Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Permadi Arya

Heddy Setya Permadi, lebih dikenal sebagai Permadi Arya, Abu Janda, atau Abu Janda Al-Boliwudi, adalah seorang buzzer politik dan pegiat media sosial dari Indonesia. Ia merupakan tim sukses Joko Widodo di Pilpres 2019 dan dikenal karena tindakannya yang kontroversial.

pegiat sosial media dan politik asal Indonesia
Diperbarui 27 Maret 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Permadi Arya
Netralitas artikel ini dipertanyakan. Diskusi terkait dapat dibaca pada halaman pembicaraan. Jangan hapus pesan ini sampai kondisi untuk melakukannya terpenuhi. (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)

Permadi Arya
Permadi pada tahun 2019
LahirHeddy Setya Permadi
14 Desember 1973 (umur 52)
Nama lainAbu Janda
AlmamaterUniversitas Wolverhampton
Suami/istri
Tidak diketahui (cerai)
​
​
(m. 2005⁠–⁠2018)​
Wynona Riesa
​
(m. 2021)​
Anak2 (istri pertama)

Heddy Setya Permadi[1] (lahir 14 Desember 1973),[2] lebih dikenal sebagai Permadi Arya[3], Abu Janda, atau Abu Janda Al-Boliwudi,[4] adalah seorang buzzer politik dan pegiat media sosial dari Indonesia. Ia merupakan tim sukses Joko Widodo di Pilpres 2019 dan dikenal karena tindakannya yang kontroversial.[5]

Kehidupan awal dan pribadi

Ia merupakan anak dari pasangan H.M. Sudjatna dan Lina Herlin (ibu). Menurut CV yang dimuat pertama kali oleh tagar.id, Permadi disebutkan pernah menempuh pendidikan Diploma Ilmu Komputer Informatic It School, Singapura (1997) dan Sarjana Business & Finance Universitas Wolverhampton (1999).[6]

Ia pernah menikah tahun 2005, kemudian bercerai pada 2018. Daripernikahan tersebut, ia mempunyai dua anak, laki-laki lahir 2007, perempuan lahir 2010.[6]

Pada 2021, ia menikahi Wynona Riesa.[7]

Karier

Pada tahun 1999–2015, Permadi bekerja sebagai karyawan di berbagai perusahaan mulai dari perusahaan sekuritas, bank swasta, hingga tambang batu bara. Pada tahun 2018, ia bergabung menjadi pegiat media sosial dan influencer tim sukses Joko Widodo di Pilpres 2019.[8]

Kontroversi

Kasus hukum

Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri memeriksa Permadi Arya alias Abu Janda atas cuitan ‘Islam adalah agama arogan’ yang ia unggah di Twitter pada 1 Februari 2021. Dia juga direncanakan dimintai keterangan atas dugaan ujaran rasisme yang ditujukan kepada eks Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai.[9][10][11][12]

Bendera tauhid

Abu Janda dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh anggota Majelis Taklim Al-Minawwir Bekasi, Alwi Muhammad Alatas atas postingan di akun Facebook-nya soal bendera teroris bukan panji nabi. Alwi mengatakan bahwa hal tersebut termasuk ke dalam penghinaan syariat Islam dan menyinggung perasaan umat muslim.[13]

Aksi bela tauhid

Abu Janda dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh guru asal Jakarta bernama Mintaredja karena diduga menyebut Aksi Bela Tauhid sebagai aksi politik terselubung melalui media sosial.[13]

Pencemaran nama baik Ustaz Maaher At-Thuwailibi

Ustaz Maaher At-Thuwailibi atau yang dikenal dengan nama Soni Eranata juga melaporkan Abu Janda ke Bareskrim Polri atas dugaan pencemaran nama baik.[13]

Pelaporan ujaran rasisme

Komite Nasional Pemuda Indonesia melaporkan Abu Janda ke Bareskrim Polri terkait ujaran kebencian terhadap Natalius Pigai. Hal ini disampaikan oleh Ketua Bidang Hukum Dewan Pimpinan Pusat KNPI, Medya Rischa.[13]

Perseteruan

Maaher At-Thuwailibi

Permadi Arya melaporkan Maaher At-Thuwailibi terkait tuduhan ancaman pembunuhan melalui media sosial. Maaher dituduh melanggar pasal 28 dan 29 UU ITE. Dalam salah satu ceramahnya, Maaher pernah mengatakan bahwa Abu Janda dan Sukmawati Soekarnoputri layak dibunuh karena dianggap telah melakukan penistaan agama. Menyikapi hal ini, Maaher melaporkan balik Permadi atas dugaan pencemaran nama baik. Hal tersebut disebabkan oleh keterangan yang diberikan Permadi ke awak media bahwa terorisme mempunyai agama, yaitu Islam dan gurunya adalah Maaher.

Alasan Permadi melaporkan Maaher karena isi ceramahnya berpotensi menjadi bibit terorisme yang menghalalkan pembunuhan dengan mengatasnamakan agama. Sementara itu, Maaher membantah tuduhan tersebut. Menurutnya, ia hanya menjelaskan fikih tentang hukuman bagi orang yang menista agama. Baik sebelum maupun sesudah kasus ini, Maaher dan Permadi memang sering terlibat perseteruan di media sosial.[9][14]

Tengku Zulkarnain

Hal ini berawal dari Permadi Arya berpendapat bahwa Islam merupakan agama arogan. Sebab, kehadirannya di Indonesia disebut telah menginjak-injak budaya lokal. Hal tersebut yang kemudian memantik amarah Tengku Zulkarnain hingga membuat pesan balasan.[15][16]

Referensi

  1. ↑ dua, Admin. "Gaji Belum Cair Karena Sering Blunder, Abu Janda Nunggak BPJS Rp2,4Juta". Warta Berita - The Voice of The People. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-08-09. Diakses tanggal 2024-02-21.
  2. ↑ "Salinan arsip". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-07-09. Diakses tanggal 2021-07-03.
  3. ↑ Aria, Lutfi Dwi Puji Astuti, Bimo (2020-02-29). "Abu Janda Pajang KTP Saat Dikritik Pakai Baju Governoor is an Idiot". www.viva.co.id. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-02-04. Diakses tanggal 2024-02-21. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
  4. ↑ Gunawan, Deden. "Permadi Arya Bicara di Balik Lahirnya Nama Abu Janda". detiknews. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-06-01. Diakses tanggal 2026-03-12.
  5. ↑ Pamungkas, Reynaldi Andrian (2026-3-11). "Siapa Abu Janda Berikut Profil, Pendidikan dan Deretan Kontroversinya". Media Indonesia. Diakses tanggal 2026-03-12.
  6. 1 2 News, Tagar (2017-12-23). "Wawancara Tagar dan Pegiat Medsos Abu Janda Permadi Arya". TAGAR. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-01-30. Diakses tanggal 2026-03-13.
  7. ↑ detikcom, Tim. "Kisah Bahagia Abu Janda Lengkap Saat Hendropriyono Jadi Saksi Nikah". detiknews. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-09-25. Diakses tanggal 2026-03-13.
  8. ↑ "Salinan arsip". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-06-02. Diakses tanggal 2021-07-10.
  9. 1 2 Briantika, Adi. "Abu Janda alias Permadi Arya dan Kasus-kasusnya yang Tak Rampung". tirto.id. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-02-04. Diakses tanggal 2021-05-29.
  10. ↑ Indonesia, C. N. N. "Permadi Arya Dilaporkan ke Bareskrim soal Cuitan Islam Arogan". nasional. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-06-01. Diakses tanggal 2021-05-29.
  11. ↑ antaranews.com (2021-02-09). "Proses hukum terhadap Abu Janda soal kasus rasis tetap berjalan". Antara News. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-07-05. Diakses tanggal 2021-05-29.
  12. ↑ RRI 2021, LPP. "Tuntaskan Kasus Hukum Permadi Arya". rri.co.id (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 2021-06-02. Diakses tanggal 2021-05-29. Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)
  13. 1 2 3 4 News, Tagar (2017-12-23). "Profil Permadi Arya, Status di Media Sosial Bukan untuk Menyulut SARA". TAGAR. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-06-01. Diakses tanggal 2021-05-29.
  14. ↑ Pratama, M. Rizki. "Ustaz Maaher Laporkan Balik Abu Janda Terkait Pencemaran Nama Baik". detiknews. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-08-14. Diakses tanggal 2021-05-29.
  15. ↑ "Perseteruan Tengku Zul vs Permadi memuncak, polisi diminta bertindak". Viral & Trending (dalam bahasa American English). 2021-01-27. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-06-02. Diakses tanggal 2021-05-29.
  16. ↑ "JPNN". www.jpnn.com. 2021-02-08. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-04-16. Diakses tanggal 2021-05-29.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Kehidupan awal dan pribadi
  2. Karier
  3. Kontroversi
  4. Kasus hukum
  5. Bendera tauhid
  6. Aksi bela tauhid
  7. Pencemaran nama baik Ustaz Maaher At-Thuwailibi
  8. Pelaporan ujaran rasisme
  9. Perseteruan
  10. Referensi

Artikel Terkait

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia

fakultas di Universitas Indonesia

Daftar keluarga politik Indonesia

artikel daftar Wikimedia

Ferry Irwandi

YouTuber dan aktivis asal Indonesia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026