2. ↑ "CIC Released Annual Report 2021". www.china-inv.cn. December 31, 2021. hlm. in paragraph 4.
  3. ↑ http://www.china-inv.cn/wps/wcm/connect/62e332fc-8ddd-4eb9-b21c-b5cc3585e82a/CICAnnualReport2015.pdf?MOD=AJPERES&CACHEID=62e332fc-8ddd-4eb9-b21c-b5cc3585e82a Artikel dengan URL mentah untuk kutipan March 2022[URL PDF mentah]
  4. ↑ "China Investment Corporation (CIC) - Sovereign Wealth Fund, China - SWFI". www.swfinstitute.org. Diakses tanggal 2023-06-21.
  5. 1 2 China Business: "China's trillion-dollar kitty is ready", Asia Times, October 2, 2007.
  6. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 Liu, Zongyuan Zoe (2023). Sovereign Funds: How the Communist Party of China Finances its Global Ambitions. The Belknap Press of Harvard University Press. doi:10.2307/jj.2915805. ISBN 9780674271913. JSTOR jj.2915805. S2CID 259402050.
  7. ↑ International Forum of Sovereign Wealth Funds. "IFSWF Our members". Diarsipkan dari asli tanggal September 27, 2016. Diakses tanggal September 24, 2016.
  8. ↑ International Forum of Sovereign Wealth Funds. "IFSWF Santiago Principles". Diakses tanggal 27 September 2016.
  9. ↑ "CIC launches Hong Kong subsidiary". Financial Times. October 19, 2010. Diakses tanggal March 8, 2011.
  10. ↑ Canada (January 12, 2011). "China's sovereign wealth fund sets up shop in Toronto". Theglobeandmail.com. Diakses tanggal March 8, 2011.
  11. ↑ Lin, Shuanglin (2022). China's Public Finance: Reforms, Challenges, and Options. New York, NY: Cambridge University Press. ISBN 978-1-009-09902-8.
  12. ↑ Polina Devitt. "China gets 12.5 percent stake in Russia's Uralkali". PUBLISHER.
  13. ↑ "China's Sovereign Fund to Acquire $40 Million Stake in iKang". Sovereign Wealth Fund Institute. Diakses tanggal July 15, 2014.
  14. ↑ "CIC Backs Carnival Cruise Joint Venture". Sovereign Wealth Fund Institute. Diakses tanggal 25 October 2015.
  15. ↑ "China firms, Carnival Corp form JV to launch Chinese cruise line". Reuters. 21 October 2015. Diakses tanggal 8 November 2018.
  16. ↑ "Costa Atlantica and Mediterranea Sold to New Chinese Brand". Cruise Industry News. 6 November 2018. Diakses tanggal 8 November 2018.
  17. ↑ Katz, Rayna. "Chinese Buyer Snaps Up Chunk Of Midtown Office Bldg". globest.com.
  18. ↑ "CIC completes €12.3bn acquisition of Logicor". www.egi.co.uk. Diakses tanggal 2021-04-15.
  19. ↑ A Review of Chinese-Language Literature on Sovereign Wealth Funds. - Oxford International Review. - (Adobe Acrobat *.PDF document)
  20. ↑ "China Investment Corporation". www.china-inv.cn. Diakses tanggal 2023-07-14.
  21. ↑ "China Investment Corporation". www.china-inv.cn. Diakses tanggal 2023-07-14.
  22. ↑ "China Investment Corporation". www.china-inv.cn. Diakses tanggal 2023-07-14.

Pranala luar

  • Situs web resmi Sunting ini di Wikidata
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • VIAF
  • GND
Nasional
  • Amerika Serikat

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Sejarah
  2. Kepemimpinan Chairman Ding Xuedong
  3. Kepemimpinan Wakil Chairman Tu Guangshao
  4. Kepemimpinan Chairman Peng Chun
  5. Investasi besar
  6. Dampak
  7. Tata kelola
  8. Dewan direksi
  9. Dewan pengawas
  10. Komite eksekutif
  11. Referensi
  12. Pranala luar
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026