Iran Raya adalah istilah mengacu pada daerah dengan pengaruh budaya Iran. Daerah ini meliputi wilayah di dataran tinggi Iran dan bawahnya kemudian membentang dari Mesopotamia Irak, Kaukasus, Anatolia Timur Turki sampai ke Sungai Indus Pakistan. Sementara Encyclopædia Iranika menggunakan istilah Benua Budaya Iran.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia


Iran Raya adalah istilah mengacu pada daerah dengan pengaruh budaya Iran. Daerah ini meliputi wilayah di dataran tinggi Iran dan bawahnya kemudian membentang dari Mesopotamia Irak, Kaukasus, Anatolia Timur Turki sampai ke Sungai Indus Pakistan.[1][2][3] Sementara Encyclopædia Iranika menggunakan istilah Benua Budaya Iran.[4]
Istilah Iran tidak hanya terbatas pada negara modern Iran saat ini. Iran mencakup semua batas-batas politik dikuasai oleh Persia Kuno termasuk Mesopotamia, Armenia dan Transkaukasia . Konsep Persia Raya bersumber pada sejarah pertama Kekaisaran Persia atau Kekaisaran Achaemenid di Persis (Fars), dan pada kenyataannya identik dengan sejarah Iran dalam banyak hal. Setelah Kekaisaran Persia pertama, Persia kehilangan banyak wilayah di bawah dinasti Safawi, seperti hilangnya Irak ke Ottoman (melalui Perjanjian Amasya pada tahun 1555 dan Perjanjian Zuhab tahun 1639), hilangnya Afghanistan ke Inggris (melalui Perjanjian Paris pada tahun 1857, dan wilayah Kaukasus ke Rusia pada abad 18 dan 19. Traktat Gulistan tahun 1813 mengakibatkan Persia menyerahkan Armenia, Azerbaijan, dan timur Georgia ke Rusia.[5] Perjanjian Turkmanchey 1828, setelah perang Rusia-Persia hubungan dengan provinsi Kaukasia dari Iran terputus dan menetapkan batas modern di sepanjang Sungai Aras.
Istilah Iran berarti Tanah Arya. Arti Arya dalam bahasa lama Proto-Arya ialah "mulia". Istilah ini dipercaya digunakan atau diciptakan oleh orang Arya sendiri untuk mengagungkan peradaban mereka. Dari prespektif bahasa, istilah Bangsa Iran merujuk kepada mereka yang bertutur dalam Bahasa Iran. Kalau prespektif ini dipertimbangkan, bangsa Iran ini tidak terbatas pada etnis Persia saja, tetapi meliputi etnis-etnis yang berdekatan seperti Pashtun, Tajik, Kurdi, Ossetia, Balochi dan beberapa suku lain.
The 'historical lands of Iran' – 'Greater Iran' – were always known in the Persian language as Irānshahr or Irānzamīn. Both terms refer to the Iranian plateau in addition to the Persianate world at large, those regions that had been historically under significant Persian cultural influence, roughly corresponding to the territories ruled over by the ancient Parthians and Sasanids – i.e., in addition to 'Iran proper', also the Caucasus, Mesopotamia (Iraq), Central Asia, and large parts of what is now Pakistan and Afghanistan and conforming to the Persian 'historical understanding' of the 'full territorial extent' of Iran. The capital of this entity was, at times, situated in what is now Iraq.