Persatuan Umat Buddha Indonesia Sulawesi Selatan atau Permabudhi Sulsel adalah organisasi kemasyarakatan Buddha yang didirikan pada tahun 2018 dengan visi mulia: membangun masyarakat yang harmoni, damai, dan sejahtera. Berakar pada nilai-nilai luhur Buddha seperti metta dan karuna, Permabudhi Sulsel telah menjadi pionir dalam mempromosikan semangat gotong royong dan inklusivitas di tengah keberagaman masyarakat Sulawesi Selatan.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Tanggal pendirian | 24 November 2018 |
|---|---|
| Kantor pusat | Jalan Doktor Wahidin Sudiro Husodo, kompleks Pusat Pertokoan ruko No.5-6, Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo, Ende, Kec. Wajo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90174 |
| Jasa | Sulawesi Selatan |
Ketua | Dr. Ir. Yonggris, M.M. |
Organisasi induk | Persatuan Umat Buddha Indonesia (PERMABUDHI) |
| Afiliasi | Persatuan Umat Buddha Indonesia Kota Makassar |
| Situs web | https://sulsel.permabudhi.org/ |
Persatuan Umat Buddha Indonesia Sulawesi Selatan atau Permabudhi Sulsel adalah organisasi kemasyarakatan Buddha yang didirikan pada tahun 2018 dengan visi mulia: membangun masyarakat yang harmoni, damai, dan sejahtera. Berakar pada nilai-nilai luhur Buddha seperti metta (cinta kasih universal) dan karuna (belas kasih), Permabudhi Sulsel telah menjadi pionir dalam mempromosikan semangat gotong royong dan inklusivitas di tengah keberagaman masyarakat Sulawesi Selatan.
Komitmen Permabudhi Sulsel terhadap kemanusiaan tecermin dalam berbagai program dan kegiatan sosial yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Organisasi ini aktif dalam:
Permabudhi Sulsel didirikan pada tahun 2018, berdasar pada Surat Keputusan Persatuan Umat Buddha Indonesia (PERMABUDHI) Nomor: 04/SK-PD/XI/2018 yang ditanda-tangani oleh Bapak Ir. Arief Harsono, M.M., M.Pd.B. selaku Ketua Umum PERMABUDHI dan Bapak F. Sugianto Sulaiman, S.H. selaku Sekretaris Jenderal PERMABUDHI. Pelantikan dan Pengukuhan[1] Permabudhi Sulsel secara resmi digelar dalam sidang Musyawarah Daerah yang diadakan pada tanggal 24 November 2018 di Makassar. Pada Musyawarah Daerah ini terpilih Dr. Ir. Yonggris, M.M. sebagai Ketua Permabudhi Provinsi Sulawesi Selatan, dan kemudian terpilih kembali untuk yang kedua kalinya pada masa kepengurusan 2022-2026 yang mana berdasar pada Surat Keputusan Persatuan Umat Buddha Indonesia (PERMABUDHI) Nomor: 05/SK-PP/XII/2022 yang ditanda-tangani oleh Bapak Prof. Dr. Philip K. Widjaja selaku Ketua Umum PERMABUDHI dan Bapak Bambang Patijaya, S.E., M.M. selaku Sekretaris Jenderal.
Pada masa kepengurusan 2022-2026 Permabudhi Sulsel memiliki tiga lembaga strategis. Dengan adanya tiga lembaga strategis tersebut, Permabudhi Sulsel terus memperkuat peran dan kontribusinya bagi masyarakat dan umat Buddha. Melalui kolaborasi dengan berbagai elemen, mereka berupaya mendorong terciptanya masyarakat yang lebih adil, sejahtera, dan harmonis, dengan landasan kebajikan dan semangat kebangsaan yang kokoh. Adapun ketiga lembaga tersebut, yaitu:
Permabudhi Sulawesi Selatan masa kepengurusan 2018-2022 melakukan Musyawarah Cabang yang digelar pada tanggal 9 November 2019. Pada Muscab (Musyawarah Cabang)[2] pertama dengan masa kepengurusan 2019-2023 dilantik Suzanna, S.E. sebagai Ketua Permabudhi Kota Makassar, dan terpilih kembali[3] untuk memimpin Permabudhi Kota Makassar pada masa kepengurusan 2023-2027 setelah melakukan Musyawarah Cabang pada tanggal 19 November 2023.
Anggota Pendiri Permabudhi terdiri dari:
Anggota Dewan Sangha Pendiri Permabudhi terdiri dari:
Yonggris Lao adalah sosok yang aktif dalam memimpin umat Buddha di Sulawesi Selatan. Beliau telah beberapa kali terpilih sebagai Ketua Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) Sulsel.[4] Di bawah kepemimpinannya, Permabudhi Sulsel fokus pada berbagai program, seperti memperkuat sinergi umat Buddha dalam membangun negeri dan meningkatkan kegiatan organisasi. Yonggris Lao juga kerap memberikan pandangannya terkait makna hari besar[5] umat Buddha, seperti Waisak.[6]
| Jabatan | Nama Pejabat |
|---|---|
| Ketua Pengawas | Ryna So, S.Pd. |
| Anggota | Henry Sumitomo[7] |
| Oscar Niora | |
| Rudy Pangerang | |
| Soandy Gosal |
| Jabatan | Nama Pejabat |
|---|---|
| Ketua | Dr. Ir. Yonggris, M.M.[8][9] |
| Wakil Ketua | Charles Effendy |
| Achmaruddin Teddy Lira, S.E. | |
| Hasdy, S.Si., M.Si. | |
| Sekretaris | Tjing Ming Nelly, S.E. |
| Wakil Sekretaris | Jimmy Lawalata |
| Ardianto H.T. | |
| Bendahara | Wijono Tansil |
| Wakil Bendahara | Rosyeni |
| Hadi Ismanto Susilo |
| Jabatan | Nama Pejabat |
|---|---|
| Ketua Pengawas | Pandita Edwin Jauhari |
| Anggota | Pandita Rudy Pangerang |
| PMd. Jhonny Lisangan | |
| Hendrik Karlam | |
| Soandy Gozal |
| Jabatan | Nama Pejabat |
|---|---|
| Ketua | Dr. Ir. Yonggris, M.M.[10] |
| Wakil Ketua | PMd. Oscar Niora |
| Carles Effendy | |
| Trandy Telling The | |
| Suzanna, S.E., M.Pd. | |
| Sekretaris | Tjing Ming Nelly, S.E., M.M. |
| Wakil Sekretaris | Jimmy Lawalata |
| Surya Metal Tjouwardi | |
| Bendahara | Yenny Hamzah, S.E. |
| Wakil Bendahara | Rosyeri Pitoyo, S.E. |
| Ingrid Mattualy, MSc.TIP. |
| Nama Lembaga | Jabatan | Nama Pejabat |
|---|---|---|
| Persatuan Pemuda dan Mahasiswa Buddhis Sulawesi Selatan (PERMUDHIS) | Koordinator | Hadi Ismanto Susilo |
| Wakil Koordinator | Atma Airwan Sutardjie, S.Si., M.T. | |
| Anggota | Eka Jayanto | |
| Eko Setiono | ||
| Erik Wijaya Wim, S.Kom. | ||
| Indra Sumawi | ||
| Lenny Chen | ||
| Meyliany Vitakka Pangemanan | ||
| Michael Wisan, S.Psi. | ||
| Tiffani Willarto, S.E. | ||
| William Suciangto | ||
| Yordi Inggarsono, S.Ak., M.Ak. | ||
| Persatuan Wanita Buddhis Sulawesi Selatan (PERWADHI) | Koordinator | Mery Yulianto |
| Wakil Koordinator | Karunia Dewi | |
| Anggota | Giok Yan | |
| Piping Wiyana | ||
| Wanny Horax | ||
| Lembaga Konsultasi Hukum Umat Buddha Sulawesi Selatan (LKHUB-SS) | Koordinator | Dr. Padma D. Liman, S.H., M.H. |
| Anggota | Louis Adi Putra Negera, S.H. | |
| Upc. Mario Sodikim, S.H., M.Kn. | ||
| Camelia Djaya, S.H., M.Kn. |